MH 370 Ditembak Militer AS?

Esti Utami

Senin, 22 Desember 2014 | 22:57 WIB
MH 370 Ditembak Militer AS?
MH370 (shutterstock)

Suara.com - Seorang mantan CEO maskapai penerbangan Perancis Marc Dugain, menyebut bahwa militer AS mungkin telah menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH370. Dugaan ini menambah panjang daftar teori yang saling bertentangan tentang pesawat yang hilang itu.

Dalam sebuah artikel enam halaman yang diterbitkan oleh mingguan Perancis, Paris Match, Dugain menduga Boeing 777 mengalami masalah saat  mendekati pangkalan militer AS di Samudera Hindia. Pasukan AS mungkin khawatir pesawat itu mencoba menyerang pangkalan iu seperti yang terjadi pada tragedi 9/11.

"Ini adalah pangkalan militer yang sangat kuat. Sangat mengejutkan bahwa Amerika telah kehilangan semua jejak pesawat ini. Tanpa masuk ke teori konspirasi, itu adalah kemungkinan bahwa militer Amerika 'menghentikan' pesawat ini," kata Dugain, sebagaimana dikutip situs berbahasa Inggris, The lokal, Jumat (18/12/2014).

Dugain mengatakan ada saksi di Maladewa, pulau-pulau terdekat ke Diego Garcia sekitar 500 kilometer ke arah utara, yang mengklaim telah melihat "pesawat besar serupa dengan warna Malaysia Airlines terbang di ketinggian yang sangat rendah" di Diego Garcia.

Pada bulan Agustus, media Inggris, Daily Mirror melaporkan bahwa MH370 sedang menuju pulau atol di Samudera Hindia, namun Kedutaan Besar AS di Kuala Lumpur membantah ini. Seorang juru bicara untuk Kedutaan Besar AS di Malaysia saat itu mengatakan kepada surat kabar lokal Bintang bahwa "tidak ada indikasi bahwa MH370 terbang di dekat Maladewa atau Diego Garcia."

"MH370 tidak mendarat di Diego Garcia," ujar pejabat tersebut.

Dugain menulis bahwa pesawat yang hilang pada tanggal 8 Maret dengan 239 orang di dalamnya, sementara dalam penerbangan terjadwal dari Kuala Lumpur ke Beijing, bisa saja dibajak dan kemudian mengarahkan ke arah Diego Garcia. Penjelasan lain, katanya, adalah para pembajak memaksa kru untuk mematikan semua devisa elektronik tanpa merusak pesawat eksterior, yang memungkinkan untuk melanjutkan autopilot dengan semua orang di kapal sesak napas.

Dugain menuduh saksi di Maladewa telah ditekan. Ia sendiri mengaku diingatkan oleh seorang perwira intelijen Inggris, bahwa ia mengambil 'resiko' dengan mencoba untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada MH370.

"Sebagai pemilik pulau, Inggris akan mencari mereka akan menutupi insiden apapun," kata Dugain.

AS telah secara konsisten membantah mengetahui nasib pesawat itu. Tapi Dugain meragukan hal ini. Sangat mengherankan, ujarnya, AS yang dilengkapi dengan teknologi terbaik di dunia bisa benar-benar kehilangan jejak obyek sepanjang 63 meter.

Hingga kini apa yang bisa terjadi pada pesawat yang hilang pada bulan Maret itu masih menjadi teka-teki. Dan dugaan Dugain menambah panjang teori yang menimpa pesawat ini. (Dailymail.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Teori Terbaru Soal Misteri Hilangnya Pesawat MH370

Ini Teori Terbaru Soal Misteri Hilangnya Pesawat MH370

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 13:18 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×