Flu Singapura Merebak, Orang Tua Harus Tau Cara Proteksi Anak

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 03 Juli 2024 | 08:46 WIB
Flu Singapura Merebak, Orang Tua Harus Tau Cara Proteksi Anak
Ilustrasi Anak Sakit - Apa Itu Adenovirus? (freepik)

Suara.com - HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) atau dikenal sebagai Flu Singapura sering disalahartikan sebagai Cacar Air karena gejala yang mirip. HFMD merupakan penyakit tropis yang menular, terutama pada anak-anak, seperti halnya Cacar Air.

Melonjaknya kasus Flu Singapura sejak awal 2024 dilaporkan oleh Kemenkes RI, dengan lebih dari 5.000 kasus pada akhir Maret dan hampir 8.500 kasus pada akhir April. Lonjakan ini terjadi setelah libur Lebaran.

Flu Singapura dan Cacar Air memiliki gejala awal yang mirip, seperti demam dan ruam. Namun, Flu Singapura ditandai dengan sariawan di mulut serta ruam dan luka lepuh di tangan dan kaki.

“Penyakit ini disebabkan oleh virus Coxsackievirus (CA16) dan Enterovirus (EV71). Flu Singapura merupakan penyakit infeksi yang sering menyerang pada anak, remaja, bahkan dewasa. Pada musim liburan seperti ini, hendaknya kita juga lebih waspada karena biasanya angkanya agak naik”,  ujar Dokter Spesialis Anak RS St. Carolus Summarecon Serpong, dr. Diana Yuliani Suryanto, Sp.A dalam IG Live di akun Instagram JAGADIRI @jagadiri_id barubaru ini. 

Penyakit ini menular melalui kontak dengan cairan dari hidung, tenggorokan, lesi kulit, dan kotoran penderita. Masa inkubasi Flu Singapura adalah 2-6 hari.

Mengingat kedua penyakit tersebut sangat mudah menular, apalagi saat cuaca sering berubah ekstrim seperti sekarang, orang tua perlu mengenali gejalanya agar dapat mengantisipasi penularan penyakit. Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala-gejala tersebut agar dapat memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.

"Pencegahan penyakit HFMD dan Cacar Air dapat dilakukan dengan menerapkan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat. Cuci tangan secara rutin, hindari untuk memegang mata, hidung, dan mulut, serta selalu menutup mulut saat batuk atau bersin," ujar Yuliani. 

Sementara itu, Cacar Air ditandai dengan kelelahan, demam, kehilangan selera makan, nyeri otot atau sendi, dan sakit kepala, dengan masa inkubasi 14-16 hari. Cacar Air juga sangat menular melalui kontak langsung dengan lesi kulit atau cairan saluran pernapasan.

Di tengah situasi ini memiliki asuransi kesehatan menjadi penting. Biaya medis di Indonesia terus meningkat, dengan inflasi biaya medis global mencapai 10,7% pada 2024. Anak-anak lebih rentan sakit, sehingga proteksi finansial melalui asuransi sangat penting untuk menghadapi biaya kesehatan yang mendadak.

Asuransi JAGADIRI mencatatkan kesehatan risk-based capital (RBC) sebesar 944,26% pada 2023, jauh di atas ketentuan minimum OJK sebesar 120%, menandakan keuangan perusahaan yang sehat.

Ilustrasi gambar ciri-ciri flu singapura pada anak dan pengobatannya. (freepik)
Ilustrasi gambar ciri-ciri flu singapura pada anak dan pengobatannya. (freepik)

Jaga Sehat Tropis dari JAGADIRI tidak hanya melindungi dari Flu Singapura dan Cacar Air, tetapi juga dari penyakit tropis lainnya seperti Chikungunya, Malaria, Zika, Campak, Rubela, Difteri, Hepatitis A, Demam Typoid, dan DBD. Nasabah dapat melakukan klaim tanpa perlu rawat inap hanya dengan bukti diagnosa dari rumah sakit.

Biaya medis di Indonesia terus meningkat, dengan inflasi biaya medis global mencapai 10,7% pada 2024. Anak-anak lebih rentan sakit, sehingga proteksi finansial melalui asuransi sangat penting untuk menghadapi biaya kesehatan yang mendadak. Asuransi JAGADIRI mencatatkan kesehatan risk-based capital (RBC) sebesar 944,26% pada 2023, jauh di atas ketentuan minimum OJK sebesar 120%, menandakan keuangan perusahaan yang sehat.

Khusus untuk proteksi kesehatan keluarga dan anak dari potensi terjangkitnya penyakit tropis berbahaya, Asuransi JAGADIRI hadir dengan produk Jaga Sehat Tropis.

“Tak main-main, Jaga Sehat Tropis memberikan perlindungan proteksi untuk 11 jenis penyakit tropis. Selain HFMD dan Cacar Air, kami juga memberikan proteksi untuk penyakit Chikungnya, Malaria, Zika, Campak, Rubela, Difteri, Hepatitis A, Demam Typoid, dan DBD,” papar Head of Sales Recruitment and Development Asuransi JAGADIRI, Juliana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Penyakit Flu Singapura Berpotensi Makin Menular Saat Momen Mudik Lebaran 2024

Waspada! Penyakit Flu Singapura Berpotensi Makin Menular Saat Momen Mudik Lebaran 2024

Health | Rabu, 03 April 2024 | 08:34 WIB

Waspada Penyakit Flu Singapura yang Mudah Menular Pada Anak Balita

Waspada Penyakit Flu Singapura yang Mudah Menular Pada Anak Balita

Health | Selasa, 02 April 2024 | 19:22 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, IDI Beri Peringatan Gejala dan Cara Pencegahannya

Kasus Flu Singapura Meningkat, IDI Beri Peringatan Gejala dan Cara Pencegahannya

Health | Rabu, 27 Maret 2024 | 21:04 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB