Kasus Cacar Monyet di Indonesia Tembus 30 Pasien, Semuanya Laki-laki

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 02 November 2023 | 20:16 WIB
Kasus Cacar Monyet di Indonesia Tembus 30 Pasien, Semuanya Laki-laki
Ilustrasi virus monkeypox yang menyerang manusia. (Freepik)

Suara.com - Dokter ungkap kasus cacar monyet atau monkeypox di Indonesia tembus 30 orang. Dari total 30 pasien seluruhnya merupakan lelaki dan mayoritas penularan melalui aktivitas hubungan seksual. 

Fakta ini diungkap langsung Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, dr. Robert Sinto, SpPD, K-PTI berdasarkan data global dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO per 25 Oktober 2023 dari 91 ribu kasus positif, 96 persen di antaranya merupakan lelaki.

"Di Indonesia sekarang (kasus cacar monyet) 100 persen kasus adalah lelaki. Rentang usianya di dunia 29 hingga 40 tahun usia periode seksual aktif. Di Indonesia juga sama, kisaran usia 20 hingga 50 tahun sampai seksual aktif," papar dr. Robert melalui webinar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Kamis (2/10/2023).

Ilustrasi Penyakit Cacar Monyet (Monkey pox). (unsplash/rodney james)
Ilustrasi Penyakit Cacar Monyet (Monkey pox). (unsplash/rodney james)

Cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit virus zoonosis atau virus ditularkan dari hewan ke manusia, yang dapat sembuh sendiri.

Monkeypox disebabkan oleh virus monkeypox, yakni anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, yang umumnya terjadi di Afrika Tengah dan Afrika Barat sebagai negara endemis.

Dokter yang juga staf di FKUI RSCM itu menambahkan, kini cacar monyet sudah ada di 116 negara, salah satunya Indonesia. Secara global, dr. Robert mengungkap penularan cacar monyet yang paling banyak ditemukan melalui hubungan seksual, dengan total 80 persen. Sisanya, penularan dari orang ke orang tanpa kontak hubungan seksual sebesar 20 persen.

"Beberapa gejala yang ditemukan 58,2 persen demam, ada ruam kulit 56 persen dan genital rash (ruam di alam kelamin) 50,6 persen. Uniknya, data WHO terakhir tidak lagi mencantumkan hubungan apakah ini lebih banyak pada orientasi MSM (lelaki berhubungan dengan lelaki) atau tidak," kata dr. Robert.

Meski tidak lagi dipublikasi WHO, namun data dr. Robert menemukan 97 persen kasus mayoritas datang dari MSM atau biseksual, ditambah mereka yang terinfeksi cacar monyet 40 persen di antaranya sekaligus HIV positif.

"Tapi bukan dia menempel pada HIV, karena selama ini sering mengasosiasikan monkeypox dengan HIV. Sebetulnya kalau dilihat proporsi ini dia lebih dekat hubungan gay (MSM) atau biseksualnya, yaitu 98 persen ketimbang HIV-nya yaitu 40 persen. Rereta penelitian angka proporsinya menggambarkan proporsi demikian," beber dr. Robert.

baca juga

Cacatan lain berdasarkan temuan kasus, dokter yang juga berpraktik di RS PELNI ini mengatakan cacar monyet bisa terjadi bersamaan dengan penyakit menular seksual atau infeksi menular seksual (IMS), tak main-main angkanya mencapai 30 persen dari total kasus dunia.

"Jadi dari sini, kalau berhadapan dengan pasien infeksi menular seksual, pikirkan juga monkeypox sebagai differencial diagnosis (diagnosis alternatif). Kalau sudah bisa mendiagnosis 1 jenis IMS jangan puas, bukan berarti tidak monkeypox, bisa terjadico-infeksi (penularaan bersamaan) antara Monkeypox dengan IMS lainnya," tutup dr. Robert.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Mikrobologi UI Ungkap Kecepatan Penyebaran Cacar Monyet, Lebih Cepat Mana Dibanding Covid-19?

Pakar Mikrobologi UI Ungkap Kecepatan Penyebaran Cacar Monyet, Lebih Cepat Mana Dibanding Covid-19?

Health | Kamis, 02 November 2023 | 14:24 WIB

Kasus Cacar Monyet Bertambah Jadi 29, Apakah Penyakit Ini Bisa Mematikan?

Kasus Cacar Monyet Bertambah Jadi 29, Apakah Penyakit Ini Bisa Mematikan?

Health | Kamis, 02 November 2023 | 08:55 WIB

Cacar Monyet Juga Intai Anak-Anak, Mantan Direktur WHO Angkat Bicara

Cacar Monyet Juga Intai Anak-Anak, Mantan Direktur WHO Angkat Bicara

Health | Rabu, 01 November 2023 | 10:32 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×