Polda Jabar Musnahkan Ratusan Liter Miras Oplosan

Arif Sodhiq

Senin, 08 Desember 2014 | 17:24 WIB
Polda Jabar Musnahkan Ratusan Liter Miras Oplosan
Kapolda Jabar, Irjen Pol M. Iriawan (kanan) memberikan usai pemaparan launching e-Samsat di Bandung, Jawa Barat, Senin (17/11). [Antara/Agus Bebeng]

Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memusnahkan ratusan liter minuman keras (miras) oplosan. Miras oplosan menjadi salah satu faktor penyebab kematian warga di Kabupaten Sumedang dan Garut.

Minuman keras oplosan jenis "Cherrybelle" itu dimusnahkan bersamaan dengan 8.000 botol miras berbagai jenis yang diproduksi pabrikan dalam acara 'Deklarasi Anti Minuman Keras' di Markas Polres Garut, Senin (8/12/2014).

Deklarasi dihadiri Kapolda Jabar Irjen Pol Moch Iriawan, Kapolres Garut AKBP Arief Rachman, unsur Musyarah Pimpinan Daerah Garut, tokoh masyarakat dan agama, serta perwakilan organisasi masyarakat.

Kapolda Jabar mengatakan miras oplosan sudah menjadi isu nasional karena telah mengkibatkan korban jiwa, 10 orang di Kabupaten Sumedang dan 17 orang di Kabupaten Garut.  

"Banyak korban di wilayah Sumedang dan Garut akibat mengkonsumsi minuman oplosan, 10 orang di Sumedang dan 17 orang di Garut," katanya.

Dia mengungkapkan, hasil pemeriksaan minuman oplosan tersebut mengandung zat yang membahayakan manusia jika dikonsumsi. Bahkan, lanjut dia, pembuat minuman oplosan itu memasukan cairan obat nyamuk atau pembasmi nyamuk merk tertentu.

"Ada obat nyamuk, pembasmi nyamuk dengan merk tertentu yang sagat berbahaya," kata Kapolda.

Dia menegaskan, jajarannya sudah menertibkan tempat penjual miras oplosan bahkan sudah menetapkan dua tersangka di Kabupaten Garut dan satu tersangka di Sumedang.

"Satu lagi DPO lari ke luar Jawa, Sumatera, diharapkan bisa menangkap pelakunya," katanya.

Selain melakukan tindakan hukum, Kapolda berharap ada peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk memberantas peredaran miras. Dia berharap, kasus minuman keras oplosan tidak terulang kembali di Jabar, umumnya di seluruh daerah di Indonesia.

"Mudah-mudahan kejadian ini yang pertama dan terakhir," harapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Metro Perintahkan Perangi Miras Oplosan

Kapolda Metro Perintahkan Perangi Miras Oplosan

News | Senin, 08 Desember 2014 | 16:48 WIB

Polisi Tetapkan Penjual Minuman Keras Oplosan Sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Penjual Minuman Keras Oplosan Sebagai Tersangka

News | Sabtu, 06 Desember 2014 | 18:00 WIB

Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Berinisial AM

Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Berinisial AM

News | Jum'at, 05 Desember 2014 | 10:48 WIB

Tenggak Oplosan, Tiga Tukang Ojek Meregang Nyawa

Tenggak Oplosan, Tiga Tukang Ojek Meregang Nyawa

News | Jum'at, 05 Desember 2014 | 00:13 WIB

Ingin Untung Besar, Pengusaha Oplos Miras dengan Viagra

Ingin Untung Besar, Pengusaha Oplos Miras dengan Viagra

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 14:27 WIB

Terkini

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

×