5 Cara Sederhana Biar Gak Jadi People Pleaser, Berdasarkan Psikologi!

Husna Rahmayunita, Dita Alvinasari

Rabu, 14 Mei 2025 | 19:19 WIB
5 Cara Sederhana Biar Gak Jadi People Pleaser, Berdasarkan Psikologi!
Ilustrasi people pleaser. [Unsplash]

3. Belajar jujur dengan kebutuhan sendiri

Kamu tidak berkewajiban untuk memenuhi keinginan semua orang. Oleh karena itu, latih dirimu untuk menyampaikan batasan secara jujur namun lembut.

Hal ini bisa dilakukan dengen berkata, "Aku sebenarnya ingin bantu antar kamu ke bandara, tapi itu akan membuatku terlambat kerja. Mungkin bisa lain kali ya."

Langkah kecil seperti ini bisa membuatmu lebih nyaman berkata tidak, tanpa merasa bersalah atau takut dianggap egois.

4. Tetapkan tujuan dan mulai ubah pilihan

Mulailah dengan hal sederhana seperti melakukan tiga hal yang kamu sukai dalam sehari. Tuliskan niat tersebut dan tempelkan di tempat yang mudah terlihat.

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu kamu lebih fokus pada kebutuhan diri sendiri daripada kebutuhan orang lain.

Sebuah studi tahun 2020 menemukan bahwa orang yang mulai fokus pada tujuannya sendiri akan merasa lebih percaya diri dan mampu menjaga batasan dalam hubungan sosialnya.

5. Bangun kepercayaan diri

baca juga

Orang yang sering menyenangkan orang lain cenderung merasa bersalah saat menolak permintaan.

Namun, perlu diingat bahwa kamu berhak diperlakukan dengan hormat dan pantas mendapatkan kebahagiaan.

Terapis keluarga Darlene Lancer menyebut bahwa people pleaser bisa memberi rasa aman sesaat, tapi pada akhirnya akan menimbulkan konflik batin. 

People pleaser bisa saja berkata ya kepada orang lain, padahal ingin berkata sebaliknya. Hal ini tentu begitu melelahkan dan menguras emosi.

Meskipun tidak mudah, kamu bisa mulai lebih menegaskan kebutuhan diri kamu sendiri dengan cara yang tetap menghargai orang lain.

Reaksi orang mungkin tak selalu positif, bisa saja ada yang mencoba membuatmu merasa bersalah, tapi seiring waktu, kamu akan merasa lebih kuat, dan lebih damai.

Ingat, perubahan butuh proses, tapi kamu pantas hidup bebas dari tekanan untuk selalu menyenangkan orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Hal yang Akan Terjadi Saat Memperlakukan Buruk Orang Lain

Ini Hal yang Akan Terjadi Saat Memperlakukan Buruk Orang Lain

News | Senin, 12 Mei 2025 | 16:15 WIB

Kenali 5 Tanda Doi Bakal Ghosting Kamu menurut Psikologi, Hati-Hati biar Gak Patah Hati!

Kenali 5 Tanda Doi Bakal Ghosting Kamu menurut Psikologi, Hati-Hati biar Gak Patah Hati!

Lifestyle | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:22 WIB

Bukan Cuma Meditasi, Ini 3 Kebiasaan Unik yang Bisa Bikin Bahagia menurut Psikologi

Bukan Cuma Meditasi, Ini 3 Kebiasaan Unik yang Bisa Bikin Bahagia menurut Psikologi

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2025 | 17:17 WIB

Hati-Hati, Ini 5 Tanda Halus Pasangan Mau Minta Putus menurut Psikologi

Hati-Hati, Ini 5 Tanda Halus Pasangan Mau Minta Putus menurut Psikologi

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 18:34 WIB

Dukungan Sosial atau Ilusi Sosial? Realita Psikologis Ibu Baru

Dukungan Sosial atau Ilusi Sosial? Realita Psikologis Ibu Baru

Your Say | Kamis, 10 April 2025 | 12:34 WIB

Mengasuh dengan Kesadaran, Antara Ilmu atau Sekadar Tren Psikologi?

Mengasuh dengan Kesadaran, Antara Ilmu atau Sekadar Tren Psikologi?

Your Say | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:23 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×