Jangan Sampai Lebaran Terakhir, Tips Ampuh Cegah Serangan Jantung Saat Mudik & Liburan

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:30 WIB
Jangan Sampai Lebaran Terakhir, Tips Ampuh Cegah Serangan Jantung Saat Mudik & Liburan
Ilustrasi serangan jantung [Alodokter]

Suara.com - Musim mudik lebaran Idul Fitri menjadi momen yang dinantikan banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga, bepergian, atau sekadar beristirahat dari rutinitas.

Namun, perlu diwaspadai bahwa di musim mudik dan liburan juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Menurut Dr. Fatima Rodriguez, MD, seorang ahli kardiovaskular dari Stanford Health Care, diungkapkan bahwa gaya hidup tidak sehat dan stres menjadi pemicu utama meningkatnya risiko serangan jantung selama liburan.

Berikut adalah beberapa faktor penyebabnya:

Kelelahan Dalam Perjalanan :

Perjalanan panjang, kemacetan, dan perubahan rutinitas dapat menyebabkan stres dan kelelahan, yang merupakan faktor risiko utama serangan jantung.

Pola Makan Tidak Sehat:

Saat mudik, seringkali sulit untuk menjaga pola makan sehat. Makanan tinggi lemak, garam, dan kolesterol dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Kurang Istirahat:

Perjalanan mudik seringkali mengganggu waktu tidur dan istirahat. Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko serangan jantung.

Kondisi Kesehatan yang Sudah Ada:

Orang dengan riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi memiliki risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung saat mudik.

Dehidrasi:

Kondisi dehidrasi dapat berpengaruh terhadap kesehatan jantung.

Setelah sampai di tempat tujuan mudik dan berlebihan masih ada hal lain yang perlu diwaspadai diantaranya :

Konsumsi Berlebihan

Ini juga yang perlu diingat bahwa liburan selalu identik dengan makanan berlemak, tinggi garam, dan alkohol.

Seperti halnya menu-menu lebaran yang bersantan, tinggi gula menjadi makanan yang rentan bagi kesehatan.

Konsumsi berlebihan ini dapat memengaruhi tekanan darah dan memperburuk kondisi jantung.

Cuaca Dingin

Selain itu suhu rendah saat musim hujan atau dingin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan memperburuk aliran darah ke jantung, terutama pada individu dengan penyakit jantung.

Gejala serangan jantung dapat berbeda pada setiap orang.

Beberapa di antaranya sering kali diabaikan karena tidak ingin mengganggu momen liburan.

Berikut gejala yang harus diwaspadai:

  • Nyeri Dada: Sensasi tertekan atau penuh di bagian tengah dada.
  • Ketidaknyamanan di Bagian Atas Tubuh: Nyeri pada lengan, leher, rahang, punggung, atau perut.
  • Sesak Napas: Bisa terjadi dengan atau tanpa nyeri dada.
  • Gejala Tambahan: Mual, pusing, atau berkeringat dingin.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang atau terhambat.

Gejala lain yang dapat terjadi sebelum serangan jantung mendadak adalah:

  • Detak jantung yang cepat, Pusing atau pening sesaat sebelum pingsan, Sering pingsan secara berulang.
  • Komplikasi berbahaya yang dapat terjadi akibat serangan jantung yang parah atau terlambat ditangani di antaranya:
  • Gangguan irama jantung atau aritmia, Gagal jantung, Syok kardiogenik, Henti jantung.

Dilansir Siloam Hospital, berikut ini adalah rekomendasi penanganan darurat saat terjadi serangan jantung dalam perjalanan :

1. Menghubungi UGD Terdekat

Ketika Anda sadar bahwa sedang mengalami serangan jantung, jangan pernah mengabaikannya.

Meski saat sendiri, segeralah menghubungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Usahakan untuk Tidak Panik

Saat dalam keadaan cemas atau panik, detak jantung akan meningkat lebih cepat.

Hal ini akan berdampak buruk bagi penderita serangan jantung.

Maka dari itu, cobalah untuk tidak terlalu panik dan lakukan pertolongan pertama serangan jantung dengan tenang.

3. Melonggarkan Pakaian

Tips pertolongan pertama mengatasi serangan jantung selanjutnya adalah dengan melonggarkan pakaian yang dikenakan. Saat mengalami serangan, dada akan terasa sesak, sehingga melonggarkan pakaian bisa mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.

4. Menunggu di Depan Pintu Rumah

Setelah melakukan panggilan dengan rumah sakit terdekat dan menuruti instruksi dari mereka, langkah terakhir saat Anda mengalami serangan jantung adalah dengan menunggu di depan rumah.

Hal ini agar petugas medis bisa dengan cepat menemukan Anda.

Selain itu, guna menghindari keadaan yang semakin parah saat Anda sendiri, menunggu di luar rumah memungkinkan orang lain menyadari kondisi Anda dan dapat memberikan bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Nyepi dan Cuti Lebaran 2025, Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan dari 28 Maret Sampai 7 April

Libur Nyepi dan Cuti Lebaran 2025, Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan dari 28 Maret Sampai 7 April

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:20 WIB

Jelang Mudik Lebaran: Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur - Transportasi Publik

Jelang Mudik Lebaran: Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur - Transportasi Publik

DPR | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:11 WIB

Kemenhub Akui Travel Gelap Masih Berkeliaran Selama Mudik Lebaran, Ini Bahayanya

Kemenhub Akui Travel Gelap Masih Berkeliaran Selama Mudik Lebaran, Ini Bahayanya

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:08 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB