Jubir Aburizal Bakrie Sesalkan Kemarahan Elite PDI Perjuangan

Siswanto | Suara.com

Kamis, 03 Juli 2014 | 12:11 WIB
Jubir Aburizal Bakrie Sesalkan Kemarahan Elite PDI Perjuangan
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) dan peserta Rapimnas VI Partai Golkar (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Pemilik stasiun TV One Aburizal Bakrie melalui juru bicaranya, Lalu Mara, menyayangkan sikap elite PDI Perjuangan yang sampai mengerahkan massa dalam merespon pemberitaan stasiun TV One. Seharusnya, kata dia, elite partai tersebut menempuh mekanisme yang ada untuk menyampaikan keberatan.

"Kami menyayangkan sekali. Kalau tidak puas, apalagi misalnya isi berita itu dianggap merugikan, kan jalurnya sudah ada. Minta saja hak jawab, lalu mengadu ke KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Dan kalau memang dianggap pelanggaran, bisa mengadu ke polisi," kata Lalu Mara kepada suara.com, Kamis (3/7/2014).

Menurut Lalu Mara, langkah elite PDI Perjuangan yang mengungkapkan kemarahannya dan menyerukan untuk mengepung TV One, tidak mencerminkan sikap menjaga kebebasan pers yang bertangung jawab.

Lalu Mara menyarankan kepada pihak PDI Perjuangan untuk membawa alat bukti konten berita yang dipersoalkan ke KPI. (baca: Sekjen PDI Perjuangan Serukan Siaga Satu untuk Kepung TV One)

"Nanti KPI bisa lihat juga dan mana yang menjadi keberatan," kata Lalu Mara.

Lalu Mara mengatakan telah bicara dengan pihak TV One dan konten yang dipersoalkan oleh PDI Perjuangan itu merupakan hasil wawancara dengan Priyanto.

Sebelumnya, politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari sangat marah dengan pemberitaan stasiun TV One yang menurutnya mengesankan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini diisi oleh kader Partai Komunis Indonesia.

“Isu PDI Perjuangan digoreng dan dijadikan stigma,” kata Eva kepada suara.com, semalam.

Isu tersebut, antara lain berawal dari kunjungan kerja beberapa kader PDI Perjuangan, di antaranya Pramono Anung, Eva Kusuma Sundari, dan Rieke Dyah Pitaloka, ke negeri Cina selama sepuluh hari. Seperti diketahui, partai berkuasa di Cina adalah Partai Komunis.

“Hanya karena 10 hari di Cina, lalu distigma belajar komunis,” kata Eva.

Yang membuat Eva makin geram adalah yang pernah berkunjung ke negeri Cina bukan hanya kader PDI Perjuangan. Kader-kader dari partai lain pun, katanya, pernah ke sana, tapi tidak disoal TV One.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Pemberitaan TVOne, KPI Pusat Gelar Rapat

Bahas Pemberitaan TVOne, KPI Pusat Gelar Rapat

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 08:03 WIB

Repdem Akan Adukan Tv One ke Dewan Pers, KPI, dan Bawaslu

Repdem Akan Adukan Tv One ke Dewan Pers, KPI, dan Bawaslu

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 04:59 WIB

Repdem: Pemberitaan Tv One Soal PDIP Mirip Fitnah Orba

Repdem: Pemberitaan Tv One Soal PDIP Mirip Fitnah Orba

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 03:21 WIB

Ini Penjelasan tvOne Soal Pemberitaan PDIP Usung Kader PKI

Ini Penjelasan tvOne Soal Pemberitaan PDIP Usung Kader PKI

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 00:01 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB