Jumlah DPTLN Dianggap Sedikit, Bawaslu Khawatir DPK Membludak

Chandra Iswinarno | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:02 WIB
Jumlah DPTLN Dianggap Sedikit, Bawaslu Khawatir DPK Membludak
Ketua Pelaksana Harian (Plh) Ketua Bawaslu RI Lolly Suhenty (tengah) dalam konferensi pers terkait dengan kegiatan Deklarasi Pemilu Akses Ramah Disabilitas di Jakarta, Kamis (6/7/2023). ANTARA/Tri Meilani Ameliya

Suara.com - Pelaksana Harian Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lolly Suhenty khawatir Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dianggap belum sempurna akan menjadi penyebab membludaknya Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Terlebih dengan adanya anggapan bahwa bahwa DPT Luar Negeri (DPTLN) terlalu sedikit yang disampaikan oleh Partai Buruh, Bawaslu menyebut pemilih yang tidak masuk DPTLN akan berada dalam DPK.

"Faktanya memang ketika pengawasan luar negeri dilakukan, sekali lagi Bawaslu kan terbatas aksesnya datanya, tetapi Bawaslu melalui Panwas Luar Negeri menyatakan hati-hati membludaknya DPK," kata Lolly kepada wartawan, Jumat (7/7/2023).

Dia khawatir surat suara yang hanya berjumlah dua persen dari jumlah pemilih di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) tidak akan cukup jika DPK membludak.

"Kalau begitu, DPT yang ditetapkan masih bisa berubah dong? Ya masih bisa berubah dong karena ada DPK. Dia terdaftar tapi enggak punya KTP, dikategorikan dia sebagai DPK," ujarnya.

Lebih lanjut, Lolly mengatakan pemilih yang masuk sebagai DPK hanya bisa memberikan hak suaranya selama satu jam. Dari pukul 12.00 hingga 13.00 waktu setempat.

"Satu-satunya cara antisipasi yang harus dilakukan ada kita benerin dulu DPT-nya," tambah Lolly.

Sebelumnya, Partai Buruh mempertanyakan jumlah DPTLN yang ditetapkan KPU sebanyak 1.750.474 warga negara Indonesia (WNI).

Namun, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyebut pekerja migran Indonesia mencapai sekitar empat juta orang.

"Partai Buruh meminta pemutakhiran data pemilih luar negeri dengan cara KPU bekerja sama dengan BP2MI, yang merupakan lembaga pemerintah juga," kata Said dalam keterangannya, Senin (3/7/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut DPT Tak Punya e-KTP Berpotensi Penyalahgunaan Surat Suara, Bawaslu Ingin Kepastian Hukum

Sebut DPT Tak Punya e-KTP Berpotensi Penyalahgunaan Surat Suara, Bawaslu Ingin Kepastian Hukum

Kotak Suara | Jum'at, 07 Juli 2023 | 13:25 WIB

4 Juta DPT Tak Punya e-KTP Bisa Pakai KK, Bawaslu: Berpotensi Terjadi Kerawanan

4 Juta DPT Tak Punya e-KTP Bisa Pakai KK, Bawaslu: Berpotensi Terjadi Kerawanan

Kotak Suara | Jum'at, 07 Juli 2023 | 10:31 WIB

Tindaklanjuti Temuan 4 Juta DPT Tak Punya e-KTP, Bawaslu Koordinasi dengan Dukcapil Kemendagri

Tindaklanjuti Temuan 4 Juta DPT Tak Punya e-KTP, Bawaslu Koordinasi dengan Dukcapil Kemendagri

Kotak Suara | Jum'at, 07 Juli 2023 | 10:04 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB