Pengamat: Golkar Akan Kesulitan Mencari Koalisi

Doddy Rosadi Suara.Com
Sabtu, 12 April 2014 | 10:35 WIB
Pengamat: Golkar Akan Kesulitan Mencari Koalisi
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Partai Golkar diprediksi akan kesulitan untuk mencari partai politik yang mau untuk diajak berkoalisi. Menurut Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, partai politik peserta pemilu legislatif kemungkinan akan lebih memilih melakukan koalisi dengan PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Karena, dua parpol itu yang menjadi “magnet” dalam pemilu legislatif lalu.

“Sekarang semua parpol akan berpikir realistis bahwa saat ini yang kuat adalah kubu PDIP dengan capres Jokowi dan kubu Gerindra dengan capres Prabowo. Parpol lain juga sepertinya sudah belajar dari pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya di mana Golkar menempatkan dua kaki. Upaya Golkar untuk menggandeng Nasdem kemungkina sulit terlaksana karena Surya Paloh sepertinya ingin melepaskan imej partai itu dari Golkar. Menurut saya, posisi Aburizal Bakrie untuk maju ke pilpres saat ini di ujung tanduk,” kata Said kepada suara.com ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (12/4/2014).

Said menambahkan, peluang Golkar menggandeng partai politik untuk berkoalisi adalah Partai Hanura dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Namun, suara dari parpol tersebut tidak cukup untuk meloloskan calon Presiden dari Partai Golkar yaitu Aburizal Bakrie ke pemilu Presiden.

Said mengungkapkan, sejumlah parpol yang berada di luar tiga besar seperti Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional kemungkinan besar akan memilih berkoalisi dengan PDI Perjuangan atau Partai Gerindra.

“Golkar bisa saja mendekati PKS tetapi saya ragu melihat kemungkinan pasangan Ical dan Anis Matta dalam pemilu Presiden nanti. Sepertinya PKS akan lebih memilih dengan Gerindra daripada koalisi dengan Golkar,” ungkap Said.

Berdasarkan hitung cepat yang dilakukan Populi Center, Golkar meraih 15 persen suara dan berada di bawah PDI Perjuangan yang meraih 19 persen suara. Sedangkan Partai Gerindra meraih 12 persen suara. Partai Demokrat yang merupakan pemenang pemilu 2009 di posisi empat dengan 10 persen diikuti PKB (8 persen), Partai Amanat Nasional (7,4 persen), Partai Persatuan Pembangunan (7 persen), Partai Keadilan Sejahtera (6,6 persen), Partai Nasional Demokrat (6,4 persen), Partai Hanura (5 persen), Partai Bulan Binang (1,4 persen) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (1 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI