Detik-detik Mencekam Jelang Orde Baru Runtuh, Soeharto dan BJ Habibie Malah Panas Akibat Ini

Metro

Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:26 WIB
Detik-detik Mencekam Jelang Orde Baru Runtuh, Soeharto dan BJ Habibie Malah Panas Akibat Ini
Kolase foto Soeharto (HM Suharto) dan BJ Habibie. (Instagram/titieksoeharto ; Suara.com/Ismail)

Niat Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto, untuk menjadi penguasa seumur hidup berakhir tragis pada tahun 1998. Masyarakat bersatu-padu menggulingkan Soeharto dari kursi RI 1 dan otomatis menghentikan era pemerintahan orde baru.

Banyak momen serba cepat sekaligus sangat emosional terjadi di masa-masa transisi tersebut. Hal inilah yang diceritakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kanal YouTube Total Politik.

Yusril menceritakan pengalaman yang disaksikannya selama menjadi penulis naskah pidato untuk Soeharto dan BJ Habibie.

"Jadi Pak Harto itu memang sudah ada pikiran begitu (mengundurkan diri)," kata Yusril, dikutip pada Jumat (20/1/2023).

Bahkan saat itu Soeharto sempat menggunakan istilah "lengser keprabon", alias sudah siap bila harus meletakkan jabatannya sebagai RI 1.

"(Soeharto bilang) 'Saya kan sudah lama. Saya ini mau lengser keprabon'. Cuma dia tidak terlalu yakin dengan Pak Habibie bisa meneruskan ini," tutur Yusril.

Alhasil malam sebelum bulat memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya, Soeharto memanggil BJ Habibie yang notabene wakil presidennya.

Ditegaskan pula oleh Yusril, Soeharto bukannya mengajak Habibie untuk turut meletakkan jabatannya, tetapi hanya merasa belum yakin dengan calon penerusnya.

"Enggak (Soeharto tidak berharap Habibie ikut mundur). Kan memang harus digantikan oleh wakil presiden, kalau tidak kan vakum kekuasaan," beber Yusril.

baca juga

Padahal saat itu Indonesia tidak boleh sedetik pun vakum kekuasaan lantaran besarnya tensi krisis yang terjadi. Bahkan Yusril sempat menyebut armada pasukan Amerika Serikat sudah berjaga di wilayah terdekat dan bisa sewaktu-waktu menyerang, sehingga keberadaan presiden sangat diperlukan.

Namun saat itu Yusril tidak tahu apa yang dibicarakan Soeharto dan Habibie saat bertemu empat mata. Baru belakangan, ketika Habibie sudah menjabat sebagai RI 1, terungkap apa yang terjadi.

Bukan diskusi yang tenang, rupanya Soeharto dan Habibie sempat terlibat perdebatan panas.

"Barangkali, ya hanya masalah temperamen saja. Pak Habibie kan kalau bicara temperamen tinggi. Jadi (waktu itu) Pak Harto nanya, 'Bagaimana? Keadaan seperti ini. Kalau saya mundur, apa Saudara Habibie sanggup mengambil alih tanggung jawab?'" ujar Yusril.

"(Habibie) Langsung berdiri, 'Pak, saya wakil presiden, setiap saat saya harus siap menjadi presiden'," ungkap Yusril melanjutkan.

Tak disangka, sikap tegas sang Presiden ke-3 Indonesia ini sempat membuat Soeharto sedikit tidak enak hati. Yusril menduga hal ini berkaitan dengan perangai masing-masing, di mana Habibie yang berasal dari Sulawesi Selatan sementara Soeharto yang orang Jawa tulen.

"Ini kan temperamen tinggi, bukan berarti dia orang tidak sopan, tapi nada bicara Pak Habibie. Jadi mungkin ini yang membuat Pak Harto agak kurang enak," jelas Yusril.

Namun Yusril menduga sikap tersinggung Soeharto bukan karena tidak rela jabatannya diambilalih oleh Habibie.

"Mungkin ya, kalau mengatakan dengan bahasa yang halus, menghadapi orang Jogja ini. Saya saja walaupun ngomong seenaknya nggak sampai bikin Pak Harto marah," pungkas Yusril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Ngeri Soeharto Bikin Jenderal Tak Mampu Tolak Titah, Malah Bertekuk Lutut sama 'Anak Kecil' Ini

Cerita Ngeri Soeharto Bikin Jenderal Tak Mampu Tolak Titah, Malah Bertekuk Lutut sama 'Anak Kecil' Ini

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:51 WIB

Rocky Gerung Bandingkan 'Kejamnya' Era Soeharto sampai Jokowi, Ruhut Sitompul: Mulut Bau Comberan!

Rocky Gerung Bandingkan 'Kejamnya' Era Soeharto sampai Jokowi, Ruhut Sitompul: Mulut Bau Comberan!

Metro | Kamis, 19 Januari 2023 | 15:21 WIB

Jokowi Dukung Yusril Maju jadi Capres, tapi Masih Ada Presidential Threshold, Refly Harun: Omong Kosong!

Jokowi Dukung Yusril Maju jadi Capres, tapi Masih Ada Presidential Threshold, Refly Harun: Omong Kosong!

News | Senin, 16 Januari 2023 | 12:45 WIB

Sepak Terjang Manuver Politik Yusril yang Didukung Jokowi Buat Nyapres

Sepak Terjang Manuver Politik Yusril yang Didukung Jokowi Buat Nyapres

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:49 WIB

Mengenal Bomber Il-28, Sang Rajawali Laut dari Era Orde Lama

Mengenal Bomber Il-28, Sang Rajawali Laut dari Era Orde Lama

Your Say | Kamis, 12 Januari 2023 | 10:15 WIB

Dapat Dukungan Jokowi, PBB Ditantang Cari Kendaraan Politik untuk Majukan Yusril di Pilpres

Dapat Dukungan Jokowi, PBB Ditantang Cari Kendaraan Politik untuk Majukan Yusril di Pilpres

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 08:51 WIB

Terkini

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya

7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB

Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan

Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:24 WIB

Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!

Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:20 WIB

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

DPR | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:17 WIB

Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan

Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:10 WIB

Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:10 WIB

×