Geger 212 Beras Oplosan! Ini Panduan Cerdas Cara Mengenali Beras Asli dan Palsu

Rifan Aditya

Selasa, 15 Juli 2025 | 14:47 WIB
Geger 212 Beras Oplosan! Ini Panduan Cerdas Cara Mengenali Beras Asli dan Palsu
ilustrasi beras, cara mengenali beras oplosan (Nathan Cima/unplash)

Suara.com - Memastikan makanan terbaik yang tersaji untuk keluarga adalah prioritas utama seorang ibu. Namun, belakangan para ibu dibuat resah lantaran Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satgas Pangan Polri mengungkap ada 212 merek beras oplosan yang dijual bebas di pasaran.

Praktik ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mengancam kualitas gizi dan kesehatan keluarga. Makanya, ibu-ibu perlu tahu cara mengenali beras oplosan dan cirinya seperti apa.

Apa beda beras oplosan dan beras asli? Lalu sebahaya apa efek yang ditimbulkan dari beras oplosan ini jika dikonsumsi anak-anak dan anggota keluarga?

Jangan khawatir, Bu! Dengan bekal pengetahuan yang tepat, Anda bisa menjadi garda terdepan untuk melindungi keluarga dari praktik curang ini. Mari kita bongkar bersama cara mengenali beras oplosan agar tak lagi terkecoh.

Apa Itu Beras Oplosan?

Secara sederhana, beras oplosan adalah beras yang dicampur untuk tujuan mengeruk keuntungan besar bagi produsen.

Praktik yang sering terjadi adalah mencampur beras kualitas premium yang mahal dengan beras kualitas medium atau bahkan rendah yang lebih murah, lalu menjualnya dengan harga premium.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bahkan menyebut praktik ini ibarat "menjual emas 18 karat tapi dibilang 24 karat."

Ada pula modus yang lebih berbahaya, yaitu memoles kembali beras yang sudah rusak (kuning atau berjamur) dengan zat kimia seperti pemutih agar terlihat putih dan menarik. Sehingga beras rusak menjadi tampak baru dan bisa dijual lebih mahal. 

Bahaya beras oplosan

baca juga
  1. Kerugian Finansial:
    Ibu membayar harga premium untuk kualitas yang tidak sepadan.
  2. Kualitas Menurun:
    Nasi yang dihasilkan tidak pulen, cepat basi, atau teksturnya aneh.
  3. Ancaman Kesehatan:
    Jika oplosan menggunakan beras rusak atau bahan kimia berbahaya seperti pemutih dan pengawet, konsumsi jangka panjang dapat memicu gangguan pencernaan hingga kerusakan organ vital.

4 Cara Mudah Mengenali Beras Oplosan

Tak perlu alat canggih, ibu cerdas bisa memanfaatkan panca indra untuk mengenali tanda-tanda beras oplosan sebelum tertipu membelinya. Berikut panduan praktis yang dirangkum berdasarkan saran ahli:

1. Cek Bentuk dan Warna

Lihat baik-baik beras sebelum membeli. Menurut Pakar Teknologi Industri Pertanian dari IPB, Prof Tajuddin Bantacut, ciri beras oplosan bisa dikenali secara kasat mata.

  • Warna Beras Tidak Seragam

Beras asli berkualitas memiliki warna bening atau putih susu yang seragam.

Waspada jika dalam satu kemasan terdapat campuran beras yang sangat putih (seperti kapur) dengan beras yang kusam atau kekuningan. Ini adalah indikasi pencampuran.

  • Ukuran Beras dan Bentuk Tidak Sama

Ciri beras oplosan sering kali menampakkan butiran yang campur aduk. Ada yang panjang, ada yang bulat pendek, dan banyak butiran patah (menir).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Merek Sania hingga Raja Platinum, Ini 4 Produsen Raksasa di Pusaran Kasus Beras Oplosan

Ada Merek Sania hingga Raja Platinum, Ini 4 Produsen Raksasa di Pusaran Kasus Beras Oplosan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:12 WIB

Nasi di Rumah Lembek Warnanya Aneh? Awas, Itu Ciri Beras Oplosan Kata Pakar IPB

Nasi di Rumah Lembek Warnanya Aneh? Awas, Itu Ciri Beras Oplosan Kata Pakar IPB

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:02 WIB

Nasi di Piring Ternyata Beras Oplosan: DPR Murka, Rano Karno Ancam Tindak BUMD Nakal

Nasi di Piring Ternyata Beras Oplosan: DPR Murka, Rano Karno Ancam Tindak BUMD Nakal

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 13:55 WIB

Diduga Curangi Konsumen, Satgas Pangan Polri Periksa 25 Pemilik Merek Beras yang Diduga Dioplos

Diduga Curangi Konsumen, Satgas Pangan Polri Periksa 25 Pemilik Merek Beras yang Diduga Dioplos

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 13:39 WIB

Polemik Dugaan Beras Oplosan Food Station Tjipinang Jaya, Rano Karno Bereaksi

Polemik Dugaan Beras Oplosan Food Station Tjipinang Jaya, Rano Karno Bereaksi

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 13:38 WIB

Jangan Beli! Daftar 26 Merek Beras Oplosan: dari Alfamidi sampai Ramos Premium

Jangan Beli! Daftar 26 Merek Beras Oplosan: dari Alfamidi sampai Ramos Premium

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 13:29 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×