Penuh Pesona, Potret Sawahlunto dan 6 Situs Warisan Budaya UNESCO Terbaru

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Senin, 08 Juli 2019 | 12:31 WIB
Penuh Pesona, Potret Sawahlunto dan 6 Situs Warisan Budaya UNESCO Terbaru
Kawasan Tambang Ombilin Sawahlunto [ig @exploresawahlunto]

Suara.com - Kabar gembira belum lama ini datang dari Indonesia. Pada Sabtu, 6 Juli 2019 silam, Kawasan Tambang Ombilin Sawahlunto resmi ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO.

Sidang situs Warisan Dunia UNESCO yang ke-43 ini sendiri dilaksanakan di Baku, Azerbaijan dari tanggal 30 Juni hingga 10 Juli 2019.

Selama itu pula, UNESCO terus mengumumkan situs-situs di seluruh dunia yang layak mendapat gelar sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Dilansir dari laman resmi UNESCO, rupanya masih ada 6 situs lain yang juga ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO bersamaan dengan Sawahlunto.

Berikut ketujuh situs Warisan Dunia UNESCO tersebut beserta potret memesona masing-masing lokasi yang ada.

1. Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)

Sawahlunto merupakan kawasan tambang batu bara yang terletak di Sumatra Barat dan didirikan pada zaman kolonial Belanda, tepatnya pada akhir abad ke-19 hingga awal abad 20.

Selain sebagai pusat penambangan di masa penjajahan, Sawahlunto juga memiliki fasilitas penyimpanan tambang dan rel kereta api yang menghubungkan antara tambang dengan dermaga.

2. Dilmun Burial Mounds

baca juga
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)

Terletak di Bahrain, Dilmun Burial Mounds adalah sebuah kompleks pemakamanan yang dibangun antara tahun 2050 hingga 1750 SM.

Totalnya, terdapat 11.774 bukit pemakamanan yang ada di kompleks ini. Dulunya, pemakaman itu sendiri memiliki bentuk menara silinder.

Pemakaman Dilmun ini adalah bekas-bekas dari pendudukan masyarakat Dilmun pada zaman dulu, tepatnya saat Bahrain masih menjadi pusat perdagangan.

3. Budj Bim Cultural Landscape

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)

Berada di daerah asal Aborigin di barat daya Australia, Budj Bim Cultural Landscape merupakan situs yang terdiri dari gunung api Budj Bim dan danau Tae Rak.

Selain itu, ada pula terusan dan bendungan yang dulu digunakan untuk menampung banjir sekaligus menangkap belut khas Australia yang disebut kooyang.

4. Archaeological Ruins of Liangzhu City

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (UNESCO/Hangzhou Liangzhu Archaeological - Site Administrative District Management Committee)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (UNESCO/Hangzhou Liangzhu Archaeological - Site Administrative District Management Committee)

Terletak di dekat sungai Yangtze, reruntuhan di Liangzhu merupakan sisa-sisa peradaban dari tahun 3300 - 2300 SM.

Reruntuhan ini disebut-sebut sebagai contoh dari masa pemerintahan serta kependudukan di zaman Neolitik China yang masih berbasis pada beras.

Selain itu, banyak arkeolog pun mempelajari sistem pertanian, monumen, konservasi air, dan hierarki sosial dari reruntuhan yang ada di Liangzhu.

5. Jaipur City, Rajasthan

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)

Kota Jaipur yang dibatasi oleh benteng di Rajasthan, India, merupakan kota yang dibangun pada tahun 1727 oleh Sawai Jai Singh II.

Di kota ini, nyaris semua bangunan mulai dari pasar, rumah, hingga kuil memiliki struktur yang serupa.

Kota Jaipur sendiri dibangun dengan perpaduan ide dari Hindu kuno, budaya Mughal modern, hingga budaya Barat.

6. Mozu-Furuichi Kofun Group: Mounded Tombs of Ancient Japan

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)

Terletak di dataran tinggi di Osaka, Mozu-Furuichi Kofun Group adalah tempat pemakaman yang berisikan 49 kofun atau bukit pemakaman dalam bahasa Jepang.

Uniknya, kofun di Mozu-Furuichi dapat memiliki bentuk lubang kunci, kerang, lingkaran, dan lain sebagainya.

Selain itu, pemakaman di sini pun dihiasi dengan figur tanah liat yang dapat merepresentasikan rumah, peralatan, senjata, hingga bayangan manusia.

Pemakaman ini sendiri menggambarkan perbedaan antara kelas-kelas sosial yang ada di Jepang pada abad ke-3 hingga ke-6 Masehi.

7. Megalithic Jar Sites, Xiengkhouang

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)
Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru (Google Maps)

Terakhir, terdapat dataran di Laos yang disebut dengan Dataran Kendi karena memiliki lebih dari 2.100 kendi batu dari jaman Megalithikum yang digunakan untuk pemakaman.

Disebutkan, kendi-kendi batu ini merupakan cara orang-orang pada era 500 SM - 500 Masehi melakukan penguburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joshua SEVENTEEN Siap Berpidato di Markas Besar UNESCO Paris pada 25 Juni

Joshua SEVENTEEN Siap Berpidato di Markas Besar UNESCO Paris pada 25 Juni

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:45 WIB

Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad

Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad

Foto | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:00 WIB

Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards

Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards

Foto | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:30 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Pemprov Sumut Dorong Ulos Mendunia, Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO

Pemprov Sumut Dorong Ulos Mendunia, Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO

News | Rabu, 05 November 2025 | 09:59 WIB

Sejarah Terukir di Samarkand: Bahasa Indonesia Disahkan sebagai Bahasa Resmi UNESCO

Sejarah Terukir di Samarkand: Bahasa Indonesia Disahkan sebagai Bahasa Resmi UNESCO

News | Rabu, 05 November 2025 | 00:19 WIB

Indonesia Siap Tambah Bahasa Portugis ke Kurikulum, Ini Alasan Strategisnya

Indonesia Siap Tambah Bahasa Portugis ke Kurikulum, Ini Alasan Strategisnya

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:19 WIB

Mengintip Sawah Luhung: Lubang Tambang Batu Bara Sawahlunto yang Kini Jadi Tempat Pendidikan

Mengintip Sawah Luhung: Lubang Tambang Batu Bara Sawahlunto yang Kini Jadi Tempat Pendidikan

Video | Selasa, 02 September 2025 | 12:05 WIB

Lokomotif Mak Itam Kembali Dioperasikan Untuk Wisatawan

Lokomotif Mak Itam Kembali Dioperasikan Untuk Wisatawan

Foto | Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Investasi Atau Degradasi? UNESCO Pertanyakan Komitmen Indonesia untuk Pulau Padar

Investasi Atau Degradasi? UNESCO Pertanyakan Komitmen Indonesia untuk Pulau Padar

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:36 WIB

Terkini

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:16 WIB

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:02 WIB

Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama

Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 20:04 WIB

6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia

6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 19:10 WIB

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:48 WIB

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:39 WIB

Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:20 WIB

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:35 WIB

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

×