Mengenal Istilah Food Koma, Serangan Kantuk Sehabis Makan Kenyang

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 20 Juli 2021 | 17:35 WIB
Mengenal Istilah Food Koma, Serangan Kantuk Sehabis Makan Kenyang
Ilustrasi mengantuk. (Shutterstock)

Suara.com - Perut kenyang setelah makan memang terasa nikmat. Tetapi pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memberikan efek terlalu nyaman hingga menimbulkan rasa kantuk

Jika kamu juga kerap mengantuk setelah makan padahal masih harus tetap beraktivitas, bisa jadi kamu mengalami food koma. Dalam istilah medis, food koma disebut juga postprandial somnolence. 

Secara harafiah, postprandial” memiliki arti 'setelah makan'. Sementara somnolence berarti 'merasa ngantuk'. Kondisi itu terjadi akibat dari apa yang dilakukan organ pencernaan selama proses makan.

Dikutip dari Ruang Guru, ketika mengunyah, perut akan memproduksi hormon gastrin yang bisa memicu produksi cairan untuk menghancurkan makanan di dalam perut. Sisa-sisa makanan yang sudah dihancurkan itu lalu mengalir ke usus kecil.

Ilustrasi mengantuk saat bekerja (freepik.com/freepik)
Ilustrasi mengantuk (freepik.com/freepik)

Sewaktu proses tersebut berlangsung, pankreas akan mengeluarkan insulin, mengedarkannya ke peredaran darah untuk membantu sel dalam penyerapan glukosa supaya makanan bisa berubah jadi energi.

Setelahnya, insulin mengirimkan beberapa asam amino ke otak, termasuk triptofan. 

Triptofan itu lah senyawa kimia yang bertugas menimbulkan rasa kantuk. Ketika triptofan memasuki otak, akan berubah menjadi serotonin, hormon yang menimbulkan perasaan senang. Lalu berubah menjadi melatonin, hormon spesifik yang menyebabkan mengantuk. 

Selain itu, glukosa yang diserap dari karbohidrat juga bisa menutup sel otak bernama neuron orexin, yang bertanggung jawab agar tubuh tetap bangun dan terjaga. 

Meski begitu, rasa kantuk setelah makan masih bisa dicegah, kok. Sebab sumber insulin dalam penyerapan glukosa itu terdapat pada makanan berkarbohidrat.

baca juga

Jadi, makanan dengan karbohidrat tinggi akan lebih berpotensi menimbulkan rasa kantuk. 

Seringkali food coma tidak bisa dihindari. Sehingga beberapa orang melakukan siasat agat tidak mengantuk setelah makan, terutama saat jam makan siang. Seperti minum kopi ataupun melakukan olahraga ringan di sela aktivitas.

Tetapi yang utama sebenarnya awasi porsi makan. Jangan terlalu berlebihan, apalagi mengandung karbohidrat tinggi.

Kedua, cara makan. Makanlah dengan pelan dan jangan terburu-buru. Hal ini supaya hormon di tubuh punya waktu untuk kembali seimbang. 

Selain itu, pastikan makan makanan yang seimbang. Jangan terlalu banyak lemak atau tepung. Tapi lebih baik perbanyak makan sayur dan vitamin yang cukup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Kopi, 5 Minuman Ini Juga Ampuh Bikin Mata Melek

Tak Cuma Kopi, 5 Minuman Ini Juga Ampuh Bikin Mata Melek

Your Say | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:44 WIB

Ngeri Detik-Detik Truk Tangki Terguling, Ternyata Ini Hukuman untuk Sopir yang Mengantuk

Ngeri Detik-Detik Truk Tangki Terguling, Ternyata Ini Hukuman untuk Sopir yang Mengantuk

Otomotif | Sabtu, 29 Mei 2021 | 17:12 WIB

Waduh, Ternyata 5 Makanan ini Bisa Sebabkan Rasa Kantuk, Apa Saja?

Waduh, Ternyata 5 Makanan ini Bisa Sebabkan Rasa Kantuk, Apa Saja?

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 17:14 WIB

Terkini

5 Sepeda City Bike Termurah, Mulai Rp1 Jutaan untuk Keliling Kota hingga Berangkat Kerja

5 Sepeda City Bike Termurah, Mulai Rp1 Jutaan untuk Keliling Kota hingga Berangkat Kerja

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:57 WIB

6 Sepatu Lari Reebok untuk Daily yang Lagi Diskon, Nyaman dan Bisa Buat Kasual

6 Sepatu Lari Reebok untuk Daily yang Lagi Diskon, Nyaman dan Bisa Buat Kasual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:41 WIB

8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam

8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:20 WIB

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:10 WIB

6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan

6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:54 WIB

Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Diprediksi Paling Beruntung dan Bahagia

Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Diprediksi Paling Beruntung dan Bahagia

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:47 WIB

Sepatu Hoka Bondi Cocok untuk Apa? Ini 3 Seri Terpopuler Lengkap Harganya

Sepatu Hoka Bondi Cocok untuk Apa? Ini 3 Seri Terpopuler Lengkap Harganya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:28 WIB

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB

6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Kandungan Niacinamide dan Vitamin C

6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Kandungan Niacinamide dan Vitamin C

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:43 WIB

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB

×