Nyeri Dubur Hingga Pembengkakan Penis, Waspadai Gejala Baru Cacar Monyet

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:00 WIB
Nyeri Dubur Hingga Pembengkakan Penis, Waspadai Gejala Baru Cacar Monyet
 Ilustrasi Penderita Cacar Monyet - Cara Mencegah Cacar Monyet (Pixabay)

Suara.com - Penyakit cacar monyet saat ini menjadi perhatian masyarakat serta lembaga kesehatan di seluruh dunia. Pasalnya, penularan penyakit yang satu ini kian meluas.

Di Indonesia belum lama ini muncul satu orang suspek cacar monyet di daerah Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini pihak pemerintah Jateng masih melakukan pemantauan terhadap suspek tersebut.

"Kami masih pantau terus sampai hari ini, kemarin ada yang bercirikan seperti itu, tapi masih didalami," kata Ganjar di Semarang, Rabu (3/8/2022).

Rupanya, gejala mengenai cacar monyet ini sendiri juga menimbulkan reaksi yang berbeda. Dilansir dari laman News18, penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal menemukan, adanya gejala baru yang berbeda dari apa yang ditemukan sebelumnya.

perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Dikatakan, ditemukan gejala rasa nyeri pada dubur hingga pembengkakan pada penis. Dengan begitu para peneliti di Inggris meminta untuk mempertimbangkan nyeri pada dubur hingga pembengkakan penis menjadi gejala seseorang mengidap cacar monyet dan membutuhkan rawat inap.

Dalam 197 peserta penelitian ini sendiri sekitar 196 diidentifikasi sebagai gay dan biseksual. Peserta tersebut juga datang dengan kulit yang pucat serta gangguan pada alat kelamin dan bagian dubur. Sekitar 86 persennya mengalami penyakit sistemik dengan gejala demam, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga nyeri otot.

Tidak hanya itu, sebanyak 71 pasien melaporkan nyeri dubur, 33 sakit tenggorokan, dan 31 pembengkakan penis. Sementara 27 memiliki lesi oral, 22 memiliki lesi soliter, dan 9 memiliki amandel yang bengkak.

Adanya pembengkakan amandel dan lesi soliter sendiri juga cukup membuat terkejut. Pasalnya, lesi soliter serta pembengkakan amandel sebelumnya tidak termasuk ke dalam gejala dari cacar monyet.

Meskipun gejala yang ditimbulkan cukup parah, sejauh ini pasien-pasien juga tidak ada yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Selain itu, dari penelitian tersebut, hanya satu peserta yang sempat berpergian ke luar negeri.

baca juga

Meskipun demikian, adanya penelitian ini sendiri membuktikan adanya penularan dan gejala yang sebelumnya belum ditemukan. Untuk itu, bisa menjadi peringatan bagi negara-negara agar siap siaga jika melihat gejala yang timbul agar memberikan penanganan dengan cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas IDI Sebut Kemungkinan Cacar Monyet Sudah Masuk Indonesia

Satgas IDI Sebut Kemungkinan Cacar Monyet Sudah Masuk Indonesia

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:05 WIB

Satgas IDI Sebut Kemungkinan Cacar Monyet Sudah Ada di Indonesia, Tapi Belum Terdiagnosis

Satgas IDI Sebut Kemungkinan Cacar Monyet Sudah Ada di Indonesia, Tapi Belum Terdiagnosis

Jatim | Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:35 WIB

CDC Ungkap Kondisi Cacar Monyet yang Berujung Kematian, Mesti Waspada

CDC Ungkap Kondisi Cacar Monyet yang Berujung Kematian, Mesti Waspada

Health | Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:23 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×