10 Tahun Pascatsunami, Warga Aceh Belum Siap Hadapi Bencana Lagi

Esti Utami | Suara.com

Jum'at, 26 Desember 2014 | 08:00 WIB
10 Tahun Pascatsunami, Warga Aceh Belum Siap Hadapi Bencana Lagi
Museum Tsunami Aceh. (Antara Foto/ Irwansyah Putra)

Suara.com - 10 tahun setelah gempa dan bencana tsunami meluluh lantakkan Aceh, penduduk Aceh telah bangkit kebali dan melupakan dukanya. Namun trauma akibat dahsyatnya tsumani tak begitu saja hilang. Menurut Yulia Direskia, Psikolog Tsunami and Disater Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, secara psikologi, masyarakat Aceh belum siap menghadapi jika bencana kembali melanda.

Trauma gempa dan tsunami masih belum hilang dari ingatan mereka, katanya. "Ketika terjadi gempa, mereka panik dan tidak bisa mengendalikan diri. Kepanikan itu membuat mereka kesulitan mengendalikan kerja otak. Mereka kalang kabut saat hendak menyelamatkan diri. Padahal, pengendalian kepanikan sangat penting saat evakuasi dari bencana tsunami," katanya.

Menurut Yulia, ketika gempa terjadi, pikiran sebagian besar penduduk Aceh kembali menerawang ke tsunami 2004. Bahwa ombak besar akan menggulung mereka. "Padahal, jika mereka tidak panik, setelah gempa, warga memiliki waktu beberapa menit guna lari menyelamatkan diri. Karena panik, mereka malah tidak bisa berpikir untuk menyelamatkan diri," katanya.

Setelah tsunami 2004, pemerintah membangun 50 unit sirene peringatan tsunami di seluruh daerah rawan di Indonesia. Dari jumlah ini, enam di Banda Aceh dan Aceh Besar. Namun, sebagian besar masyarakat Aceh tidak bisa berpegang pada sistem peringatan ini.

Sugiarto, penduduk Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, yang tinggal di sekitar sirene mengatakan bahwa alat tersebut belum bisa dijadikan patokan. Pasalnya, pernah dua kali bermasalah. "Pertama Juni 2007, tiba-tiba sirene tsunami berbunyi keras, padahal tidak terjadi gempa," ujarnya.

Kesalahan berulang saat terjadi gempa dengan kekuatan 8,5 SR, 11 April 2012. Meskipun BMKG menyebutkan gempa berpotensi tsunami, tidak satupun sirene berbunyi. "Padahal, dalam setiap simulasi, sembilan menit setelah gempa jika berpotensi tsunami, sirene harusnya berbunyi," kata Nurdin, warga Blang Oi, Kota Banda Aceh.

Dari enam sirene di Aceh, saat itu yang berbunyi hanya yang di kantor Gubernur Aceh. Itu pun setelah petugas menyalakannya secara manual. Seperti kata Nurdin, karena kesalahan-kesalahan itu, penduduk sudah tidak percaya. Oleh karena itu, jika gempa kuat, sirene tidak berbunyi, mereka lansgung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Foto | Senin, 09 Maret 2026 | 19:25 WIB

Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa

Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:10 WIB

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:02 WIB

Mengapa Cara Prabowo Tangani Bencana Begitu Beda dengan Zaman SBY? Ini Perbandingannya

Mengapa Cara Prabowo Tangani Bencana Begitu Beda dengan Zaman SBY? Ini Perbandingannya

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:34 WIB

Kisah Pria Aceh Korban Selamat Tsunami, Pindah-Pindah Panti Asuhan sampai Dewasa

Kisah Pria Aceh Korban Selamat Tsunami, Pindah-Pindah Panti Asuhan sampai Dewasa

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:18 WIB

Gua Ek Leuntie: Jejak Tsunami Tertua di Aceh Terungkap!

Gua Ek Leuntie: Jejak Tsunami Tertua di Aceh Terungkap!

Video | Rabu, 01 Januari 2025 | 08:05 WIB

Momen Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh di Asia

Momen Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh di Asia

Foto | Jum'at, 27 Desember 2024 | 19:24 WIB

Kisah Pilu Tsunami Aceh yang Melahirkan Perdamaian Abadi

Kisah Pilu Tsunami Aceh yang Melahirkan Perdamaian Abadi

Video | Jum'at, 27 Desember 2024 | 18:00 WIB

Mengenang 20 Tahun Bencana Gempa dan Tsunami Aceh

Mengenang 20 Tahun Bencana Gempa dan Tsunami Aceh

Foto | Kamis, 26 Desember 2024 | 20:12 WIB

Mengenang 20 Tahun Tsunami Aceh: Duka tak Berujung Para Penyintas

Mengenang 20 Tahun Tsunami Aceh: Duka tak Berujung Para Penyintas

Liks | Kamis, 26 Desember 2024 | 19:26 WIB

Terkini

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:27 WIB

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:21 WIB

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:19 WIB

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:06 WIB

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:54 WIB

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:39 WIB