Prabowo-Hatta Banjir Kampanye Negatif, Jokowi-JK Diserbu Kampanye Fitnah

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 06 Juni 2014 | 18:28 WIB
Prabowo-Hatta Banjir Kampanye Negatif, Jokowi-JK Diserbu Kampanye Fitnah
Deklarasai pemilu damai dan berintegritas di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (3/6). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menjadi calon presiden yang menerima paling banyak kampanye negatif jelang pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang, demikian hasil riset percakapan media sosial oleh Politicawave, Jumat (6/6/2014).

Kampanye negatif yang dimaksud Politicawave dalam siaran persnya, merupakan bentuk-bentuk kampanye politik yang berupaya mengupas dan memamerkan rekam jejak negatif dan kesalahan para kandidat.

Menurut data Politicawave, yang menganalisis percakapan bernada negatif di media sosial Twitter, Facebook, YouTube, Blog, Forum Online, dan Situs berita online, sebanyak 86,5 persen kampanye bernada miring terhadap Prabowo-Hatta adalah kampanye negatif.

"Seperti diberhentikan dari militer, menolak panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, dan keluar ke Yordania," jelas Politicawave.

Sementara kampanye fitnah, tentang Prabowo dan Hatta hanya berjumlah 13,5 persen. Kampanye fitnah soal Prabowo-Hatta antara lain soal pemukulan di kantor Komisi Pemilihan Umum dan penipuan bahwa Prabowo punya dua kewarganegaraan.

Sementara pasangan nomor dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, menurut pantauan Politicawave selama periode 1 hingga 31 Mei lalu, adalah yang paling banyak diserang oleh kampanye fitnah.

Sekitar 94,9 persen sentimen negatif soal Jokowi-Kalla di media online berisi informasi sesat penuh fitnah. Sejumlah kampanye palsu soal Jokowi dan Kalla di media online adalah soal soal agama dan ras Jokowi, surat pemeriksaan oleh kejaksaan agung dalam kasus bus Transjakarta, dan iklan kematian Jokowi.

Adapun kampanye negatif tentang Jokowi-Kalla hanya sekitar 5,1 persen. Beberapa di antaranya seperti video kritikan Kalla terhadap Jokowi dan tentang mobil Esemka di Solo, Jawa Tengah.

Meski demikian, Politicawave menegaskan bahwa kampanye hitam belum tentu berasal dari lawan-lawan politik atau tim sukses para pasangan calon presiden tersebut.

"Masyarakat juga harus cerdas dan bijak dalam menghadapi kampanye hitam. Selalu periksa sumber berita penyebaran kampanye hitam tersebut," imbau Politicawave, sambil mewanti-wanti untuk jangan mudah percaya pada akun anonim di Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu: Harusnya Ali Masykur Tak Jadi Tim Sukses

Bawaslu: Harusnya Ali Masykur Tak Jadi Tim Sukses

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 17:40 WIB

Lima Menteri Diduga Pakai Dana Bansos untuk Kampanye

Lima Menteri Diduga Pakai Dana Bansos untuk Kampanye

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 17:32 WIB

Bawaslu Investigasi Laporan Anggota Babinsa Ikut Arahkan Dukungan

Bawaslu Investigasi Laporan Anggota Babinsa Ikut Arahkan Dukungan

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 16:47 WIB

Bila Jokowi Tak Hadir, Bawaslu Ambil Sikap Tegas

Bila Jokowi Tak Hadir, Bawaslu Ambil Sikap Tegas

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 16:25 WIB

JK Klaim Pasangan Jokowi-JK Tak Punya Dosa Sosial

JK Klaim Pasangan Jokowi-JK Tak Punya Dosa Sosial

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:40 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB