Bolehkah Zakat Fitrah Diberikan ke Keluarga Sendiri? Ini Penjelasan Hukumnya

Nur Khotimah Suara.Com
Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:24 WIB
Bolehkah Zakat Fitrah Diberikan ke Keluarga Sendiri? Ini Penjelasan Hukumnya
Cara hitung zakat fitrah, siapa saja yang wajib berzakat? (Pixabay)

Suara.com - Zakat fitrah menjadi salah satu amalan di akhir Ramadan untuk menjadikan ibadah puasa sepanjang bulan paripurna.

Adapun dengan zakat fitrah sesuai dengan namanya, jiwa seseorang bisa kembali ke fitrahnya yang suci. 

Sebagai salah satu bentuk zakat dalam ajaran Islam seperti zakat mal, zakat fitrah juga tak bisa disalurkan ke sembarang orang.

Lantas, timbul pertanyaan apakah zakat fitrah boleh diberikan ke keluarga seperti saudara atau anak sendiri.

Mari kenali siapa saja yang berhak dan layak nuntuk menjadi penerima zakat fitrah.

Ada Delapan Kriteria Penerima Zakat

Berapa Nominal Zakat Fitrah 2026 dalam Bentuk Uang?  [freepik]
Ilustrasi zakat fitrah.  [freepik]

Melansir laman Baznas Yogyakarta, hukum dan tuntunan zakat telah diatur sedemikian rupa dalam Quran maupun hadist Rasulullah.

Mengutip tuntunan dari At Taubah ayat 60, ada delapan golongan yang layak menerima zakat atau sering disebut dengan asnaf.

Berikut adalah beberapa asnaf yang telah diatur sesuai tuntunan ayat tersebut.

  • Fakir

Fakir adalah orang yang tidak memiliki harta dan tidak memiliki pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup paling dasar.

Baca Juga: Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah dari Orang Lain Agar Dapat Pahala Berlipat Ganda

Fakir layak menerima zakat karena kondisinya yang sangat kekurangan sehingga mereka kesulitan untuk sekadar makan di hari raya.

  • Miskin

Berbeda dengan fakir, miskin adalah orang yang memiliki pekerjaan atau penghasilan, namun jumlahnya tetap tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum.

Miskin layak menerima zakat agar mereka dapat merasakan kecukupan pangan dan kegembiraan yang sama seperti umat Muslim lainnya saat Idulfitri.

  • Amil

Yakni para petugas yang ditunjuk secara resmi untuk mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan zakat kepada yang berhak.

Amil layak menerima zakat sebagai bentuk upah atau apresiasi atas waktu dan tenaga yang mereka curahkan dalam menjalankan amanah zakat.

  • Mualaf

Mereka yang baru memeluk agama Islam atau orang yang sedang didekatkan hatinya kepada Islam layak menerima zakat sebagai bentuk dukungan moral dan finansial agar keimanan mereka semakin kuat dan merasa terbantu dalam komunitas Muslim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI