"Perempuan Berjenggot" Dituding Sebabkan Bencana Banjir Balkan

Ruben Setiawan

Jum'at, 23 Mei 2014 | 14:24 WIB
"Perempuan Berjenggot" Dituding Sebabkan Bencana Banjir Balkan
Pemenang Eurovision Conchita Wurst dalam sebuah konser di Wina, Austria. (Reuters/Heinz-Peter Bader)

Suara.com - Sejumlah pemuka agama menyalahkan juara kompetisi menyanyi Eurovision, Conchita Wurst, sebagai penyebab timbulnya banjir dahsyat di kawasan Balkan. Menurut mereka, banjir itu merupakan hukuman dari Tuhan atas kemenangan si "perempuan berjenggot" dalam kompetisi tersebut.

Conchita Wurst, adalah penyanyi transgender asal Austria. Baru-baru ini dirinya menjuarai Eurovision Song Contest (ESC) yang digelar di Kopenhagen, Denmark. Conchita adalah penyanyi transgender pertama yang menjadi pemenang di kontes itu sejak tahun 1966.

Namun, sejak itu, dirinya kerap mendapat kecaman. Gelombang kecaman kian santer pasca bencana banjir yang melanda kawasan Balkan beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan, banjir menewaskan 50 orang dan memaksa 150.000 orang meninggalkan rumah.

Menurut sejumlah pemuka agama, kemenangan Conchita adalah penyebab banjir tersebut. Pendeta Amfilohije dari Montenegro misalnya, menyebut banjir itu bukanlah kebetulan, melainkan sebuah peringatan.

"Tuhan mengirimkan hujan sebagai peringatan agar manusia menjauhi sisi liar," tulis Amfilohije dalam situs e.novine.

Tak cuma Amfilohije. Pemimpin spiritual kaum Ortodoks Serbia timur, pendeta Irenej, juga menganggap bencana yang terjadi adalah hukuman atas kemaksiatan mereka dan dengan itu Tuhan membasuh Serbia dari dosanya.

Tak hanya dari pemuka agama, Conchita, yang berhasil menyisihkan 25 kontestan lain dari seluruh Eropa itu juga dikecam dari berbagai pihak, baik dari Austria maupun negara lain seperti Rusia, Armenia, dan Belarusia. Bahkan, seperti dilansir dari BBC, mereka yang mengecam Conchita menyebut kontes menyanyi Eurovision sebagai "sarang sodomi". Memang, orientasi seksual Conchita menjadi alasan protes tersebut. Masih banyak kelompok masyarakat yang belum menerima kehadiran kaum homoseksual dan gay.

Menanggapi serangan yang datang bertubi-tubi, Conchita mencoba bersikap tenang.

"Saya hanya bisa berterima kasih atas perhatian Anda. Jika ini hanya soal saya dan kepribadian saya, saya bisa menerimanya," kata Conchita, yang terlahir dengan nama Thomas Neuwirth itu. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih dari 20 Tewas Akibat Banjir di Balkan

Lebih dari 20 Tewas Akibat Banjir di Balkan

News | Minggu, 18 Mei 2014 | 04:01 WIB

"Perempuan Berjenggot" Juarai Kontes Menyanyi Terakbar Eropa

"Perempuan Berjenggot" Juarai Kontes Menyanyi Terakbar Eropa

Entertainment | Minggu, 11 Mei 2014 | 13:44 WIB

Terkini

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 14:04 WIB

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Opini | Sabtu, 05 September 2026 | 14:01 WIB

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:00 WIB

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:58 WIB

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Sulsel | Sabtu, 05 September 2026 | 13:53 WIB

Bingung Cari Aktivitas Keluarga Akhir Pekan? Bisa Lari Santai hingga Bertemu Snoopy!

Bingung Cari Aktivitas Keluarga Akhir Pekan? Bisa Lari Santai hingga Bertemu Snoopy!

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 13:49 WIB

DPR Dorong RUU Perampasan Aset Juga Bidik Kejahatan Perbankan, Harris Turino: Itu Juga Sadis

DPR Dorong RUU Perampasan Aset Juga Bidik Kejahatan Perbankan, Harris Turino: Itu Juga Sadis

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:44 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul

Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 13:43 WIB

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:38 WIB

×