Bisnis Pendakian Nepal Masih Mati Pascagempa

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 20 Desember 2015 | 10:14 WIB
Bisnis Pendakian Nepal Masih Mati Pascagempa
Gunung Everest. (Shutterstock)

Suara.com - Phurba Tashi Sherpa masih ingat setik-detik gempa di Nepal 7 bulan lalu. Dia meratapi kantor jasa pendakian yang dia bangun sepanjang hidupnya yang kini berusia 44 tahun.

Sherpa adalah salah satu pengusaha jasa pendakian dan juga pendaki terbaik di Nepal. Sudah 21 kali dia menemani klien asing yang kaya untuk mendaki sampai puncak Gunung Everest.

Namun pondok, rumah dan restoran Sherpa hancur karena gempa hebat April lalu. Dia mengeluhkan respon pemerintah lambat. Padahal miliaran dolar bantuan dari barat mengalir.

Sherpa bercerita, sekarang pebisnis jasa pendakian gulung tikar dan belum bangkit. Mereka pensiun. Kalau pun ada yang masih bertahan, mereka memberhentikan kebanyakan stafnya karena persoalan pendapatan.

Sekarang infrastruktur pendakian di Everest hancur. Diprediksi sepanjang 2016 besok bisnis ini masih suram. Karena pasokan bahan bakar dan peralatan dari India terhenti karena blokade perbatasan.

"Semua yang saya bekerja untuk dihancurkan dalam satu menit," kata Sherpa. Rumah Sherpa ada di 23.000 kaki atau 7.000 meter di atas permukaan laut.

Sebelumnya gempa bumi itu menewaskan hampir 9.000 orang di pondoknya. Kebanyakan mereka tengah tertidur. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendaki Cacat Jepang Menyerah 700 Meter di Bawah Puncak Everest

Pendaki Cacat Jepang Menyerah 700 Meter di Bawah Puncak Everest

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2015 | 15:24 WIB

Korban Gempa Nepal Jadi Kuli Angkut Bantuan

Korban Gempa Nepal Jadi Kuli Angkut Bantuan

News | Senin, 21 September 2015 | 13:43 WIB

Perempuan Malang, Niat Bantu Korban Gempa, Malah Mati Sia-sia

Perempuan Malang, Niat Bantu Korban Gempa, Malah Mati Sia-sia

News | Rabu, 09 September 2015 | 07:18 WIB

Begini Kondisi Empat Bulan Pascagempa di Nepal

Begini Kondisi Empat Bulan Pascagempa di Nepal

News | Rabu, 02 September 2015 | 13:45 WIB

Ford Perkenalkan Tiga Mobil Baru di IIMS, Ini Datanya

Ford Perkenalkan Tiga Mobil Baru di IIMS, Ini Datanya

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2015 | 06:49 WIB

Wow, Dua Gunung Ini Menyediakan Layanan Wifi Gratis

Wow, Dua Gunung Ini Menyediakan Layanan Wifi Gratis

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 07:01 WIB

Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 04:30 WIB

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 01:30 WIB

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:05 WIB

Terkini

Cara Mencuci Helm yang Busanya Tidak Bisa Dilepas, Bersih Maksimal Tanpa Takut Rusak

Cara Mencuci Helm yang Busanya Tidak Bisa Dilepas, Bersih Maksimal Tanpa Takut Rusak

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 13:35 WIB

MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik

MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 13:34 WIB

Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan

Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 13:30 WIB

Tekanan Industri Makin Berat, Jaguar Land Rover Bakal Pangkas 4.000 Karyawan

Tekanan Industri Makin Berat, Jaguar Land Rover Bakal Pangkas 4.000 Karyawan

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 13:25 WIB

KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan

KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 13:21 WIB

5 Rekomendasi Aplikasi Edit Video Terbaik di iPad dan Tablet Android

5 Rekomendasi Aplikasi Edit Video Terbaik di iPad dan Tablet Android

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 13:20 WIB

5 HP Layar Lipat Terbaru yang Rilis Tahun 2026, Tak Cuma Samsung dan Apple

5 HP Layar Lipat Terbaru yang Rilis Tahun 2026, Tak Cuma Samsung dan Apple

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 13:02 WIB

Jangan Lupa Bahagia: Tamparan Realita Hidup Generasi Sandwich

Jangan Lupa Bahagia: Tamparan Realita Hidup Generasi Sandwich

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 13:00 WIB

Sinopsis Fragments of Truth, Drama China Terbaru Huang Jun Jie di Youku

Sinopsis Fragments of Truth, Drama China Terbaru Huang Jun Jie di Youku

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 12:50 WIB

Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!

Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!

Sulsel | Sabtu, 12 September 2026 | 12:43 WIB

×