Tidak Hanya Risiko Kematian Dini, Duduk Lebih dari 9 Sehari Meningkatkan Berbagai Penyakit

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Tidak Hanya Risiko Kematian Dini, Duduk Lebih dari 9 Sehari Meningkatkan Berbagai Penyakit
Ilustrasi duduk (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Terlalu banyak duduk dapat meningkatkan masalah kesehatan dan risiko kematian. Bahkan, profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran Harvard, Deepak L Bhatt, mengibaratkan duduk seperti 'merokok'.

"Meski itu sedikit berlebihan, memang benar duduk dalam waktu lama memperburuk kesehatan," kata Bhatt, dikutip New York Post.

Sebuah studi yang terbit di Journal of Physical Activity and Health menunjukkan bahwa rata-rata orang dewasa menghabiskan 9 jam waktunya dalam sehari untuk duduk.

Dalam studi ini juga disebutkan bahwa duduk dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker, terlepas dari apakah orang tersebut rutin berolahraga atau tidak.

"Dari pengalaman saya, strategi paling penting dalam membuat pasien 'bergerak', baik itu untuk menghindari duduk dalam waktu lama, meningkatkan olahraga, atau keduanya, adalah fokus pada membangun kesadaran," kata penulis studi David A. Alter.

Ilustrasi duduk di depan laptop kerja WFH (freepik/rawpixel-com)
Ilustrasi duduk di depan laptop kerja WFH (freepik/rawpixel-com)

Jadi, menurutnya, cara yang efektif untuk membuat orang-orang mengurangi waktu duduknya dan meningkatkan olahraga adalah dengan melatih pikiran untuk merencanakan aktivitas.

Bahkan, beberapa penelitian menemukan bahwa orang lebih mungkin meninggal lebih awal jika duduk terlalu lama.

"Peserta yang duduk lebih dari 13 jam per hari memiliki risiko kematian 200 persen lebih besar daripada peserta yang duduk kurang dari 11 jam," kata ilmuwan olahraga untuk Orangetheory Fitness, Summer Sides.

Ia menambahkan, "peserta yang sering duduk lebih dari 90 menit dalam satu waktu sekitar dua kali lebih mungkin meninggal daripada mereka yang selalu membatasi duduknya kurang dari itu."

Sementara mereka yang menghabiskan waktu duduk kurang dari 30 menit dalam satu waktu memiliki risiko paling kecil.

Menurut Sides, cara untuk mengatasinya adalah dengan berjalan-jalan atau peregangan sebentar setiap duduk 30 menit.

"Ini juga membuat Anda untuk berhenti menatap komputer, yang dapat menyebabkan ketegangan mata dan mencegah mata kering," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan Kematian?

Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan Kematian?

| Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Jangan Dianggap Remeh, Duduk Terlalu Lama Dapat Sebabkan Kematian

Jangan Dianggap Remeh, Duduk Terlalu Lama Dapat Sebabkan Kematian

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:09 WIB

Duduk Perkara PT Antam Harus Bayar 1.136 Emas Batangan kepada Crazy Rich Surabaya

Duduk Perkara PT Antam Harus Bayar 1.136 Emas Batangan kepada Crazy Rich Surabaya

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:13 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB