Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2026 | 18:33 WIB
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
Semarang 10K 2026. (dok. ist)
  • Semarang 10K 2026 akan digelar 13 Desember, menjadi penutup rangkaian lomba lintas kota menargetkan 3.500 pelari.
  • Rangkaian lomba ini meluncur di Jakarta (10/3) bertujuan mendorong *sport tourism* dan dampak ekonomi lokal.
  • Wali Kota Semarang menekankan kota menawarkan pengalaman wisata lengkap dari kuliner hingga kawasan warisan budaya.

Suara.com - Tren lari jarak jauh semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Tidak hanya sekadar olahraga, lomba lari kini juga menjadi cara baru untuk menikmati sebuah kota—mulai dari menyusuri jalan ikonik, menikmati suasana lokal, hingga mencicipi kuliner khas setelah garis finis.

Semangat itulah yang ingin dihadirkan kembali melalui Semarang 10K 2026, yang tahun ini akan digelar dengan skala lebih besar dan menargetkan sekitar 3.500 pelari dari berbagai daerah. Event lari tahunan ini diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga pengalaman wisata yang memperkenalkan pesona Kota Semarang kepada para peserta.

Peluncuran rangkaian lomba lari lintas kota yang melibatkan Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang telah digelar di Jakarta pada Selasa (10/3). Dalam rangkaian tersebut, lomba akan dimulai di Bandung pada 17 Mei 2026, berlanjut ke Surabaya dan Tangerang, lalu ditutup di Semarang pada 13 Desember 2026.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut baik penyelenggaraan event ini. Menurutnya, antusiasme komunitas lari di Semarang selama ini selalu mampu menghadirkan pelari dari berbagai daerah sekaligus mendorong kunjungan wisata ke kota tersebut.

“Excitingnya para runner di Kota Semarang ini membuat kita menerima banyak kunjungan wisata. Event seperti Semarang 10K selalu menghadirkan pelari dari berbagai daerah yang sekaligus menikmati pengalaman wisata di Kota Semarang,” ujar Agustina.

Sebagai kota penutup, Semarang memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi akhir para pelari yang mengikuti seri lomba sepanjang tahun. Para peserta diperkirakan akan datang tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menikmati berbagai daya tarik kota.

Menurut Agustina, Semarang menawarkan pengalaman yang lengkap bagi para pelari. Mulai dari kawasan heritage Kota Lama, ragam kuliner khas yang terkenal, hingga bentang alam yang unik dari perbukitan hingga kawasan pantai.

“Kita punya Kota Lama dengan bangunan heritage yang indah, kuliner yang sangat beragam, serta bentang alam dari perbukitan sampai pantai. Itu semua menjadi pengalaman yang menarik bagi para pelari yang datang ke Kota Semarang,” katanya.

Dari sisi penyelenggara, ajang lari ini juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan sport tourism, yakni perpaduan antara olahraga dan pariwisata. Panitia dari Kompas, Budi Suwardi, menjelaskan bahwa konsep ini bertujuan menghubungkan berbagai potensi daerah, baik ekonomi, budaya, maupun wisata.

Dengan kehadiran ribuan pelari di setiap kota, event seperti ini diyakini mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif lokal.

Selain itu, lomba lari juga dinilai penting bagi perkembangan atletik nasional. Pelari elite Indonesia Agus Prayogo menyebut semakin banyaknya event lari akan membuka peluang munculnya talenta baru dari berbagai daerah.

“Semakin banyak event lomba lari di tanah air, semakin banyak pula pelari yang akan berlatih dan muncul dari berbagai daerah. Harapannya akan lahir pelari-pelari muda yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Bagi Kota Semarang, kehadiran ribuan pelari pada Desember mendatang menjadi momentum untuk memperkuat citra kota sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang.

“Kota Semarang sangat siap menyambut para pelari. Kami berharap lomba ini menghadirkan kompetisi yang menarik sekaligus pengalaman berkesan bagi semua peserta yang datang ke Kota Semarang,” pungkas Agustina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal untuk Latihan Maraton, Kualitas Tak Kalah dari Brand Luar

7 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal untuk Latihan Maraton, Kualitas Tak Kalah dari Brand Luar

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:15 WIB

Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026

Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026

Sport | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:52 WIB

Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa

Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa

Sport | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB