Warga Kediri Meninggal Saat Antre BBM

Ardi Mandiri

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 18:13 WIB
 Warga Kediri Meninggal Saat Antre BBM
Pengendara antre untuk pengisian BBM jenis premium. [Antara/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Seorang warga bernama Sujidin (54), asal Desa Tunge, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meninggal dunia saat antre bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di daerah itu.

Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kediri AKP Budi Nurtjahjo, Sabtu (30/8/2014), mengatakan korban mengaku pusing saat mengisi bahan bakar di SPBU Carikan, Kecamatan Wates.

"Korban saat itu antre mengisi bahan bakar, dan setelah mengisi, korban mengaku pusing dan selanjutnya oleh petugas SPBU disuruh istirahat dulu," ucapnya.

Korban, lanjut dia, langsung dibawa ke puskesmas setempat, namun dalam perjalanan ke puskesmas ternyata korban diketahui sudah meninggal dunia.

Pihaknya mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab korban meninggal dunia, sebab masih dimintakan hasil "visum et repertum" dari tim medis. Namun, dari hasil pemeriksaan tubuh, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Di sejumlah SPBU wilayah Kediri baik di kota ataupun di kabupaten, sampai saat ini bahan bakar minyak bersubsidi masih belum lancar. Tidak semua SPBU ada stok, bahkan jika ada pun, jumlahnya terbatas, sehingga tidak sebanding dengan permintaan.s

Seperti di Kota Kediri, di SPBU Kelurahan Muning, Kecamatan Mojoroto. Puluhan warga masih memadati SPBU tersebut, sambil membawa kendaraan ataupun jerigen. Mereka rela menunggu sejak pagi, ampai mobil pembawa bahan bakar datang.

"Saya antre sejak pagi, jam 06.00 WIB, itupun dapat antrean belakang. Saat ini masih menunggu, sampai bahan bakar datang," ungkap Puryani, salah seorang warga yang antre.

Puryani mengatakan, ia membawa dua jerigen besar yang akan diisi premium. Ia rencananya akan mengisi premium sebanyak 60 liter dan akan dijual lagi.

Petugas di SPBU Muning, Huda mengatakan saat ini memang untuk premium belum datang dan dikabarkan akan datang petang nanti. Namun, ia belum memastikan, apakah bahan bakar itu benar datang petang nanti atau tidak.

"Kalau dari jadwal sudah ada, tapi apakah nanti benar datang atau tidak, kami belum tahu. Yang jelas, ini masih menunggu," ucap Huda.

Ia juga mengatakan, belum mengetahui dengan pasti berapa premium yang akan dikirimkan. Namun, ia menyebut, untuk saat ini stok bahan bakar berupa solar bersubsidi masih ada, datang Sabtu pagi, sekitar 8 ribu liter.

Pihaknya menyebut, stok itu memang sedikit, sementara warga yang antre banyak. Untuk itu, ia juga terpaksa memberi batasan warga yang membeli. Untuk pembelian jerigen dibatasi 20 liter, sementara untuk kendaraan tidak dibatasi pembeliannya.

Hal yang sama juga terjadi di SPBU Jalan Joyoboyo, Kota Kediri. Di tempat ini, puluhan pengendara juga antre bahan bakar. Mereka sempat menunggu, sebab mobil Pertamina belum selesai pengisian di SPBU.

Petugas SPBU Jalan Joyoboyo, Kediri, Eko Cahyono mengatakan untuk bahan bakar berupa premium dikirim oleh Pertamina sebanyak 24 ribu liter, dan solar sebanyak 8 ribu liter. Walaupun bahan bakar sudah dikirimkan oleh Pertamina, antrean panjang demi mendapatkan bahan bakar masih terjadi.

Kelangkaan bahan bakar masih terjadi, yang dipicu dari kebijakan Pertamina untuk pembatasan bahan bakar. Hal ini dikarenakan keputusan pemerintah yang memang mengurangi kuota bahan bakar bersubsidi, yang awalnya dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 48 juta kilo liter (KL) menjadi 46 juta KL dalam APBN-P 2014.

Pemerintah juga tidak akan berencana menambah kuota BBM bersubsidi, walaupun saat ini dilakukan pengendalian dan pembatasan konsumsi BBM subsidi.

Pertamina akhirnya memutuskan untuk menormalkan kembali pasokan bahan bakar, tapi di sejumlah SPBU, ternyata bahan bakar masih banyak yang kosong. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Jokowi-JK Dapat Warisan Masalah Anggaran dari SBY

Jokowi-JK Dapat Warisan Masalah Anggaran dari SBY

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 18:01 WIB

 Kenaikan BBM Kemungkinan Pertengahan Tahun Depan

Kenaikan BBM Kemungkinan Pertengahan Tahun Depan

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 13:29 WIB

PDI Perjuangan Isyaratkan Setujui Kenaikan BBM

PDI Perjuangan Isyaratkan Setujui Kenaikan BBM

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 13:23 WIB

Ada Banyak Sumber Pendanaan Selain Mencabut Subsidi BBM

Ada Banyak Sumber Pendanaan Selain Mencabut Subsidi BBM

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 13:13 WIB

Jokowi Belum Putuskan Naikkan BBM

Jokowi Belum Putuskan Naikkan BBM

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:51 WIB

Ini Kata JK Soal Rencana Kenaikan Harga BBM

Ini Kata JK Soal Rencana Kenaikan Harga BBM

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 20:22 WIB

Menkeu: Kuota BBM Bersubsidi Tidak Bisa Ditambah Lagi

Menkeu: Kuota BBM Bersubsidi Tidak Bisa Ditambah Lagi

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2014 | 23:47 WIB

Isu BBM Bisa Pengaruhi Kepercayaan Terhadap Jokowi

Isu BBM Bisa Pengaruhi Kepercayaan Terhadap Jokowi

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 16:03 WIB

JK: Menaikkan Harga BBM Bukan Kebijakan yang Sulit

JK: Menaikkan Harga BBM Bukan Kebijakan yang Sulit

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2014 | 12:58 WIB

Tegaskan PKS Tak Setuju Kenaikan BBM, Hidayat Sindir PDIP

Tegaskan PKS Tak Setuju Kenaikan BBM, Hidayat Sindir PDIP

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 08:42 WIB

Terkini

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

×