Ilmuwan Stem Sel Jepang Tewas Gantung Diri

Ruben Setiawan

Selasa, 05 Agustus 2014 | 22:20 WIB
Ilmuwan Stem Sel Jepang Tewas Gantung Diri
Yoshiki Sasai, wakil direktur Pusat Pengembangan Biologi di Riken Institut yang tewas bunuh diri. (Reuters/Kyodo)

Suara.com - Seorang ilmuwan Jepang yang bekerja di pusat penelitian stem cell tewas bunuh diri. Menurut keterangan pejabat pemerintahan, sang ilmuwan mengakhiri nyawanya sendiri akibat stres dan kelelahan yang menderanya selama berbulan-bulan.

Ilmuwan tersebut bernama Yoshiki Sasai. Sasai adalah salah satu peneliti yang tengah mengerjakan penelitian teknologi penyembuhan sel-sel tubuh yang rusak, bahkan menumbuhkan organ tubuh manusia yang baru.

Jenazah Sasai ditemukan Selasa (5/8/2014) pagi di institut Riken, Kobe, Jepang. Institut itu adalah tempat Sasai bekerja selama ini.

"Sudah dikonfirmasi bahwa itu adalah bunuh diri," kata seorang juru bicara polisi. "Ia tewas dengan menggantung diri," lanjut si juru bicara.

Menurut juru bicara institut Riken, Satoru Kagaya, ilmuwan berusia 52 tahun itu dirawat ke rumah sakit pada bulan Maret lalu. Setelah itu, Sasai menjadi lebih menutup diri dari media pemberitaan terkait kontroversi penelitian timnya. Kagaya menambahkan, Sasai terdengar "sangat lelah" ketika berbicara dengan dirinya melalui telepon sekitar bulan Mei atau Juni lalu.

Sebagai wakil direktur Pusat Pengembangan Biologi di Riken, Sasai menjadi pengawas penulis Haruko Obokata, yang sempat menggegerkan dunia biologi molekuler saat tulisannya dipublikasikan di jurnal ilmiah Inggris, Nature, bulan Januari silam. Tulisan itu dicabut setelah memunculkan kontroversi selama berbulan-bulan dan dimuat di laman depan surat kabar Jepang.

Yang memicu kontroversi adalah temuan Sasai dan timnya tersebut. Dalam jurnal tersebut, Sasai, Obokata, dan timnya mengungkap cara yang sangat mudah untuk memprogram ulang sel hewan dewasa menjadi keadaannya saat embrio. Dengan demikian, sel-sel tersebut dapat dibangun menjadi berbagai jenis sel.

Namun, pertanyaan kemudian mulai bermunculan terkait kebenaran dari riset Sasai dan kawan-kawan. Pasalnya, ilmuwan lain tidak bisa melakukan replikasi sel seperti yang diklaim oleh Sasai dan koleganya. Belakangan, setelah melakukan penyelidikan, institut Riken mengungkap bahwa Obokata, rekan peneliti Sasai, melakukan aksi plagiarisme, bahkan mengarang-ngarang sendiri isi jurnal tersebut. Akibatnya, kredibilitas dunia ilmu pengetahuan Jepang pun dipertanyakan.

Setelah bersusah payah melawan klaim yang dikeluarkan Riken, Obokata akhirnya sepakat untuk mencabut makalah tersebut dari jurnal Nature. Kendati makalah itu dicabut, Sasai masih yakin bahwa hasil penelitiannya yang disebut Stimulus-Triggered Acquisition of Pluripotency, atau sel STAP benar-benar bisa terwujud.

Obokata mengaku syok dengan keputusan Sasai untuk bunuh diri. Sasai meninggalkan lima pesan kematian, dua di antaranya ditujukan kepada pejabat senior Riken. Kagaya, si juru bicara Riken menolak mengungkap isi dari surat tersebut. Ia juga tidak mau menyebutkan kepada siapa tiga surat lainnya ditujukan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Ironi Yogyakarta, Termasuk Provinsi Paling Bahagia Tapi Catat Suicide Tertinggi RI

Ironi Yogyakarta, Termasuk Provinsi Paling Bahagia Tapi Catat Suicide Tertinggi RI

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:35 WIB

Anak Sekarang Rentan Depresi, Wamenkes Sebut Percobaan Bunuh Diri Siswa Naik 2,7 Kali Lipat

Anak Sekarang Rentan Depresi, Wamenkes Sebut Percobaan Bunuh Diri Siswa Naik 2,7 Kali Lipat

News | Jum'at, 04 September 2026 | 16:46 WIB

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Penembakan SMP Katholik Filipina, Siswa Bawa Pistol Kaliber 45 ke Ruang Kelas

Penembakan SMP Katholik Filipina, Siswa Bawa Pistol Kaliber 45 ke Ruang Kelas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB

Kasus dr Icha Meninggal Karena Apa? Kini Keluarga Lapor Polisi

Kasus dr Icha Meninggal Karena Apa? Kini Keluarga Lapor Polisi

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 09:10 WIB

Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan

Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:11 WIB

Terkini

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

×