Alergi Udara Kotor Seperti Anak Nikita Willy, Bisakah Disembuhkan? Dokter Anak: Harus Tes Dulu

Rabu, 14 September 2022 | 18:05 WIB
Alergi Udara Kotor Seperti Anak Nikita Willy, Bisakah Disembuhkan? Dokter Anak: Harus Tes Dulu
Potret Nikita Willy Makin Langsing Berotot. (Instagram/nikitawillyofficial94)

Suara.com - Nikita Willy membagikan kabar kalau anak semata wayangnya Issa Xander Djokosoetono mengalami alergi udara kotor pasca pulang dari Los Angeles Amerika Utara.

Beberapa hari setelah tinggal di Jakarta, Issa alami batu-batuk tak lama setelah diajak jalan-jalan sekitar rumahnya. Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Issa ternyata memang alergi terhadap udara kotor.

Kejadian alergi pada bayi memang cukup sering terjadi, kata dokter spesialis anak dr. Lucia Nauli Simbolon. Hal itu juga diakibatkan sistem kekebalan bayi yang belum optimal.

Itu sebabnya, meskipun mungkin orangtuanya tidak memiliki riwayat alergi tertentu, anak masih kemungkinan alami alergi.

"Keturunan itu hanya faktor risiko. Jadi orang tua yang punya bakat alergi, anaknya berisiko lebih besar untuk terjadinya alergi. Tapi anak dengan orang tua yang tidak punya bakat alergi, pasti beradaptasi juga. Kaya kita lagi travelling ke luar negeri yang lebih dingin pasti hidungnya agak mampet, itu juga bisa sebetulnya," jelas dokter Lucia saat dihubungi suara.com, Rabu (14/9/2022).

Alergi juga tidak bisa dikatakan sembuh atau pun tidak. Tetapi bisa dicegah kekambuhannya. Selain itu, lanjut dokter Lucia, kekebalan tubuh anak juga akan semakin membaik seiring usianya bertambah.

"Bukan bisa sembuh, kita harus lakukan tes alergen untuk tahu kita sebetulnya alergi apa. Tapi seiring bertambahnya waktu, kalau bisa menghindari alergen, itu bisa berkurang karena sistem imun lebih matang. Semakin besar, sistem imun akan semakin matang," tuturnya.

Alergi udara kotor seperti yang terjadi pada anak Nikita Willy juga tidam serta merta bayi dipakaikan masker. Dokter Lucia menegaskan bahwa anak di bawah 2 tahun tidak boleh dipakaikan masker karena belum bisa mengoordinasikan otot pernapasannya.

"Jadi kita perlu pahami kalau alergi itu respon alami terhadap perubahan cuaca. Karena memang sistem imun belum sempurna. Oleh karena itu, kejadian alergi pada anak sangat sering terjadi. Karena sistem kekebalan tubuh, dia sebenarnya lagi adaptatasi," kata dokter Lucia.

Baca Juga: Anak Nikita Willy Alergi Udara Kotor Begitu Tiba di Jakarta, Dokter Anak Jelaskan Penyebabnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI