Hati-hati, Glaukoma yang Bisa Sebabkan Kebutaan Permanen Juga Terjadi Pada Anak, Ini Gejalanya

Dinda Rachmawati

Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:33 WIB
Hati-hati, Glaukoma yang Bisa Sebabkan Kebutaan Permanen Juga Terjadi Pada Anak, Ini Gejalanya
Glaukoma. (Ilustrasi)

Suara.com - Glaukoma banyak terjadi pada mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Namun, bukan berarti anak-anak tak berisiko mengalami penyakit mata kronis, yang dapat menyebabkan kebutaan permanen pada penderitanya ini. 

Dokter Subspesialis Glaukoma serta Kepala Divisi Riset dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM menjelaskan glaukoma adalah kerusakan di saraf mata akibat penumpukan cairan bola mata yang tidak dapat mengalir dengan baik.

"Glaukoma dibagi menjadi primer dan sekunder. Kalau yang primer, tidak pernah diketahui apa penyebabnya. Sementara yang sekunder, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan glaukoma ini muncul," jelasnya dalam JEC Talks, Kamis (9/3/2023) secara online.

Dokter Subspesialis Glaukoma, dan Ketua JEC Glaucoma Service, JEC Eye Hospitals & Clinics Prof. DR. dr. Widya Artini Wiyogo, Sp.M(K), mengatakan glaukoma pada anak terbagi menjadi dua, yakni infantil dan juvenil.

Glaukoma infantil terjadi pada anak-anak di bawah usia 3 tahun hingga bayi yang baru saja dilahirkan, sedangkan juvenil terjadi pada rentang usia 4-35 tahun. Penyebabnya pun kata dia berbeda.

"Pada glaukoma infantil, kami menyebutnya glaukoma developmental, di mana memang bawaan dari lahir, organ pada jaringan mata yang tidak terbentuk sempurna, sehingga membuat cairan si dalam bola mata itu tidak keluar. Seperti keran, jadi pada anak di bawah tiga tahun (invantil) kerannya tidak terbentuk dengan baik," jelas dia. 

Gejalanya sendiri bisa dilihat dari keluar air mata berlebihannya, sensitif terhadap cahaya silau, kejang kelopak mata (disebut juga blefarospasme) hingga ukuran mata lebih besar dari kondisi normal.

Sementara pada glaukoma juvenile, penyebabnya justru bisa terjadi karena sekunder, di mana biasanya mereka memneli obat tetes mata sembarangan saat mata terasa merah atau gatal. Ternyata obat tetes mata tersebut memgandung steroid di dalamnya yang mereka pakai setiap hari karena sudah merasa nyaman.

"Karena rasanya nyaman pakai terus jadi tekanan bola matanya makin tinggi. Ini yang menyebabkan awalnya glaukoma," pungkas dia. 

baca juga

Tekanan di dalam bola mata ini lambat laun membuat penglihatan kabur pada penderita glaukoma sudut terbuka, serta sering sakit kepala berat, nyeri mata, dan mata merah pada glaukoma sudut tertutup.

Karenanya, lanjut dia, penatalaksanaan glaukoma sedini mungkin sangatlah krusial agar progresivitas penyakit ini dapat dikontrol dan kerusakan saraf mata bisa diperlambat sehingga kebutaan pun tercegah.

Metode pengobatan glaukoma tergantung pada seberapa parah kondisinya. Salah satunya adalah melalui operasi implan glaukoma merupakan prosedur bedah untuk menurunkan tekanan dalam bola mata pada pasien glaukoma yang bisa dilakukan dari usia bayi hingga orang dewasa.

Operasi ini, kata Dr. Rini dapat menjadi pilihan utama bagi pasien glaukoma dengan tekanan bola mata yang tetap tidak terkontrol, atau terjadi kerusakan saraf mata yang berat, dan sudah tidak mampu merespons terapi lainnya. 

"Prosedur implan glaukoma melibatkan pemasangan implan kecil di dalam mata (berupa tabung silikon kecil/trabekular mikro) untuk membantu mengalirkan cairan agar keluar dari bola mata dan menurunkan tekanan intraokular," jelas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teka-Teki Area 51, Mulai dari Cahaya Misterius Hingga Mayat Alien

Teka-Teki Area 51, Mulai dari Cahaya Misterius Hingga Mayat Alien

Poptren | Kamis, 09 Maret 2023 | 21:42 WIB

Digugat Cerai Aldila Jelita, Indra Bekti Akui Alami Depresi Selama Proses Pemulihan, Apa yang Terjadi?

Digugat Cerai Aldila Jelita, Indra Bekti Akui Alami Depresi Selama Proses Pemulihan, Apa yang Terjadi?

Cianjur | Kamis, 09 Maret 2023 | 17:45 WIB

80 Persen Kasus Glaukoma Datang Tanpa Gejala, Deteksi Dini Selamatkan Pasien dari Kebutaan Permanen

80 Persen Kasus Glaukoma Datang Tanpa Gejala, Deteksi Dini Selamatkan Pasien dari Kebutaan Permanen

Health | Kamis, 09 Maret 2023 | 17:40 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×