Vatikan Pertimbangkan Pendekatan Welas Asih Terhadap Homoseksual

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 14 Oktober 2014 | 20:45 WIB
Vatikan Pertimbangkan Pendekatan Welas Asih Terhadap Homoseksual
Paus Fransiskus saat menyampaikan pesan Paskah di depan hampir 150.000 umat Khatolik di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu (20/4/2014). (Foto: Reuters/ Osservatore Romano)

Suara.com - Sebuah dokumen Vatikan yang dirilis Senin (13/10/2014), menunjukkan sebuah pendekatan baru yang diambil Gereja Katolik terhadap komunitas homoseksual dan pasangan tidak menikah.

Dokumen itu, yang disusun sepekan setelah digelar sinode para uskup dari seluruh dunia di Vatikan, menekankan bahwa homoseksual juga punya "anugerah dan kualitas-kualitas positif" bagi kekristenan.

"Homoseksual punya anugerah dan kualitas-kualitas untuk komunitas Kristen: apakah kita bisa menerima kelompok ini, menjamin mereka mendapat ruang dalam komunitas kita? Mereka sering berharap berhadapan dengan Gereja yang menawarkan mereka rumah yang ramah," bunyi dokumen yang disebut "relatio" itu.

"Apakah komunitas kita bisa menyediakan hal itu, menerima dan menghargai orientasi seksual mereka, tanpa mengubah doktrin Katolik tentang keluarga dan pernikahan?," isi dokumen itu lebih lanjut.

Dokumen itu sendiri akan menjadi landasan diskusi dalam sinode yang masih berlangsung dua pekan mendatang. Dokumen itu juga akan menjadi sumber refleksi bagi umat Katolik di seluruh dunia menjelang sinode serupa tahun depan.

Isi dokumen yang dibaca di hadapan Paus Fransiskus itu menunjukkan bahwa Gereja Katolik mulai mengganti nadanya yang penuh penghakiman terhadap komunitas homoseksual dengan bahasa dan pendekatan yang lebih lembut.

Dokumen itu sendiri tidak mengubah pandangan gereja yang mengecam homoseksualitas dan pernikahan sesama jenis sebagai penyimpangan, tetapi hanya menganjurkan penggunaan pendekatan welas asih terhadap kelompok-kelompok terpinggirkan itu.

Isi dokumen itu sendiri menggambarkan perubahan yang berusaha diembuskan oleh Paus Fransiskus, yang terpilih sebagai Paus pada Maret 2013, dalam Gereja Katolik.

Dalam satu kesempatan tahun lalu, saat ditanya pendapatnya soal kelompok homoseksual, ia mengatakan, "Jika seseorang adalah homoseksual dan ia mencari Tuhan dan punya kehendak baik, siapakah aku ini sehingga bisa menghakimi dia?"

Menurut ajaran Gereja Katolik, kecenderungan homoseksual bukan dosa, tetapi praktik berhubungan seksual sesama jenis adalah dosa. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Minta Maaf pada Komunitas Transgender

Facebook Minta Maaf pada Komunitas Transgender

Tekno | Kamis, 02 Oktober 2014 | 10:09 WIB

Vatikan Ungkap Fakta Legenda Harta Karun Uskup dan "Si Kentut Api"

Vatikan Ungkap Fakta Legenda Harta Karun Uskup dan "Si Kentut Api"

Tekno | Rabu, 01 Oktober 2014 | 16:47 WIB

Vatikan Minta Umat Katolik Tidak Berciuman dalam Gereja

Vatikan Minta Umat Katolik Tidak Berciuman dalam Gereja

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 17:51 WIB

Terkini

KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas

KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:19 WIB

Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran

Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:17 WIB

Mengapa Donald Trump Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus?

Mengapa Donald Trump Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus?

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:08 WIB

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:48 WIB

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB