Selamat dari Kapal Tenggelam, 19 Nelayan Disambut Histeris

Ruben Setiawan

Jum'at, 23 Januari 2015 | 01:30 WIB
Selamat dari Kapal Tenggelam, 19 Nelayan Disambut Histeris
Ilustrasi orang tenggelam. (Shutterstock)

Suara.com - Ribuan warga Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis, menangis histeris menyambut 19 nelayan yang selamat setelah kapal penangkap ikan "Lumba-lumba" yang mereka tumpangi tenggelam di laut Gorontalo, 20 mil dari Pangkalan Pendaratan Ikan Gentuma.

Kepala PPI Gentuma, Rahmat Abdullah, mengatakan, warga mulai memadati lokasi tersebut sekitar pukul 17.00 Wita, setelah informasi tenggelamnya kapal ikan bermesin 18 Gross Ton (GT) ini meluas.

Beruntung, kata Rahmat, nakhoda kapal Djafar Halada dan para nelayan yang membawa telefon seluler, sempat menghubungi pemilik kapal serta keluarganya, sebelum kapal akhirnya tenggelam.

"Informasi dini yang kami ketahui, memudahkan pengerahan bantuan untuk pencarian korban," ujar Rahmat.

Sementara itu, Fatma Halada (51) salah seorang ibu dari nelayan yang ikut hanyut yaitu Ajay Abdullah, mengaku, tak bisa menahan tangisnya setelah mendapat informasi jika anaknya tenggelam.

Ia mengatakan, informasi tenggelamnya kapal penangkap ikan tersebut langsung diterimanya setengah jam setelah kapal turun melaut.

"Kira-kira kapal ini turun melaut sekitar pukul 15.30 Wita, sebab anak saya (Ajay, red) sempat menelefon sebelum kapal diinformasikan tenggelam, kemudian sekitar pukul 16.00 Wita informasi tenggelamnya kapal itu 'menggegerkan' warga," ujar Fatma yang terus menangis histeris karena kelompok nelayan yang melaut rata-rata adalah keluarganya.

Komandan Pos TNI AL Gorontalo Utara, Lettu Samingin mengatakan, seluruh korban ditemukan di perairan Gorontalo sekitar 12 mil dari PPI Gentuma, tepat pukul 20.00 Wita dalam kondisi selamat.

Mereka terombang-ambing di lautan menggunakan kardus ikan yang dibawa untuk menampung hasil tangkapan dalam kondisi terikat secara berkelompok dan sudah menggigil kedinginan.

Evakuasi dilakukan menggunakan Kapal Inka Mina yang dikerahkan sebanyak tiga unit sejak pukul 17.00 Wita, berkoordinasi dengan Badan SAR Provinsi Gorontalo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polres Gorontalo.

"Dibutuhkan waktu sekitar satu jam dari wilayah tempat tenggelamnya kapal menuju PPI Gentuma," ujar Samingin yang menegaskan 19 nelayan hanyut dalam kondisi selamat.

Informasi yang diterima wartawan dari Hud Anoez, pemilik kapal bermesin 18 GT dengan nama "Lumba-lumba" ini, kapal itu tenggelam sekitar pukul 16.00 Wita atau 30 menit setelah turun melaut.

Kapal membawa 18 nelayan bersama nakhodanya, turun saat kondisi cuaca cerah, namun di tengah perjalanan, kata Hud, ombak tinggi, hujan deras dan berkabut menghadang perjalanan mereka (nelayan, red).

Informasi yang sempat diterimanya dari nakhoda kapal diakui Hud, lantai kapal pecah diterjang gelombang tinggi, bahkan para nelayan terpaksa membuang isi kapal agar tak tenggelam sebelum akhirnya kapal tenggelam menukik di kedalaman 2.100 meter.

"Saya sempat memandu nakhoda melalui telefon seluler agar tidak panik dan segera menyelamatkan para anak buahnya dengan cara saling mengikatkan diri dan berenang menggunakan pelampung atau kardus penampung ikan terbuat dari "styrofoam" yang mudah mengapung," ujar Hud.

Ia mengaku sangat ketakutan mengetahui informasi tenggelamnya kapal ikan miliknya yang baru pertama kali dioperasikan setelah mengalami perbaikan.

"Beruntung seluruh korban ditemukan selamat, meski kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta sebab kapal dan isinya tak bisa diselamatkan lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:42 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Video | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB

Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan

Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:06 WIB

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB

Detik - Detik Kapal Feri di Kaltim Tenggelam, Mobil dan Ayam Ikut Karam

Detik - Detik Kapal Feri di Kaltim Tenggelam, Mobil dan Ayam Ikut Karam

Video | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:15 WIB

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi ABK KM Bintang Laut, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban di Perairan Arafura

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi ABK KM Bintang Laut, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban di Perairan Arafura

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:35 WIB

Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Foto | Senin, 05 Januari 2026 | 07:30 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, YLKI Minta Audit Independen dan Tanggung Jawab Operator!

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, YLKI Minta Audit Independen dan Tanggung Jawab Operator!

News | Senin, 29 Desember 2025 | 08:52 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×