Buntut Kerusuhan, Bahrain Cabut Kewarganegaraan 72 Orang

Arsito Hidayatullah

Minggu, 01 Februari 2015 | 23:20 WIB
Buntut Kerusuhan, Bahrain Cabut Kewarganegaraan 72 Orang
Ilustrasi paspor. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintahan Sunni Bahrain, pada Sabtu (31/1/2015), telah mencabut kewarganegaraan 72 orang, yang dinilai terbukti merugikan kepentingan kerajaan saat dilanda kerusuhan besar oleh warga Syiah sejak 2011.

Kantor berita resmi BNA mengatakan, kewarganegaraan puluhan orang itu dicabut melalui surat keputusan, sebagai bagian dari langkah menjaga keamanan dan ketenangan, serta melawan ancaman teroris. BNA menerbitkan daftar nama 72 orang yang dijatuhi hukuman yang diadopsi Kementerian Dalam Negeri dan disetujui oleh Kabinet Bahrain itu.

"Prosedur hukum yang tepat akan diambil oleh Kementerian Dalam Negeri untuk melaksanakan keputusan ini," ungkap pihak pemerintah Bahrain.

Menteri Informasi Bahrain, Isa Abdulrahman al-Hammadi, mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka yang dicabut kewarganegaraannya "berada di luar negeri dan dapat menentang keputusan itu secara hukum".

"Mereka tidak mewakili kelompok teroris tunggal," tambahnya, sembari menunjukkan bahwa mereka yang masuk dalam daftar itu tidak termasuk dalam salah satu denominasi Muslim tunggal.

Di antara alasan pengambilan keputusan itu, Hammadi menyebut, antara lain adalah "keanggotaan sel dan kelompok teroris", "pembiayaan tindakan teroris", "hasutan untuk perubahan rezim melalui kekuatan", serta "menyebarkan ideologi menyimpang" yang merujuk pada kelompok ekstremis Islam.

Ini merupakan jumlah terbesar warga Bahrain yang akan kehilangan kewarganegaraan mereka sejak undang-undang disahkan pada tahun 2013 terkait hukuman atas mereka yang terlibat aksi "terorisme". Terkait hal ini, Al-Wefaq, kelompok oposisi utama Kerajaan Suriah, mengecam langkah pencabutan kewarganegaraan dan menyebutnya sebagai "senjata" yang digunakan oleh rezim untuk menghukum lawan.

"Sebagian besar dari mereka yang kehilangan kewarganegaraan adalah lawan di pengasingan," ungkap sebuah pernyataan Al-Wefaq, seraya memperkirakan bahwa sekitar 50 aktivis oposisi telah mengatakan mendukung "transisi demokrasi di Bahrain".

Pihak Al-Wefaq juga menyebut bahwa daftar ini juga memasukkan nama-nama "pejuang asing yang diduga memiliki hubungan dengan Daesh (singkatan bahasa Arab untuk kelompok Negara Islam)". Pemimpin Al-Wefaq sendiri, Sheikh Ali Salman, ditangkap pada akhir Desember lalu, dan saat ini sedang diadili dengan tuduhan berusaha menggulingkan rezim. [Antara/AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah, Brent Terancam Anjlok 15 Persen

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah, Brent Terancam Anjlok 15 Persen

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 09:27 WIB

Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur

Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 14:20 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:29 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah

Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×