Tips Menikmati Cokelat Tanpa Khawatir Mengganggu Diet

Suhardiman

Rabu, 15 Januari 2025 | 14:02 WIB
Tips Menikmati Cokelat Tanpa Khawatir Mengganggu Diet
Ilustrasi cokelat (unsplash.com/@towfiqu999999)

Suara.com - Cokelat sering dianggap sebagai musuh bagi mereka yang berusaha untuk menjaga pola makan seimbang. Namun, dengan pendekatan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati cokelat tanpa perlu merasa bersalah atau merusak diet.

Melansir dari Antara, Rabu (15/1/2025), ahli gizi dan kebugaran di Shiksfitness Shikha Singh menyebut cokelat terdiri dari padatan kakao, mentega kakao, padatan susu, dan gula dengan persentase yang bervariasi, yang memberikan rasa yang bervariasi.

"Cokelat, terutama berwarna gelap yang mengandung setidaknya 70 persen kakao dan lebih sedikit gula, kaya akan antioksidan dan mineral yang baik untuk kesehatan. Semakin gelap, semakin baik, karena kandungan kakao yang lebih tinggi berarti lebih banyak manfaat kesehatan," katanya.

Dirinya mengatakan cokelat juga membantu melepaskan hormon yang membuat merasa senang, seperti serotonin dan dopamin, yang membantu dalam manajemen stres.

Selama menstruasi, jika dikonsumsi secukupnya, cokelat membantu meredakan nyeri, mengendalikan perubahan suasana hati, dan memberikan sumber kenyamanan alami.

Cokelat hitam yang memiliki persentase kakao tinggi dan rasanya cenderung pahit, juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung dengan mengurangi tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi.

Cokelat hitam dapat ditambahkan ke kue, panekuk, smoothie, atau hidangan penutup lainnya, yang tidak hanya meningkatkan rasa tetapi juga memberikan tambahan nutrisi.

"Cokelat hitam cocok dipadukan dengan kacang-kacangan dan beri, menambah serat dan lemak sehat pada camilan Anda. Namun, karena cokelat padat kalori, Anda harus sangat berhati-hati dengan ukuran porsinya. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan bahkan memengaruhi kadar gula darah," ujarnya.

Dirinya menyarankan agar menikmati satu-dua potong, bukan menghabiskan satu batang cokelat, untuk mencapai keseimbangan yang tepat antara kenikmatan dan manfaat kesehatan.

Cokelat hitam mengandung banyak kakao dan sedikit gula yang memberikan rasa pahit dan mengintensifkan rasanya.

Cokelat hitam yang kaya akan kakao, mengandung persentase polifenol, antioksidan, dan flavonoid yang lebih tinggi daripada cokelat susu biasa sehingga meningkatkan potensi manfaat kesehatannya.
Jika dikonsumsi secukupnya, cokelat hitam dapat disertakan dalam menu seimbang harian karena menawarkan sejumlah manfaat kesehatan.

Puri mengatakan flavonol katekin dan epikatekin yang ditemukan dalam biji kakao mengurangi peradangan, memperbaiki kadar kolesterol, dan menurunkan tekanan darah, serta mendukung kesehatan jantung.

Keduanya mendukung produksi oksida nitrat dalam pembuluh darah yang meningkatkan aliran darah dan merelaksasi pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah. Hal ini dapat memberikan efek perlindungan yang mengarah pada penurunan risiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Antioksidan dan magnesium dalam kakao melindungi sel dari kerusakan sehingga mengurangi risiko terkena kanker tertentu, sementara mineral seperti selenium membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga

Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga

Health | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?

Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:17 WIB

Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?

Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin

Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin

Health | Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:22 WIB

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri

Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Rekening Botok Masih Terblokir, Dana Donasi Rp80 Juta Tak Bisa Cair Jelang Aksi 27 Agustus

Rekening Botok Masih Terblokir, Dana Donasi Rp80 Juta Tak Bisa Cair Jelang Aksi 27 Agustus

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Sumut | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:09 WIB

×