Rela Pasang Badan Demi Ayah Gibran, Gerindra: Isu Pemakzulan Jokowi Gak Pernah Laku!

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 07 Februari 2024 | 14:17 WIB
Rela Pasang Badan Demi Ayah Gibran, Gerindra: Isu Pemakzulan Jokowi Gak Pernah Laku!
Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, Presiden Jokowi. (Instagram/@psi_id)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman merespons santai masifnya isu pemakzulan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi . Sebab menurutnya isu tersebut terbukti tak pernah laku di kalangan masyarakat atau mahasiswa.

"Ya buktinya kan isu-isu tersebut kan enggak pernah laku. Sudah 2 minggu, katanya mereka akan mendorong aksi mahasiswa. Mahasiswa sekarang kan sudah cerdas," kata Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (7/2/2024).

Habiburokhman menyebut gelombang isu pemakzulan hingga kritikan terhadap ayah Cawapres nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka itu hanya pesanan dari kalangan elite. Namun dia meyakini masyarakat dan mahasiswa kekinian tidak akan mudah dimanipulasi kepentingan elite.

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman. (Suara.com/M Yasir)
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman. (Suara.com/M Yasir)

"Jadi apa yang terjadi, desain-desain elite temasuk orang yang mengklaim sebagai civitas akademika itu kan elite, elite di kampus. Kalau rakyat di kampus itu kan mahasiswa terutama mahasiswa S1 kan. Tapi kalau sudah level birokrat kampus, itu kan elite, belum tentu anak-anak sekarang gampang dimanipulasi, diseret-seret, didorong-dorong oleh para elite itu," katanya.

Habiburokhman lantas membandingkan dengan pengalamannya sebagai aktivis 98.

Menurutnya, mahasiswa saat itu mengawali pergerakannya dengan memberi advokasi terhadap masyarakat, petani hingga buruh.

Puluhan Dewan Guru Besar UMY menyampaikan pesan moral kepada seluruh penyelenggara negara di kampus setempat, Sabtu (03/02/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
Puluhan Dewan Guru Besar UMY menyampaikan pesan moral kepada seluruh penyelenggara negara di kampus setempat, Sabtu (03/02/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

"Lalu isu pemakzulan baru muncul 98. Setelah itu baru lah birokrat-birokrat kampus, dosen, guru besar ikut. Kalau sekarang tiba-tiba birokrat-birokrat kampus segelintir ya bukan sebagian besar, segelintir mengatasnamakan kampus walaupun akhirnya diralat oleh rektor-rektornya. Mencoba seolah-olah mengkondisikan mahasiswa, ya menurut saya yang begini nggak akan laku kok," tuturnya.

"Anak-anak kita, adik-adik kita mahasiswa sudah cerdas kok. Mereka akan menilai dulu nih orang-orang mengajak-ngajak kita, kepentingannya apa?," pungkasnya.

Gelombang Seruan Pemakzulan Jokowi

baca juga

Isu pemakzulan Jokowi kembali muncul di tengah gelombang kritikan dari civitas akademika. Terbaru usulan pemakzulan tersebut disampaikan ekonom senior Faisal Basri.

Pengamat politik Faisal Basri [YouTube]
Pengamat politik Faisal Basri [YouTube]

Awalnya Faisal menyebut Pemilu 2024 tidak akan berjalan jujur dan adil, selama Jokowi masih menjabat sebagai presiden. Terlebih salah satu kontestannya merupakan Gibran Rakabuming Raka putra sulung Jokowi yang maju sebagai cawapres Prabowo Subianto.

"Tidak akan pemilu ini jujur dan adil selama Jokowi masih di situ (menjabat presiden), no way! Tidak mungkin Pemilu jujur adil sepanjang Jokowi masih di situ," ujar Faisal saat menjadi panelis pada peluncuran corupption perception index (CPI) atau indeks persepsi korupsi (IPK) periode 2023 yang digelar Transparency International Indonesia (TII) di Hotel JW Marriot, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2024).

Atas hal itu, Faisal mengusulkan agar Jokowi dimazulkan.

"Harus kita makzulkan Jokowi, harus kita paksa dia mundur. Tanpa itu, no way Pemilu jujur dan adil," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Kirim Polisi Mata-matai Ahok: Saya Masih Marah Ga Terima

Jokowi Kirim Polisi Mata-matai Ahok: Saya Masih Marah Ga Terima

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:40 WIB

Anies-Ganjar Kalah Pilpres 2024? Arie Kriting: Harga Diri Lebih Penting!

Anies-Ganjar Kalah Pilpres 2024? Arie Kriting: Harga Diri Lebih Penting!

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:39 WIB

Pernyataan Ahok Soal Jokowi Tak Bisa Kerja Bukan Pepesan Kosong, Buktinya Ada di Kampung Deret hingga MRT Jakarta

Pernyataan Ahok Soal Jokowi Tak Bisa Kerja Bukan Pepesan Kosong, Buktinya Ada di Kampung Deret hingga MRT Jakarta

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:03 WIB

Tegaskan Tak Akan Kampanye, Jokowi Jelaskan Ucapannya Soal Presiden Boleh Berkampanye

Tegaskan Tak Akan Kampanye, Jokowi Jelaskan Ucapannya Soal Presiden Boleh Berkampanye

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:25 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×