Sering Beser Setelah Minum Kopi? Dokter Urologi Punya Jawabannya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 28 November 2024 | 19:31 WIB
Sering Beser Setelah Minum Kopi? Dokter Urologi Punya Jawabannya
Ilustrasi Minum Kopi. (Pixabay)

Suara.com - Di tengah budaya minum kopi yang semakin mengakar di Indonesia, tersimpan fakta mengejutkan yang jarang diketahui para pecinta kafein. Setiap tegukan espresso atau secangkir kopi hitam yang terlihat begitu menyenangkan, ternyata menyimpan potensi risiko kesehatan yang tak terduga.

Bagi sebagian orang, kenikmatan kopi bisa berubah menjadi sebuah dilema kesehatan yang mengganggu, terutama bagi sistem kemih yang rentan terhadap infeksi. Bagaimana kopi bisa menjadi ancaman bagi kesehatan?

"Cuma memang kopi kalau minum terlalu banyak itu biasanya menyebabkan risiko infeksi saluran kencing, lebih ke arah sana," ujar Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital Permata Hijau, dr. Alberth Ivan Parasian Sp.U dalam acara diskusi di Jakarta Pusat, Selasa (16/11/2024).

dr. Alberth mengatakan kondisi ini terjadi karena kafein memiliki efek diuretik yaitu kondisi yang memaksa ginjal untuk mengeluarkan air terus menerus. Apalagi kafein juga bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal, sehingga ginjal akan memproduksi lebih banyak urine alias air kencing.

"Kan kopi atau bir memang kalau diminum sering kencing memang dia mekanismenya banyak buang urine, kopi sama seperti bir kencing jadi ginjak dipaksa untuk mengeluarkan air kencing," papar dr. Alberth.

Lebih jauh, dokter spesialis urologi lulusan Universitas Padjajaran Bandung pada 2021 itu juga mengatakan, beberapa orang yang gemar minum kopi cenderung lebih sedikit minum air putih sehingga tubuh kekurangan cairan.

Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, maka harus waspda pada pembentukan batu ginjal yang akan menganggu kinerja organ penyaring racun tubuh tersebut. Bahkan jika batu ginjal sudah membesar, orang tersebut akan merasakan nyeri hebat yang menjalar di pinggang hingga punggung yang membuatnya kesulitan beraktivitas.

"Dengan kita minum banyak kopi, air putih minum yang diminum itu kurang. Nah, jadi biasanya gara-gara kurang konsumsi air putihnya, bukan karena kopinya menyebabkan batu ginjal," jelas dr. Alberth.

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam asam yang mengendap dalam urin yang terkonsentrasi. Batu ginjal ini dapat menyakitkan saat melewati saluran kemih, tetapi biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen.

Menurut dr. Alberth, di beberapa kasus umumnya batu ginjal berukuran kecil bisa keluar dengan sendirinya, dengan cara pasien banyak konsumsi putih. Namun pada batu ginjal yang lebih dari 4 milimeter (mm), cenderung perlu pengobatan khusus.

"Batu yang berukuran kurang dari 4 mm dapat keluar dengan sendirinya dalam 1 hingga 2 minggu. Sementara, untuk batu ginjal yang lebih besar mungkin dapat memakan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu sampai benar-benar hilang," paparnya.

"Ukuran batu ginjal yang lebih besar mungkin membutuhkan penanganan dengan obat-obatan atau prosedur khusus, seperti obat pereda nyeri, shockwave, ureteroskopi, percutaneous nephrolithotomy, hingga laparoskopi," sambung dr. Alberth.

Perlu diketahui, tanpa pengobatan yang tepat, batu ginjal bisa menyebabkan beberapa komplikasi, seperti sumbatan yang menyebabkan urine kembali ke ginjal dan menyebabkan ginjal bengkak alias hidronefrosis, infeksi ginjal yakni pielonefritis, gagal ginjal akut, infeksi saluran kencing berulang dan penyakit ginjal kronis.

Sekilas soal penyakit batu ginjal, penyakit kerap muncul tanpa undangan, mengintai sistem kemih kita dengan risiko yang serius. Kondisi ini terjadi ketika kristal mineral menumpuk di ginjal, membentuk batu yang dapat menyebabkan rasa sakit luar biasa.

Gejala Utama yang Perlu Diwaspadai:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Potret Jessica Wongso vs Raisa, Dianggap Mirip dari Gaya Hingga Ekspresi

7 Potret Jessica Wongso vs Raisa, Dianggap Mirip dari Gaya Hingga Ekspresi

Lifestyle | Kamis, 28 November 2024 | 16:36 WIB

Jessica Wongso Cover Lagu Lama Daniel Caesar, Belum 24 Jam Sudah FYP

Jessica Wongso Cover Lagu Lama Daniel Caesar, Belum 24 Jam Sudah FYP

Entertainment | Kamis, 28 November 2024 | 08:50 WIB

Super Lengkap, Menjajal Menu di Angkasa Kopi Tiam Kota Jambi

Super Lengkap, Menjajal Menu di Angkasa Kopi Tiam Kota Jambi

Your Say | Senin, 25 November 2024 | 12:55 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB