Cara Mengobati Paparan Gas Air Mata, Seperti yang Dialami Suporter pada Tragedi Kanjuruhan

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:10 WIB
Cara Mengobati Paparan Gas Air Mata, Seperti yang Dialami Suporter pada Tragedi Kanjuruhan
Gas air mata ditembakkan ke arah suporter di Stadion Kanjuruhan Malang. Usai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Pertandingan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022), berakhir rusuh. Akibat kerusuhan tersebut, petugas keamanan menembakkan gas air mata kepada para suporter yang turun ke lapangan.

Akibat penembakan gas air mata tersebut, para suporter langsung berusaha menghindar secara bersamaan di satu pintu. Hal tersebut juga yang membuat mereka berdesak-desakan demi menghindari dampak gas air mata tersebut.

Seperti yang diketahui, gas air mata memang biasa digunakan untuk membubarkan suatu kerumunan massa. Apalagi kandungan berbahaya di dalamnya memang perlu penanganan segera agar dampak yang ditimbulkan tidak berbahaya.

Melansir laman Aftermath, untuk pengobatan gas air mata ini dapat dilakukan dengan beberapa hal, di antaranya sebagai berikut.

Membilas mata

ilustrasi mencuci muka (pixabay/marcodamoda)
ilustrasi mencuci muka (pixabay/marcodamoda)

Gas yang terkandung akan sangat berbahaya karena dapat mengiritasi mata. Oleh karena itu, ketika terpapar, penting untuk segera membilas mata segera setelahnya. Sementara jika memakai lensa kontak, penting juga untuk melepasnya segera. Saat dibilas, miringkan air mata agar air mengalir keluar. Ulangi hal ini hingga rasa perih yang ditimbulkan berkurang.

Ganti pakaian

Bahan kimia yang terdapat pada gas air mata dapat menempel di pakaian yang dikenakan. Jika dibiarkan, itu akan membuat pakaian terkontaminasi dan dapat mengiritasi kulit. Untuk itu, ketika terpapar gas air mata, penting untuk segera mengganti pakaian dan mencucinya.

Mandi air dingin

baca juga

Saat terpapar gas air mata, penting juga untuk segera mandi. Namun, hindari mandi dengan air panas. Hal itu karena air panas akan dapat membuka pori-pori yang berisiko menimbulkan sensasi terbakar. Oleh sebab itu, gunakan air dingin saat mandi pasca terpapar gas air mata.

Bersihkan kulit

Jika memang tidak sempat untuk mandi, penting untuk membersihkan kulit. Cara membersihkannya yaitu dengan handuk yang dibasahi alkohol. Setelah itu basuh kulit, usahakan untuk menghindari bagian-bagian penting, seperti mata.

Tiup hidung

Cara lain untuk mengatasi masalah paparan gas air mata yaitu menipu hidung dan meludahkannya. Hal tersebut akan membantu membuang bahan kimia yang terhirup dalam hidung seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Renggut Ratusan Nyawa, Sekjen PSSI Sayangkan Banyak Pihak Tak Bisa Menahan Diri di Kanjuruhan

Renggut Ratusan Nyawa, Sekjen PSSI Sayangkan Banyak Pihak Tak Bisa Menahan Diri di Kanjuruhan

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:18 WIB

Posting Foto Serba Hitam, Lee Min Ho Ikut Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi Kanjuruhan

Posting Foto Serba Hitam, Lee Min Ho Ikut Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi Kanjuruhan

Lifestyle | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:17 WIB

Sejarah Stadion Kanjuruhan, Markas Singo Edan Saksi Bisu Tragedi 1 Oktober

Sejarah Stadion Kanjuruhan, Markas Singo Edan Saksi Bisu Tragedi 1 Oktober

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×