Kecemasan Bikin Banyak Ide Tapi Kurang Kreatif? Ini Kata Studi!

Riki Chandra Suara.Com
Senin, 10 Februari 2025 | 13:15 WIB
Kecemasan Bikin Banyak Ide Tapi Kurang Kreatif? Ini Kata Studi!
Ilustrasi kecemasan (pexels/Alex Green)

Suara.com - Kecemasan berpengaruh terhadap kreativitas seseorang. Fakta ini terungkap dari hasil studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Creative Behavior.

Dikutip dari Hindustan Times, penelitian ini melibatkan 647 peserta untuk memahami dampak kecemasan terhadap kreativitas. Para peserta dikelompokkan berdasarkan tingkat kecemasan mereka dan diberikan dua tugas, yakni mencari cara mengumpulkan uang dalam waktu cepat serta membayangkan skenario kencan pertama.

Dalam tugas kencan, satu kelompok diminta memikirkan cara agar kencan berjalan lancar, sementara kelompok lain membayangkan kemungkinan skenario buruk yang bisa terjadi. Para peneliti kemudian menilai jumlah dan keunikan ide yang dihasilkan oleh masing-masing peserta.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta dengan tingkat kecemasan tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak ide, terutama dalam skenario negatif.

Namun, ide-ide mereka sering kali berulang dan kurang inovatif. Sebaliknya, peserta dengan tingkat kecemasan rendah menghasilkan lebih sedikit ide, tetapi ide tersebut lebih unik dan kreatif.

Menariknya, ketika dihadapkan pada tugas keuangan yang menuntut solusi nyata, para peserta secara umum menghasilkan lebih sedikit ide dibandingkan saat mengerjakan tugas tentang kencan.

Dalam konteks ini, ide-ide mereka dinilai berdasarkan kepraktisan, orientasi tujuan, serta aspek moralitas, menunjukkan bahwa dalam situasi nyata, kreativitas lebih dipengaruhi oleh pemecahan masalah daripada imajinasi semata.

Studi ini membandingkan dua jenis kreativitas, yaitu kreativitas hipotetis yang ditunjukkan dalam tugas kencan, serta kreativitas praktis yang diuji dalam skenario keuangan. Dalam skenario hipotetis, peserta dengan kecemasan tinggi cenderung menghasilkan banyak ide yang kurang orisinal.

Sebaliknya, dalam skenario praktis, mereka lebih sedikit menghasilkan ide, tetapi ide-ide tersebut lebih fokus pada kepraktisan dan tanggung jawab moral.

Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti bahwa meskipun kecemasan dapat memicu munculnya banyak ide, orisinalitas lebih berkembang dalam kondisi emosional yang positif.

Pola pikir positif dianggap penting untuk menghasilkan ide yang inovatif karena memungkinkan pemikiran yang lebih luas dan fleksibel. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI