Tren Kesehatan Ibu dan Anak Pasca Pandemi Covid-19 di Indonesia Berubah, Masih Takut dengan Penyakit?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 03 Agustus 2023 | 09:24 WIB
Tren Kesehatan Ibu dan Anak Pasca Pandemi Covid-19 di Indonesia Berubah, Masih Takut dengan Penyakit?
Ilustrasi anak sakit (Freepik/jcomp)

Suara.com - Meski Pandemi Covid-19 telah berganti jadi endemi di Indonesia rupanya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyakit masih tinggi. Terutama terkait kondisi kesehatan ibu dan anak

Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Jakarta mencatat sejak awal status endemi terhadap Covid-19 diberlakukan oleh pemerintah, orang tua yang memiliki anak rupanya tetap lakukan tindakan pencegahan penyakit. Salah satu yang banyak dilakukan dengan pemeriksaan rutin juga imunisasi anak.

"Tren pelayanan era endemi kita lihat dari pasien yang datang ke RSIA Jakarta, sebagai rumah sakit yang melayani khusus ibu dan anak, lebih banyak cari pelayanan untuk preventif atau pencegahan penyakit yang mungkim timbul," kata Hospital Director RSIA Bunda Jakarta dr. Imelda Rachmawati, MARS., saat konferensi pers di RSIA Jakarta, Senin (31/7/2023). 

Ilustrasi anak sakit (pixabay)
Ilustrasi anak sakit (pixabay)

Menurutnya, tren tersebut sebenarnya masih terpengaruh dari dampak kondisi Pandemi Covid-19 lalu. Sebab, ketika itu banyak orang tua khawatir dengan paparan penyakit infeksi pernapasan, terutama bila terjadi pada anak. Bahkan tindakan pencegahan juga sudah dilakukan mulai dari ibu hamil.

"Saat ini dari ibu mulai banyak cari gimana bisa preventif. Jadi anak atau ibu hamil tetap sehat. Dan pada akhirnya kan bisa dapat anak yang sehat, cerdas, dan masa depan lebih baik," ujarnya.

Selain orang yang sudah memiliki anak, pemeriksaan terkait kesuburan atau fertilitas juga rupanya meningkat. Dokter Imel mengatakan bahwa pasangan yang akan segera menikah biasanya lakukan tes kesehatan kesuburan, baik laki-laki maupun perempuan. 

Kemudian setelah menikab dan hamil pun, pemeriksaan yang dilakukan juga lebih holistik atau menyeluruh. Tidak hanya tentang perkembangan janin setiap minggu, bahkan sampai persiapan jelang menjadi orang tua. 

"Jadi sejak hamil sudah bisa dipastikan anaknua sehat, nanti mendekati melahirkan bisa kita ssambungkan dengan dokter spesialis anak. Gimana proses menyusui saat anak lahir karena diketahui ASI menjadi yang terbaik untuk anak," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Pandemi Covid-19 Indonesia Dipuji Australia

Penanganan Pandemi Covid-19 Indonesia Dipuji Australia

Health | Rabu, 05 Juli 2023 | 12:55 WIB

Pandemi Covid-19 Berakhir, Gisella Anastasia Masih Khawatir Ancaman Infeksi Penyakit

Pandemi Covid-19 Berakhir, Gisella Anastasia Masih Khawatir Ancaman Infeksi Penyakit

Lifestyle | Rabu, 05 Juli 2023 | 10:15 WIB

Status Pandemi Covid-19 Dicabut Pemerintah, PB IDI Beri Tiga Catatan Penting Untuk Masyarakat di Masa Endemi

Status Pandemi Covid-19 Dicabut Pemerintah, PB IDI Beri Tiga Catatan Penting Untuk Masyarakat di Masa Endemi

Health | Kamis, 22 Juni 2023 | 13:39 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×