Fans Jokowi Bikin Video "Owl City untuk Ajak Hindari "Black Campaign"

Siswanto

Selasa, 17 Juni 2014 | 15:37 WIB
Fans Jokowi Bikin Video "Owl City untuk Ajak Hindari "Black Campaign"
Jokowi hadiri peringatan World Oceans Day di gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/6). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pesta demokrasi di Tanah Air tengah memasuki masa kampanye pilpres. Untuk menarik hati para voters, berbagai cara dilakukan oleh kedua kandidat.

Akhir-akhir ini di media massa sering didengar istilah black campaign dan negative campaign yang kerap meresahkan dan memicu konflik horizontal. Namun, di tengah-tengah kegaduhan pesta demokrasi, akhirnya muncul kreativitas yang berasal dari kaum muda melalui video musik dengan judul 'Jokowi-JK Presiden Kita, Owl City - Good Time' yang diunggah melalui situs Youtube.

Video ini seolah menjadi antitesis dari kampanye negatif yang selama ini beredar melalui berbagai media yang kerap meresahkan masyarakat.

Berbeda dengan video kampanye pasangan Jokowi-JK sebelumnya, klip parody yang di-upload tanggal 13 Juni 2014 oleh akun Fajrina Maya (@Fajrinamaya) berdurasi 3.19 menit itu menjadi heboh di Youtube.

Selain karena lirik lagunya yang bagus dan menggunakan nama "Owl City," video klip ini memperlihatkan bahwa kaum muda juga dapat terlibat dan bergairah dalam kancah politik melalui cara-cara yang kreatif.

Scene awal video tersebut menceritakan seorang pemuda yang jenuh melihat perpolitikan di Indonesia yang dipenuhi orang-orang bermental koruptif dan tidak berprestasi dibidangnya. Bahkan, saat ini penyakit korupsi telah menjangkiti seluruh lembaga negara baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

Dalam scene berikutnya muncul beberapa anak-anak muda di pasar, perkantoran, taman yang berbicara bahwa Indonesia kedepan butuh pemimpin yang mau bekerja. Dia bisa melakukan perubahan dengan jujur, tegas, sederhana dan memiliki jiwa kepemimpinan yang merakyat. Sosok itu digambarkan melekat dalam diri Jokowi-JK.

Selanjutnya, dengan ekspresi gembira, anak-anak muda bergoyang sambil teriak "Jokowi-JK Ooo.. Ooo..". Mereka menyambut gempita munculnya calon presiden dan wakil presiden Jokowi-JK sebagai pasangan yang tepat untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

Scene ditutup dengan ajakan untuk memilih pasangan nomor urut dua pada pemilihan presiden 9 Juli 2014.

Dari scene awal sampai akhir, terlihat lokasi pengambilan klip video itu bertempat di Pasar Tanah Abang dan Waduk Pluit, Jakarta Utara. Anak-anak muda itu ingin memperlihatkan bagaimana keberhasilan Jokowi menata kota Jakarta, yang semula semrawut dan kumuh menjadi tertata indah dan menyenangkan di dua daerah terkenal itu.

"Jokowi baru jadi gubernur saja, enaknya sudah bisa kita rasakan. Apalagi kalo jadi presiden. Taman kota, transportasi, penataan PKL bisa jadi contoh. Itu prestasi Jokowi. Makanya aku ajak temen-temen ku bikin video ini. Kita (anak muda) juga harus terlibat untuk Indonesia ke depan, meski itu dengan cara kita sendiri," kata Fajrina Maya saat ditanya mengenai pembuatan video.

Meski baru tiga hari diunggah, video tersebut sudah dilihat lebih dari 30 ribu orang, dan dibanjiri komentar bernada pujian. Tidak hanya itu, video ini juga masuk populer youtube dengan katagori hiburan. Seperti komentar yang diutarakan beberapa viewers video yang diunggah ke Youtube pada tanggal 13 Juni 2014 ini.

"To be honest, gue males banget untuk ngomongin politik dan jarang banget ngomongin topik pilpres di sosial media. Tapi yang satu ini bener-bener worth to share karena gue melihat dari sisi kreativitas mereka," kata Eunike Kartini.

"Daripada kampanye hitam, mending kampanye positif aja. Daripada menjelek-jelekkan calon lain, mereka membuat sebuah video klip musik unik untuk Jokowi-JK," kata Rian Yulianto W.

"Ceria lagunya, bersih hati pemimpinnya," ekonom Faisal Basri menambahkan.

Silakan kunjungi tautan ini untuk melihat langsung video kreatif dan fun tersebut. 'Jokowi-JK Presiden Kita, Owl City - Good Time' [PARODY] https://youtu.be/x5f0smH0JMM

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Akui Tabloid "Obor Rakyat" Turunkan Elektabilitasnya

Jokowi Akui Tabloid "Obor Rakyat" Turunkan Elektabilitasnya

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 12:45 WIB

Pengacara Jokowi: Polisi Harus Bongkar Aktor Intelektual Obor Rakyat

Pengacara Jokowi: Polisi Harus Bongkar Aktor Intelektual Obor Rakyat

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 11:35 WIB

Elektabilitas Stagnan, Jokowi Akui Mesin Partainya Belum Maksimal

Elektabilitas Stagnan, Jokowi Akui Mesin Partainya Belum Maksimal

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 10:37 WIB

Terkini

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

×