Pemprov DKI Sebaiknya Jangan Beli Bus Gandeng

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 13 November 2014 | 08:33 WIB
Pemprov DKI Sebaiknya Jangan Beli Bus Gandeng
Bus tingkat di Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pengamat transportasi Yoga Adiwinarto menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membeli bus jenis gandeng, bukan bus tingkat.

"Rencana pengoperasian bus tingkat di sepanjang jalur pelarangan sepeda motor sepertinya kurang tepat. Sebaiknya, Pemprov DKI membeli bus gandeng, bukannya bus tingkat," kata Direktur Institute Transportation for Development Policy Indonesia di Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Hal tersebut disampaikan Yoga menyusul rencana penerapan kebijakan pembatasan sepeda motor di kawasan Jalan Merdeka Barat hingga Jalan MH. Thamrin pada Desember 2014.

Menurut dia, pergerakan penumpang di dalam bus tingkat masih kurang leluasa apabila dibandingkan dengan bus gandeng, mengingat desain yang berbeda antara kedua jenis bus tersebut.

"Dengan bus gandeng, penumpang bisa naik turun dengan cepat, apalagi pintunya ada tiga. Tapi kalau bus tingkat, pergerakan penumpang untuk naik turun jadi lebih lambat, karena harus turun tangga dulu dan hanya ada dua pintu," ujar Yoga.

Saat ini, dia menuturkan bus tingkat yang dimanfaatkan sebagai transportasi umum warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari hanya dioperasikan di beberapa kota di dunia saja.

Dia menyebutkan hanya kota-kota yang ada di Inggris saja yang masih memanfaatkan bus tingkat sebagai moda transportasi umum setiap hari. Sedangkan, kota-kota di Amerika maupun di negara Eropa lainnya lebih banyak menggunakan bus jenis gandeng.

"Selain tidak mampu mengakomodir pergerakan penumpang yang memiliki mobilitas tinggi, bus tingkat juga tidak tepat digunakan sebagai transportasi massal sehari-hari karena pergerakannya lebih lamban dibandingkan dengan bus gandeng," ungkap Yoga.

Oleh karena itu, dia menyarankan agar sebaiknya Pemprov DKI mengubah rencana pembelian armada bus tingkat menjadi bus gandeng. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Setuju Motor Dilarang Lewat Thamrin, Tapi...

Warga Setuju Motor Dilarang Lewat Thamrin, Tapi...

News | Kamis, 13 November 2014 | 08:23 WIB

Komunitas Motor: Cari Dulu Sebab Kemacetan Jakarta

Komunitas Motor: Cari Dulu Sebab Kemacetan Jakarta

News | Kamis, 13 November 2014 | 07:06 WIB

Pengguna Sepeda Motor: Mobil Pribadi Biang Macet

Pengguna Sepeda Motor: Mobil Pribadi Biang Macet

News | Rabu, 12 November 2014 | 06:53 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×