Pabrik Aqua Disidak KDM: Dituduh Penyebab Banjir, Padahal Dulu Dapat Penghargaan Ridwan Kami

Farah Nabilla

Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:41 WIB
Pabrik Aqua Disidak KDM: Dituduh Penyebab Banjir, Padahal Dulu Dapat Penghargaan Ridwan Kami
Ilustrasi air kemasan Aqua. (X.com)

Suara.com - Aqua menjadi sorotan media paska Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan sidak ke pabrik Aqua di Subang, Jawa Barat. Dalam kunjungan yang terekam dan viral di media sosial itu, Dedi terlihat menyoroti aktivitas pengambilan air tanah dalam jumlah besar yang dinilai berpotensi menimbulkan banjir dan kerusakan lingkungan.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Rabu (22/10/2025), Dedi tampak mendatangi kompleks pabrik Aqua. Ia menanyakan langsung kepada pihak manajemen mengenai sumber air yang digunakan dalam produksi.

Namun, Dedi dibuat terkejut ketika mengetahui bahwa Aqua di Subang menggunakan dua sumur bor dalam, bukan air pegunungan sebagaimana banyak dipercaya masyarakat.

Ia pun menyoroti potensi dampak ekologis dari pengambilan air tanah secara besar-besaran, terutama terhadap resapan air, banjir, dan kelangsungan sumber air masyarakat sekitar.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga meminta agar izin pengambilan air tanah dan izin operasional perusahaan ditinjau ulang, sembari mengingatkan agar data volume air yang diambil tidak dimanipulasi demi menghindari kerusakan lingkungan di masa depan.

Selain soal sumber air, Dedi turut menyoroti kendaraan truk perusahaan yang beroperasi melebihi kapasitas muatan, yang menurutnya bisa memperpendek usia infrastruktur jalan di wilayah Subang.

Menanggapi sidak tersebut, PT Tirta Investama, produsen Aqua di bawah naungan Danone Indonesia, memberikan klarifikasi resmi. Dalam keterangannya, perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan air dari sumur bor biasa, melainkan dari akuifer dalam yang terlindungi secara alami.

Pernyataan resmi Aqua pada Kamis, 23/10/2025 menyatakan bahwa air Aqua berasal dari sistem hidrogeologi pegunungan, bukan dari sumur bor biasa. Pengambilan air dilakukan sesuai izin pemerintah dan diawasi oleh Badan Geologi serta Kementerian ESDM.

Aqua juga menjelaskan bahwa proses pengambilan air tidak mengganggu sumber air masyarakat, karena lapisan akuifer dalam tidak bersinggungan dengan air permukaan yang digunakan warga.

baca juga

Terkait tudingan dampak lingkungan, perusahaan menegaskan bahwa pengambilan air dilakukan berdasarkan kajian ilmiah bersama para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Selain itu, mereka memiliki Kebijakan Perlindungan Air Tanah Dalam (Ground Water Resources Policy) untuk menjaga kelestarian sumber daya air serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar.

Perusahaan juga memastikan bahwa semua kewajiban pajak dan retribusi air telah dipenuhi secara resmi dan transparan melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Aqua Pernah Dapat Penghargaan dari Ridwan Kamil

Menariknya, beberapa tahun sebelumnya, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) ini justru pernah mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Barat terdahulu, Ridwan Kamil, atas kontribusinya dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Peresmian Bersama Proyek-Proyek CSR Jawa Barat 2018–2019, di mana Ridwan Kamil menyerahkan apresiasi kepada tujuh pabrik Danone-Aqua di Jawa Barat, termasuk pabrik di Subang, Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, dan Cianjur.

Kala itu, Ridwan Kamil memuji Aqua atas konsistensinya menjalankan program CSR berkelanjutan, seperti penyediaan akses air bersih untuk masyarakat, konservasi sumber daya air, edukasi sanitasi, dan pengelolaan lingkungan melalui program Blue Operations.

Bahkan, Aqua menerima penghargaan khusus sebagai perusahaan yang secara konsisten melaksanakan program tanggung jawab sosial berkelanjutan, diterima langsung oleh VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.

Kini, Dedi Mulyadi melakukan tindakan berkebalikan dengan Ridwan Kamil. Ia justru menuding pabrik Aqua menimbulkan banjir. 

Demikian itu ringkasan isu Dedi Mulyadi melakukan sidak dan tuding pabrik Aqua timbulkan banjir.

Sementara itu, Aqua menegaskan komitmennya untuk tetap transparan dan beroperasi sesuai prinsip keberlanjutan, sembari membuka ruang dialog dengan pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respon Bahlil Setelah Dedi Mulyadi Cabut 26 Izin Pertambangan di Bogor

Respon Bahlil Setelah Dedi Mulyadi Cabut 26 Izin Pertambangan di Bogor

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati

Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:02 WIB

Datangi Pabrik Aqua Lagi, Dedi Mulyadi Ungkap Sumber Airnya yang Tak Sesuai Iklan

Datangi Pabrik Aqua Lagi, Dedi Mulyadi Ungkap Sumber Airnya yang Tak Sesuai Iklan

News | Minggu, 26 Oktober 2025 | 07:28 WIB

Babak Baru Kasus Ridwan Kamil, Lisa Mariana Singgung Hasil Tes DNA dan Bukti Tambahan

Babak Baru Kasus Ridwan Kamil, Lisa Mariana Singgung Hasil Tes DNA dan Bukti Tambahan

Entertainment | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 20:44 WIB

Terpopuler: Penghasilan YouTube KDM yang Sidak Pabrik AQUA hingga Aturan Umrah Mandiri

Terpopuler: Penghasilan YouTube KDM yang Sidak Pabrik AQUA hingga Aturan Umrah Mandiri

Lifestyle | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

News | Senin, 02 November 2026 | 09:03 WIB

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

News | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

Foto | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

News | Senin, 02 November 2026 | 08:55 WIB

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:50 WIB

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:49 WIB

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

×