Tak Sadar Idap Sifilis dan HIV, Hidung Pria Ini Busuk Saat Terinfeksi Cacar Monyet

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 11:05 WIB
Tak Sadar Idap Sifilis dan HIV, Hidung Pria Ini Busuk Saat Terinfeksi Cacar Monyet
Ilustrasi pemeriksaan cacar monyet [iStockphoto/atakan]

Suara.com - Seorang pria di Inggris terinfeksi cacar monyet hingga mengakibatkan hidungnya membusuk. Awalnya, ia mengira hanya alami iritasi akibat sengatan matahari.

Pria itu pertama kali mengunjungi dokter untuk periksa bintik merah kecil di hidungnya. Namun dalam beberapa hari, tanda kecil itu berubah menjadi nekrotik yang berarti sel-sel di hidungnya mulai mati dan membusuk.

Sebuah gambar dari hidung pria itu menunjukkan perubahan warna kulit serta mulai menjadi koreng. Dia juga mengembangkan sejumlah koreng di wajahnya yang disebabkan oleh virus monkeypox atau cacar monyet, lapor news.com.au.

ilustrasi cacar monyet alias monkeypox. (Dok. Envato)
ilustrasi cacar monyet alias monkeypox. (Dok. Envato)

Infeksi cacar monyet memang dapat menyebabkan ruam, yang pada awalnya tampak mirip dengan gejala cacar air. Namun, gejalanya bisa berubah menjadi lepuh keras berisi nanah yang kemudian berkeropeng. 

Setelah jalani tes, pria tersebut ternyata terkonfirmasi bahwa dia terinfeksi cacar monyet, serta sifilis dan HIV yang sudah berlangsung lama, tapi tidak dia sadari.

Lebih dari 35.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan di 92 negara, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sebagian besar kasus di luar Afrika terjadi pada pria yang berhubungan seks dengan pria. Virus ini dilaporkan menyebar sebagian besar melalui aktivitas seksual.

Pekan lalu, seekor anjing keluarga dinyatakan positif mengidap monkeypox, yang tercatat sebagai kasus penularan pertama dari manusia ke anjing. Para peneliti memberikan alarm setelah anjing greyhound Italia itu tertular pasca 12 hari pemiliknya mulai menunjukkan gejala awal.

Anjing tersebut diketahui tidur bersama pemiliknya. Anjing itu dites positif terkena virus monkeypox setelah menunjukkan lesi mukokutan, termasuk pustula perut dan ulserasi dubur yang tipis.

baca juga

Penelitian baru, yang diterbitkan di The Lancet, jurnal medis umum peer-review mingguan tercatata bahwa pada 23 Juli 2022, cacar monyet dinyatakan sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Penularan virus monkeypox dari manusia ke manusia biasanya terjadi melalui kontak dekat dengan lesi, cairan tubuh, dan tetesan pernapasan orang atau hewan yang terinfeksi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alert! 3.328 Warga di Jatim Terpapar HIV

Alert! 3.328 Warga di Jatim Terpapar HIV

Jatim | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 07:10 WIB

Alert! Cacar Monyet Bisa Menular Tanpa Gejala

Alert! Cacar Monyet Bisa Menular Tanpa Gejala

Health | Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:35 WIB

Positif Cacar Monyet, Ini 3 Langkah yang Harus Dilakukan untuk Cegah Penyebaran!

Positif Cacar Monyet, Ini 3 Langkah yang Harus Dilakukan untuk Cegah Penyebaran!

Health | Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×