Indonesia Pavilion Hadir di Annual Meeting IMF - WB 2018

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 09 Oktober 2018 | 11:56 WIB
Indonesia Pavilion Hadir di Annual Meeting IMF - WB 2018
Pengrajin batik, Jumiaty (kiri) dan Sugiyarto (kanan) merupakan salah satu UMKM binaan BNI yang ikut berpartisipasi dalam Indonesia Pavilion. Mereka mengenalkan batik tulis Lasem kepada seluruh delegasi yang hadir di Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank (WB) 2018 yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober 2018. (Foto: Dok. Indonesia Pavilion)

Suara.com - Tak cuma Indonesia, masyarakat dunia mulai menyukai batik, tidak heran jika batik Indonesia sudah go international. Ini terbukti dari nilai ekspor batik dari masa ke masa yang menunjukkan perkembangan positif.

Menurut data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), capaian nilai ekspor batik dan produk batik pada 2017 sebesar USD 58,46 juta atau setara Rp 889 miliar lebih (kurs USD 1 = Rp 15.210).

Pasar utama batik Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat (AS), dan negara-negara di Eropa. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ikut berperan aktif dalam industri kreatif, salah satunya batik.

Lembaga ini memiliki mitra binaan yang sudah go international pula. Di setiap momen potensial dalam memperluas citra batik nasional, BUMN selalu berusaha menampilkan kreasi-kreasi batik terkini. Salah satu momennya lewat Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank (WB) 2018, yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober 2018.

Di perhelatan internasional ini, BUMN menghadirkan Indonesia Pavilion, yang juga didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Keuangan.

Pengrajin batik, Jumiaty (kiri) dan Sugiyarto (kanan) merupakan salah satu UMKM binaan BNI yang ikut berpartisipasi dalam Indonesia Pavilion. Mereka mengenalkan batik tulis Lasem kepada seluruh delegasi yang hadir di Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank (WB) 2018 yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober 2018. (Foto: Dok. Indonesia Pavilion)
Pengrajin batik, Jumiaty (kiri) dan Sugiyarto (kanan) merupakan salah satu UMKM binaan BNI yang ikut berpartisipasi dalam Indonesia Pavilion di Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank (WB) 2018 yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober 2018. (Foto: Dok. Indonesia Pavilion)

Indonesia Pavilion itu sendiri merupakan pameran yang menampilkan banyak hal menarik tentang Indonesia dari segi pembangunan, bisnis, proyek-proyek strategis nasional, wisata hingga kekayaan seni budaya, serta kerajinan tangan khas Indonesia, termasuk batik Indonesia.

Salah satu pengrajin yang ikut berpartisipasi dalam Indonesia Pavilion adalah pengrajin batik asal Lasem, Jawa Tengah. Pengrajin batik tersebut adalah suami-istri Sugiyarto (53) dan Jumiaty (46) ini memproduksi Batik dengan warna alam.

Jumiaty memproduksi Batik Lasem dengan motif seperti Sekar Jagat (Bunga Sejagat) yang memiliki motif berbagai bunga, Batik Baganan yang memiliki motif Kawong Mata Dua, Kawong Bunder, Gitaran, Kawong Rambutan, Kawong Melati dan Sidomukti.

Salah satu warna khas dari batik Lasem adalah getih pitik atau merah darah ayam. Ini bukan berarti warna merah dihasilkan dari darah ayam asli, melainkan campuran dari bubuk pewarna merah alami dengan air lasem pada zaman dahulu.

Warna lain yang kerap menghiasai kain adalah merah, biru, oranye, kuning, dan cokelat. Pengrajin tersebut merupakan Mitra Binaan salah satu Bank BUMN yaitu BNI. Jumiaty selama enam tahun ini menjual Batik Warna Alam dengan kisaran harga Rp 100,000 hingga Rp 1,000,000 per kain.

Jumiaty mengaku sangat senang bisa ikut berpartisipasi di Indonesia Pavilion. Dengan adanya kesempatan ini, ia berharap, Batik bisa semakin dikenal luas, tak hanya di Asia, tetapi juga di dunia.

"Kami mengucapkan terima kasih, karena sudah diikutsertakan di acara ini. Harapan kami, dengan hadir di sini, semua pengunjung, termasuk para delegasi dapat mengetahui Batik Indonesia sehingga dapat go international," tutup Jumiaty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri

Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05 WIB

Menjahit Sukses Bersama BRI, Pekatan Batik Mendunia Lewat Sentuhan Modern

Menjahit Sukses Bersama BRI, Pekatan Batik Mendunia Lewat Sentuhan Modern

Bri | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:39 WIB

Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!

Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:40 WIB

5 Rekomendasi Gamis Jodha Akbar Beragam Motif: Bunga sampai Batik

5 Rekomendasi Gamis Jodha Akbar Beragam Motif: Bunga sampai Batik

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:47 WIB

Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara

Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:46 WIB

Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik

Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 21:29 WIB

Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:13 WIB

Spesial Imlek, Brand Fashion ini Sulap Porselen Klasik Tiongkok Jadi Batik Nusantara yang Memukau

Spesial Imlek, Brand Fashion ini Sulap Porselen Klasik Tiongkok Jadi Batik Nusantara yang Memukau

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:32 WIB

4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai

4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:32 WIB

5 Fakta Pramugari Gadungan yang Viral, Menyamar Pakai Seragam Berujung Terciduk di Soetta

5 Fakta Pramugari Gadungan yang Viral, Menyamar Pakai Seragam Berujung Terciduk di Soetta

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:36 WIB

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:38 WIB

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:15 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB