40 Persen Penyakit Dekubitus Terjadi Di Rumah, Penyebabnya Apa Aja Sih?

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 25 Mei 2023 | 18:14 WIB
40 Persen Penyakit Dekubitus Terjadi Di Rumah, Penyebabnya Apa Aja Sih?
Ilustrasi luka, ulkus dekubitus. [Envato]

Suara.com - Dekubitus masih menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat. Dekubitus atau dalam bahasa Inggris disebut bed sores, adalah luka yang terjadi akibat bagian tubuh tertentu mendapat tekanan berlebih.

Biasanya, penyakit satu ini menyerang orang-orang dengan mobilitas yang rendah, khusus para lansia. Area yang paling sering terjadi dekubitus antara lain tumit, siku, pinggul, dan tulang ekor.

Ketua Tim Kerja Sertifikasi dan Pengawasan Sarana Produksi dari Kementerian Kesehatan Ismiyati, S.Si, Apt., M.Si mengatakan, data kesehatan dekubitus di Indonesia sendiri masih sangat tinggi mencapai 33,3 persen.

Tidak hanya itu, Ismiyati mengatakan, sebanyak 40 persen dekubitus di Indonesia terjadi di rumah. Biasanya dekubitus menyerang area bokong, panggul, serta tumit pada orang-orang mobilitas rendah atau alami stroke.

Ilustrasi gambar (freepik)
Ilustrasi nyeri di kaki. (freepik)

“Angka dekubitus di Indonesia itu tinggi. Bahkan sebanyak 40 persen itu terjadi di rumah. 54,8 persennya terjadi pada orang stroke karena lumpuh. Biasanya terjadi pada area bokong, panggul, dan tumit,” jelas Ismiyati dalam acara Menuju Nol Luka Dekubitus Lansia dengan Lifree Excretion Care, Rabu (24/5/2023).

Penyebab

Sementara itu, peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (CRSU-FKUI), Prof. dr. Kusmarinah Bramono, SpKK(K), PhD mengatakan, kondisi seseorang alami dekubitus sendiri juga bisa terjadi karena berbagai faktor.

Salah satu faktor utamanya yaitu karena kurangnya gerak atau orang dengan mobilitas terganggu. Selain itu, faktor ekonomi juga mendorong seseorang bisa alami dekubitus. Hal ini karena orang tersebut tidak mampu membeli tempat tidur yang baik sehingga berisiko alami dekubitus.

“Faktor dekubitus itu tidak banyak bergerak, mobilitasnya terganggu. Selain itu, ada juga faktor ekonomi juga menentukan, kalau orang nampu, ada tempat tidur khusus mencegah dekubitus,” jelas Prof Kusmarinah.

Faktor lain yang menjadi penyebab dekubitus karena orang yang merawat tidak mengerti penyakit tersebut. Seharusnya, seseorang dengan dekubitus perlu perawat khusus yang bisa mengatasi masalah penyakit tersebut.

Perwakilan PPNI DKI Jakarta, Ns. Harwina Widya Astuti, M.Kep menambahkan, perawatan dekubitus juga perlu dengan menjaga lingkungan. Untuk orang tua yang mengenakan popok juga harus diperhatikan.

Area-area yang rentan dekubitus harus tetap normal, tidak boleh terlalu lembab atau kering. Oleh sebab itu, perawatannya perlu diperhatikan sungguh-sungguh.

“Biasanya, bertambahnya usia terjadi degeneratif, atau regenerasi sel melambat, nutrisi juga, karena ada lansia yang sakit nafsu makannya turun sehingga sebabkan sakit. Untuk itu penting menjaga lingkungan tidak terlalu lembab atau kering termasuk suhu tubuh demi mencegah dekubitus,” ucap Harwina.

Prof Kusmarinah mengatakan, satu cara ampuh untuk mencegahnya juga yaitu dengan menggunakan popok tipe perekat 2 Pieces Care seperti yang dikeluarkan Lifree. Popok jenis ini dipercaya ampuh menjaga kondisi kulit serta bantu cegah dekubitus.

"Kami juga berkesimpulan bahwa 2 Pieces Care yang memiliki dampak lebih besar terhadap perbaikan kondisi kulit, merupakan salah satu metode yang efektif untuk mencegah risiko terjadinya luka dekubitus,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cedera Lutut Bisa Dialami Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Cedera Lutut Bisa Dialami Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Health | Kamis, 25 Mei 2023 | 08:45 WIB

Nyeri Kaki Jangan Langsung Bawa ke Tukang Urut! Begini Saran Dokter

Nyeri Kaki Jangan Langsung Bawa ke Tukang Urut! Begini Saran Dokter

Health | Kamis, 25 Mei 2023 | 08:02 WIB

Ngeri, Pria di Banjarnegara Ditemukan Penuh Luka Sayatan di Punggelan

Ngeri, Pria di Banjarnegara Ditemukan Penuh Luka Sayatan di Punggelan

| Rabu, 24 Mei 2023 | 15:35 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB