Ibu-Ibu, Ini Cara Bikin Ketupat Lebaran Anti Gagal

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:30 WIB
Ibu-Ibu, Ini Cara Bikin Ketupat Lebaran Anti Gagal
Ilustrasi ketupat, salah satu menu wajib saat Lebaran. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu-Ibu, Ini Cara Bikin Ketupat Lebaran Anti Gagal

Lebaran sudah pasti enaknya makan ketupat, tapi bikin ketupat sendiri sering kali gagal. Buat yang tidak biasa bikin ketupat, hasilnya kadang lembek, cair, atau masih keras alias tidak matang di dalam. Lantas bagaimana cara membuat ketupat yang benar tanpa gagal?

Ya, membuat ketupat memang susah-susah gampang. Apalagi jika memasaknya dengan daun. Biasanya kegagalan bikin ketupat sering disebabkan oleh salah takar, jenis beras, cara merebus, atau karena kulit ketupat yang terlalu tua alias sudah kering.

Nah, agar ketupat Lebaran tahun ini berhasil, yuk coba cara membuat ketupat Lebaran anti gagal berikut ini seperti Suara.com rangkum dari berbagai sumber.

Ilustrasi ketupat lebaran (Foto: shutterstock)
Ilustrasi ketupat lebaran (Foto: shutterstock)

Memilih beras

Beras untuk membuat ketupat bisa menggunakan beras pulen atau beras pera, tergantung selera. Namun, untuk menghasilkan ketupat yang empuk dan tahan lama, pilihlah beras sedang. Artinya tidak terlalu pulen dan tidak juga terlalu pera. Sehingga menghasilkan ketupat yang lembut.

Siapkan daun janur

Untuk membuat ketupat, anyaman daun janurnya tidak boleh sembarangan. Pilihlah daun janur yang muda agar ketika direbut nanti.

Cuci beras

baca juga

Dalam hal mencuci beras juga tidak boleh asal-asalan, karena jika pencuciannya salah, ketupat akan cepat basi. Jadi yang perlu diperhatikan adalah mencuci beras hingga bersih. Kemudian, rendam beras selama kurang-lebih tiga jam. Tambahkan kapur sirih dalam rendaman beras.

Masukkan ke daun janur

Turunkan sedikit lubang bagian ujung anyaman daun ketupat. Masukan beras yang sudah direndam ke dalam ketupat dengan sendok. Isi sebanyak 50-60 persen beras ke dalam volume ketupat jika ingin ketupat yang lunak. Tetapi, jika ingin lebih padat, isi sebanyak 70 persen.

Ikat ketupat

Setelah ketupat diisi semua, ikat ketupat setiap 8-10 buah sebelum direbus. Ini dilakukan untuk menjaga ketupat tetap menyatu di dalam panci rebusan.

Cara merebus

Siapkan panci yang sudah diisi air mendidih. Masukkan ketupat ke dalam panci berisi air panas. Pastikan semua ketupat terendam di dalam air. Rebus selama 3-4 jam. Tunggu sampai matang dengan kondisi panci tertutup. Jika Anda menggunakan panci presto maka waktu merebusnya bisa lebih cepat, yaitu cukup 2 jam.

Setelah waktu merebus cukup, periksa apakah ketupat sudah matang atau belum. Jika sudah tiriskan dari air. Lalu keringkan dengan cara diikat dan  atau digantung. Ketupat Lebaran siap disantap dengan opor ayam atau rendang.

Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Lontong Cap Go Meh yang 'Bersaudara' dengan Ketupat

Cerita Lontong Cap Go Meh yang 'Bersaudara' dengan Ketupat

Lifestyle | Jum'at, 20 April 2018 | 16:24 WIB

Ketupat Cokelat, Seperti Apa Ya Rasanya..?

Ketupat Cokelat, Seperti Apa Ya Rasanya..?

Lifestyle | Rabu, 13 Juli 2016 | 17:25 WIB

Mengenal Tradisi Lebaran "Topat"

Mengenal Tradisi Lebaran "Topat"

Lifestyle | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 15:15 WIB

Terkini

8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam

8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:20 WIB

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:10 WIB

6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan

6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:54 WIB

Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Diprediksi Paling Beruntung dan Bahagia

Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Diprediksi Paling Beruntung dan Bahagia

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:47 WIB

Sepatu Hoka Bondi Cocok untuk Apa? Ini 3 Seri Terpopuler Lengkap Harganya

Sepatu Hoka Bondi Cocok untuk Apa? Ini 3 Seri Terpopuler Lengkap Harganya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:28 WIB

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB

6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Kandungan Niacinamide dan Vitamin C

6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Kandungan Niacinamide dan Vitamin C

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:43 WIB

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 9 Juli 2026: Shio Naga hingga Babi Dihujani Hoki Besar

Ramalan 12 Shio Hari Ini 9 Juli 2026: Shio Naga hingga Babi Dihujani Hoki Besar

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:26 WIB

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:15 WIB

×