Pengidap Diabetes Wajib Perhatikan Sarapan, Harus Rendah Gula dan Tinggi Serat

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 09:58 WIB
Pengidap Diabetes Wajib Perhatikan Sarapan, Harus Rendah Gula dan Tinggi Serat
Ilustrasi sarapan pengidap diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Sarapan sehat sangat penting bagi penderita diabetes, dan memilih makanan multigrain dapat membantu mengatur gula darah dengan lebih baik. Berdasarkan data dari International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia.

Tak hanya itu, diabetes juga menempati peringkat ke-3 sebagai penyakit dengan risiko kematian tertinggi di Indonesia. Meningkatnya jumlah penderita diabetes diduga disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pola hidup sehat. Dan salah satu faktor yang paling mempengaruhi kadar gula darah dalam tubuh adalah pola makan itu sendiri.

Berdasarkan jurnal internasional Advance in Nutrition, komposisi sarapan sangat mempengaruhi kadar gula darah sepanjang hari. Menu sarapan yang disarankan untuk para pengidap diabetes adalah makanan yang kaya akan serat di antaranya gandum, oat, biji – bijian, dan kacang – kacangan.

Berikut adalah ide sarapan multigrain yang cocok untuk penderita diabetes:

Oatmeal dengan Toping Almond dan Buah Segar:

  • Bubur oat adalah sumber serat yang baik dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Pilih oatmeal yang tidak mengandung gula tambahan.
  • Taburi oatmeal dengan irisan almond dan potongan buah segar seperti stroberi atau blueberry.
  • Tambahkan sedikit kayu manis untuk rasa manis alami.

Roti Gandum Utuh dengan Selai Kacang Tanpa Gula:

  • Pilih roti gandum utuh yang rendah indeks glikemiknya.
  • Oleskan selai kacang alami (tanpa gula tambahan) di atas roti.
  • Anda bisa menambahkan irisan pisang atau potongan stroberi sebagai tambahan.

Sarapan yang mengandung serat tinggi, karbohidrat kompleks, dan indeks glikemik yang rendah akan membantu pengidap diabetes menjaga kestabilan gula darah sepanjang hari, merasa kenyang lebih lama, dan lebih berenergi.

Bagi Anda yang sibuk dan tak mau repot membuat sarapan setiap hari, dapat dibantu dengan suplemen seperti mGanik Multigrain. Perusahaan lokal mGanik Nutritions menghadirkan mGanik Multigrain sebagai suplemen nutrisi pertama bagi para pengidap diabetes di Indonesia. Dengan formula GlukoStabil® yang terdiri atas 25 jenis multigrain, labu kuning, daun kelor, dan diperkaya dengan kandungan alami lainnya, semua komposisi sarapan sehat telah dipenuhi oleh mGanik Multigrain.

“mGanik Multigrain merupakan sebuah inovasi suplemen nutrisi diabetes alami pertama di Indonesia. Dengan kehadiran produk ini, kami ingin membantu para penderita diabetes memiliki hidup sehat,” ujar Michael Candiago selaku CEO mGanik.

baca juga

Terbuat dari 100% bahan alami membuat mGanik Multigrain aman bagi lambung dan ginjal, serta dapat dikonsumsi oleh semua usia, dari anak - anak hingga lanjut usia. Tak hanya membantu meningkatkan metabolisme tubuh, mengonsumsi suplemen ini dua kali sehari sebagai sarapan pagi dan pengganti camilan malam akan membantu pengidap diabetes menjaga kestablilan gula darah sepanjang hari.

“Sebuah produk yang bisa mengemas berbagai macam biji, kacang, dan gandum direkomendasikan dikonsumsi secara rutin. Karena nutrisinya sangat bermanfaat bagi tubuh kita,” kata dr. Diani Adrina, Sp.GK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasi Kuning Bu Yuyuk Nganjuk, Belum Ada Satu Jam Sudah Ludes

Nasi Kuning Bu Yuyuk Nganjuk, Belum Ada Satu Jam Sudah Ludes

Your Say | Senin, 23 Oktober 2023 | 14:59 WIB

Duh, 8,8 Persen Warga Balikpapan Mengidap Diabetes Mellitus

Duh, 8,8 Persen Warga Balikpapan Mengidap Diabetes Mellitus

Kaltim | Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:31 WIB

Sate Pro Rakyat di Kota Jambi, Harga Rp 5000-an Bikin Ketagihan

Sate Pro Rakyat di Kota Jambi, Harga Rp 5000-an Bikin Ketagihan

Your Say | Selasa, 17 Oktober 2023 | 16:25 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×