- Kilang Ras Tanura merupakan fasilitas minyak tertua dan terbesar di Arab Saudi.
- Kapasitas pengolahan Ras Tanura mencapai 550.000 barel per hari untuk pasar dunia.
- Arab Saudi mengoperasikan delapan kilang raksasa melalui skema mandiri maupun kemitraan global.
Suara.com - Kilang minyak Saudi Aramco di Ras Tanura dilaporkan menjadi sasaran serangan drone dan rudal pada Senin (2/3/2026).
Serangan di kilang minyak Saudi Aramco yang dikaitkan dengan ketegangan geopolitik Iran ini memicu kekhawatiran global akan stabilitas pasokan energi.
Sebab, Ras Tanura bukanlah titik sembarangan, melainkan salah satu fasilitas energi paling vital dan strategis di dunia.
Namun, Arab Saudi sebagai pengekspor minyak olahan terbesar di dunia memiliki deretan kilang minyak dengan kapasitas fantastis yang menjadi urat nadi ekonomi global.
Selain Ras Tanura, berikut ini daftar kilang minyak raksasa yang dimiliki Arab Saudi.

1. Kilang Ras Tanura
Kilang Ras Tanura adalah kilang minyak Arab Saudi paling besar dan tertua yang terletak di Provinsi Timur dan sudah beroperasi sejak 1945.
Kilang minyak yang menjadi target utama serangan Iran ini 100 persen dimiliki oleh Saudi Aramco.
Karena posisinya yang paling strategis, kilang minyak ini yang elayani pasar internasional.
Menjadi target utama serangan terbaru, kilang ini terletak di Provinsi Timur dan sudah beroperasi sejak 1945.
Kilang minyak ini memiliki kapasitas pengolahan sekitar 550.000 barel per hari (bpd).
Angka ini mencakup sekitar 16% dari total kapasitas kilang nasional Arab Saudi.
2. SATORP
SATORP merupakan kilang minyak hasil kerja sama internasional antara Arab Saudi dan raksasa energi Prancis.
Kepemilikan perusahaan ini 62,5 persen milik Saudi Aramco dan 37,5 persen milik TotalEnergies.