Wakil Menkes Jamin Dokter Indonesia Lebih Berpengalaman Dari Singapura Dalam Lakukan Tranplantasi Ginjal

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 20 Juni 2024 | 06:42 WIB
Wakil Menkes Jamin Dokter Indonesia Lebih Berpengalaman Dari Singapura Dalam Lakukan Tranplantasi Ginjal
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan prof. dr. Dante Saksono, Sp.PD., menjamin dokter Indonesia jadi yang paling berpengalaman dalam lakukan tranplantasi ginjal di Asia Tenggara.

Bahkan lebih unggul dari negara tetangga seperti Singapura. Karenanya, Dante meminta masyarakat Indonesia untuk mengutamakan berobat di Indonesia daripada ke luar negeri. 

Diketahui bahwa operasi tranplantasi ginjal menjadi salah satu cara bagi pasien gagal ginjal bisa sembuh. Dante menyebut kalau dokter di Indonesia telah melakukan lebih dari seribu kali tindakan tranplantasi ginjal yang dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Kita punya pengalaman banyak. Di RSCM sudah seribu lebih tindakan, saya bisa jamin pengalaman dokter ginjal kita yang sudah lakukan seribu transplantasi lebih itu jauh lebih banyak daripada di Singapur. Jadi mereka gak perlu datang ke Singapur, India, China," kata Dante saat konferensi pers persiapan Kongres Urological Association of Asia (UAA) di Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Dante menyebut kalau tranplantasi ginjal bisa jadi harapan bagi pasien gagal ginjal untuk bisa kembali hidup normal. Sebab, pengobatan gagal ginjal dengan melakukan cuci darah setiap 2-3 kali dalam sepekan disebut Dante tidak bisa jadi solusi penanganan penyakit gagal ginjal. Terlebih, Dante juga menyoroti kalau kasus gagal ginjal di Indonesia masih banyak.

"Transplantasi ginjal jadi salah satu harapan karena kasus gagal ginjal banyak sekali. Kalau sudah gagal ginjal dia harus cuci darah 2-3 kali dalam sepekan, itu memakan biaya tinggi. Salah satu cara agar pasien tidak cuci darah adalah dengan tranplantasi ginjal. Itu dilakukan oleh dokter urologi," tuturnya.

Disampaikan pula oleh dokter spesialis urologi RSCM Prof. dr. Ponco Birowo, SpU(K)., bahwa tindakan tranplantasi ginjal di Indonesia telah dilakukan sejak sekitar tahun 1977. Jumlahnya kini telah lebih dari seribu kali tindakan dan menjadi yang terbanyak di Asia Tenggara. 

"Mungkin karena jumlah penduduk Indonesia banyak, sehingga yang mengidap gagal ginjal juga banyak dan tranplantasi ginjal ini bisa pakai BPJS. Jadi itu mungkin yang juga meningkatkan jumlah tranplantasi ginjal," kata prof Ponco. 

Akan tetapi, kendala yang terjadi saat ini ialah mencari pendonor ginjal yang cocok bagi pasien. Prof. Panca menjelaskan bahwa tranplantasi ginjal memang sebaiknya dilakukan oleh keluarga yang punya hubungan darah. Hingga saat ini, RSCM masih terus lakukan tindakan tranplantasi ginjal setidaknya dua kali dalam sepekan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klinik Surgero Perluas Layanan Unggulan Sunat dan Wasir untuk Masyarakat Tangerang

Klinik Surgero Perluas Layanan Unggulan Sunat dan Wasir untuk Masyarakat Tangerang

Press Release | Selasa, 18 Juni 2024 | 15:50 WIB

Dokter Tirta Ngaku Diblokir Coach Justin, Ini Penyebabnya

Dokter Tirta Ngaku Diblokir Coach Justin, Ini Penyebabnya

Bola | Selasa, 18 Juni 2024 | 11:44 WIB

Turun 12 Kilogram! Ahok Curhat Tentang Kondisi Kesehatannya

Turun 12 Kilogram! Ahok Curhat Tentang Kondisi Kesehatannya

Video | Selasa, 18 Juni 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB