Suara.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terkenal sebagai sosok yang keras dan tak kenal kompromi soal kebijakan negaranya terhadap Palestina. Lelaki yang akrab disapa Bibi itu pulalah, aktor di balik serangan militer Israel ke Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 2.000 warga Palestina, bulan Juli tahun lalu.
Namun, perdana menteri yang dimusuhi negara-negara yang berpihak pada Palestina itu berubah 180 derajat dalam sebuah video yang dirilis baru-baru ini. Pada video kampanye yang dibuat menjelang pemilihan umum Israel itu, Bibi tampil kalem dan jadi baby sitter alias pengasuh bayi.
Berperan sebagai dirinya sendiri, Netanyahu muncul di depan rumah pasangan suami istri yang memanggil seorang pengasuh untuk menjaga bayinya sementara mereka pergi keluar.
"Siapa yang kalian pilih untuk mengasuh anak-anak kalian? Saya, Tzipi atau Bugi?" tanya Netanyahu kepada pasangan suami istri tersebut sambil menyebut dua kandidat saingannya dalam pemilihan perdana menteri, Tzipi Livni dan Isaac Herzog.
Kampanye tersebut menuai beragam reaksi di media sosial. Banyak yang menganggap iklan kampanye itu lucu. Tetapi tak sedikit juga yang mencibir.
"Iklan pemilihan paling buruk yang pernah ada sepanjang sejarah," kata seorang pengguna Twitter, Mohammed El Dahshan.
"Seorang "Bibi" sitter adalah mimpi buruk," sahut lainnya.
Sementara, mereka yang suka, mengomentarinya dengan pujian.
"Saya adalah fans berat Benjamin Netanyahu. Iklan kampanye politiknya dirilis hari ini dan itu adalah yang paling keren," kicau akun @Stan_Way.
Seorang pengguna Facebook bernama Mehdi El H mengatakan, iklan ini menunjukkan sisi lain sosok Perdana Menteri Israel.
"Ini adalah iklan yang lucu dan yang terpenting, membuat lelaki itu (Netanyahu) terlihat manusiawi. Saya terkejut ia bisa menampilkan emosinya. Ini bisa saja berhasil!" ujar Mehdi. (Al Arabiya)