Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan WN Inggris

Achmad Sakirin

Senin, 17 November 2014 | 13:04 WIB
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan WN Inggris
Ilustrasi pembunuhan (shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Daerah Bali menggelar rekonstruksi pembunuhan seorang warga negara Inggris, Robert Kevin Ellis (60), di dua lokasi berbeda di Sanur, Denpasar.

Dari pantauan Antara, Senin (17/11/2014), rekonstruksi pertama digelar di salah satu tanah lapang di Jalan Sudamala, Sanur, yang melibatkan enam orang tersangka.

Keenam tersangka tersebut, berinisial JNA yang merupakan otak pembunuhan, serta lima orang eksekutor dan pembantu yakni berinisial F, Y, UB alias UR, YN alias DN dan AR.

Rekonstruksi diawali dengan pertemuan JNA dengan lima orang tersangka lainnya di sebuah gubuk yang berada di tengah tanah lapang tersebut.

Dari pertemuan tersebut, tersangka JNA yang juga merupakan istri korban memberikan arahan sekaligus membicarakan rencana pembunuhan terhadap suaminya sendiri termasuk uang pembayaran setelah menghabisi nyawa korban.

"Saya diminta untuk tidak memberitahu kepada teman lainnya berapa pembayarannya," kata tersangka JNA menyampaikan ke penyidik terkait komunikasinya dengan salah seorang eksekutor.

Proses rekonstruksi sempat lambat dan berubah alur karena beberapa tersangka termasuk JNA mengaku lupa dan masih mengingat-ingat pembicaraan yang dilakukan sehari sebelum menghabisi nyawa korban atau tanggal 19 Oktober 2014.

"Saya lupa. Setelah berdiri di pohon, kemudian saya ikut duduk di sana (gubuk)," ujar seorang tersangka lain yakni Y kepada petugas.

Setelah merampungkan rekonstruksi di tanah lapang tersebut, proses reka ulang kemudian dilanjutkan di tempat pembunuhan yakni di vila milik pasangan suami istri, Robert dan JNA di Jalan Karang Sari Sanur.

Vila Emerald C yang merupakan vila mewah itu menjadi saksi bisu pembunuhan terhadap Robert yang juga diketahui berkewarganegaraan Australia.

Sejumlah petugas kepolisian termasuk petugas keamanan vila setempat berjaga-jaga di depan pintu masuk vila dan tidak memperkenankan awak media mendekat karena dalam proses rekonstruksi.

Robert Kevin Ellis ditemukan tidak bernyawa di sebuah parit di Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada 20 Oktober 2014 dengan kondisi terbungkus kain sprei.

Diduga, usai dibunuh pelaku, korban dibuang di desa yang berlokasi sekitar 45 menit perjalanan dari Sanur, Denpasar. Polisi sebelumnya telah menetapkan delapan orang tersangka, dengan dua orang di antaranya hingga kini masih dalam pengejaran aparat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tak Harus Selalu Upgrade Skill: Kita Juga Butuh Waktu Menjadi Diri Sendiri

Tak Harus Selalu Upgrade Skill: Kita Juga Butuh Waktu Menjadi Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Siswa SD Pemalang Meninggal Usai Diduga Dirundung, KPAI Soroti Kelalaian Sekolah

Siswa SD Pemalang Meninggal Usai Diduga Dirundung, KPAI Soroti Kelalaian Sekolah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Wakil PM Malaysia: Kami Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Atasi Karhutla tapi Dicuekin Indonesia

Wakil PM Malaysia: Kami Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Atasi Karhutla tapi Dicuekin Indonesia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:57 WIB

UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Beberkan Dampak PSN ke Nelayan dan Petani Perempuan

UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Beberkan Dampak PSN ke Nelayan dan Petani Perempuan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Rudal Houthi Mengincar Khamis Mushait Sebelum Mampu Menembus Pertahanan Udara Arab Saudi

Rudal Houthi Mengincar Khamis Mushait Sebelum Mampu Menembus Pertahanan Udara Arab Saudi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Musim Hujan Mundur hingga Desember, 7 Kabupaten di Jateng Masih Awas Kekeringan

Musim Hujan Mundur hingga Desember, 7 Kabupaten di Jateng Masih Awas Kekeringan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Waspada Modus Penipuan Dapur MBG, Calon Mitra Dimintai Uang agar SPPG Cepat Buka

Waspada Modus Penipuan Dapur MBG, Calon Mitra Dimintai Uang agar SPPG Cepat Buka

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Cuma 5 Hari! Diskon Kilat 35% Bakcang Mewah Paradise Dynasty Khusus Nasabah BRI

Cuma 5 Hari! Diskon Kilat 35% Bakcang Mewah Paradise Dynasty Khusus Nasabah BRI

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Listrik di Batam Tiba-tiba Padam, Bahlil Mengaku Belum Tahu Informasi

Listrik di Batam Tiba-tiba Padam, Bahlil Mengaku Belum Tahu Informasi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:47 WIB

×