Jokowi: Kondisi Pemerintahan Baru Seperti Cuma Nengak-Nengok

Doddy Rosadi

Sabtu, 16 Agustus 2014 | 13:31 WIB
Jokowi: Kondisi Pemerintahan Baru Seperti Cuma Nengak-Nengok
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo. [Rumgapres/Abror]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berjanji akan membantu Presiden dan Wakil Presiden baru.

Menurut Jokowi, , banyak masalah belum terselesaikan. Dukungan Susilo Bambang Yudhoyono penting seperti memberitahu mana masalah yang baru, sedang dan sudah diselesaikan, sehingga pemerintah selanjutnya bisa menyelesaikannya.

"Ini untuk memuluskan jalannya transisi," katanya.

Saat menyampaikan nota keuangan dan RAPBN 2015 di depan sidang DPR RI, SBY juga menyebutkan bahwa RAPBN ini disiapkan oleh pemerintahnya, tetapi nantinya dijalankan oleh pemerintahan baru di bawah pasangan presiden terpilih.

Ini artinya, kata Jokowi, Presiden SBY siap membantunya dalam menyusun pondasi pemerintahan ke depan melalui proses transisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Model transisi seperti ini sangat bagus. Tidak hanya untuk pemerintah pusat, tetapi juga di pergantian gubernur, wali kota atau bupati, sebab pemimpin yang baru saja terpilih seringkali tak dapat langsung tancap gas melaksanakan program andalan, karena tak diikut-sertakan ke dalam pembahasan APBN atau APBD,” kata Jokowi.

Jokowi mengistilahkan kondisi kepemimpinan yang baru seperti itu sebagai "CNN" atau "cuma nengak-nengok". Karena itu harus ada proses transisi sehingga pejabat yang baru ini bisa langsung bekerja, bukan hanya nengak-nengok.

Orang nomor satu di balaikota Jakarta ini mengaku, kondisi itu pernah dialami dirinya ketika menjadi wali kota Surakarta dan gubernur DKI Jakarta untuk yang pertama kali. Dirinya terpaksa menjalankan rancangan program pemimpin sebelumnya sampai bisa memasukkan program andalannya di dalam pembahasan anggaran perubahan di akhir tahun.

Oleh karena itu, dia ingin keberadaan tim transisi Jokowi-Jusuf Kalla menjadi 'trend' baru di dunia politik Indonesia. Untuk itulah Jokowi membentuk tim transisi yang bertugas mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kelembagaan di bawah presiden dan wakil presiden, termasuk struktur kabinet. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ditagih Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Jokowi Ditagih Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

News | Sabtu, 16 Agustus 2014 | 10:06 WIB

Jokowi Minta SBY Sisihkan Anggaran Program

Jokowi Minta SBY Sisihkan Anggaran Program

News | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 19:15 WIB

Terkini

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:43 WIB

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:29 WIB

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:28 WIB

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:21 WIB

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:15 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:07 WIB