Mubarok Bantah Ritz Carlton dan Senci Residence Jadi Posko Timses Anas

Siswanto

Senin, 14 Juli 2014 | 15:18 WIB
Mubarok Bantah Ritz Carlton dan Senci Residence Jadi Posko Timses Anas
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok di Pengadilan Tipikor (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Achmad Mubarok mengakui, ia bersama tim sukses pemenangan Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pernah rapat di Ritz Carlton dan Senayan City Residence Jakarta Pacific Place. Tapi Mubarok membantah tempat itu dijadikan posko pemenangan.

"Saya menyebutnya bukan posko karena itu hanya sewa ruangan saja," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu saat bersaksi untuk terdakwa Anas di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2014).

Mubarok yang merupakan mantan Ketua Tim Pemenangan Anas Urbaningrum dalam Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung ini mengatakan rapat pada waktu itu yang mengambil tempat di Jakarta diikuti oleh para timses dan Ketua DPC. Sedangkan bila tempat rapatnya di luar Ibukota Jakarta, biasanya koordinator wilayah yang hadir.

Mubarok mengakui rapat timses Anas diselenggarakan di tempat yang berbeda-beda lantaran seringkali pertemuan tim diikuti juga oleh pengurus partai yang mendukung calon lain. "Tidak ada (posko), saya tidak pernah tahu poskonya dimana," kata Mubarok.

Khusus rapat di hotel Ritz Carlton, kata Mubarok, biasanya hanya mengambil tempat di restoran. Sedangkan rapat di Senayan City dilangsungkan di ruang rapat, bukan ruang kamar.

"Saya tidak pernah pertemuan di kamar, tidak tahu yang lain, kalau saya tidak pernah, biasanya di ruang rapat" kata Mubarok.

Itu sebabnya, Mubarok mengaku tak tahu bila ada pihak yang menyewa unit kamar di Ritz Carlton dan Senayan City Residence untuk posko pemenangan.

Dalam dakwaan Anas, jaksa memaparkan adanya penerimaan uang sebesar Rp84,515 miliar dan 36,070 dolar AS yang digunakan untuk persiapan pencalonan Anas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada 2010.

Masih dalam dakwaan, uang itu kemudian digunakan, antara lain untuk biaya sewa posko tim relawan pemenangan Anas di apartemen Senayan City Residence selama enam bulan, mulai 18 Januari 2010-17 Juli 2010 sebesar 30,900 dolar AS dan posko II di Ritz Carlton untuk penggunaan tanggal 12 April-26 Mei 2010.

Disebutkan pula ada pertemuan dengan 513 DPC dan DPD pada Januari 2010 di Senayan City. Pertemuan kedua di tempat yang sama yang dihadiri 430 DPC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anas Tak Pernah Bicara Biaya Kongres Demokrat

Anas Tak Pernah Bicara Biaya Kongres Demokrat

News | Senin, 14 Juli 2014 | 13:26 WIB

Wafid Ngaku Pernah Dimintai Duit Rp500 Juta oleh Mahyuddin

Wafid Ngaku Pernah Dimintai Duit Rp500 Juta oleh Mahyuddin

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 17:29 WIB

Anas Bantah Bertemu Wafid Bahas Hambalang

Anas Bantah Bertemu Wafid Bahas Hambalang

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 15:58 WIB

Terkini

Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda

Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:00 WIB

Cegah Main Mata, Komjak Pasang Mata Awasi Kasus Korupsi Eks Jampidsus

Cegah Main Mata, Komjak Pasang Mata Awasi Kasus Korupsi Eks Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:59 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti

Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:49 WIB

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:48 WIB

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:46 WIB

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:38 WIB

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:37 WIB

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

×