Presiden ISIS Indonesia Dukung Hukuman Mati

Ardi Mandiri

Rabu, 25 Februari 2015 | 07:12 WIB
Presiden ISIS Indonesia Dukung Hukuman Mati
Bunuh Diri, Gantung, Gantung Diri, Hukuman Mati

Suara.com - Seorang lelaki yang mengaku sebagai Presiden "Islamic State in Iraq and Syria" (ISIS) Regional Indonesia, Chep Hermawan, mendukung pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana mati kasus narkoba di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Mereka mati demi neraka, siap ditembak mati, siap dibunuh demi neraka. Mereka kan (terlibat kasus) narkoba, demi neraka, kok, siap," katanya di Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan, red.), Cilacap, Selasa (24/2/2015)sore.

Chep mengatakan hal itu kepada wartawan usai membesuk terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Pulau Nusakambangan.

"Mengapa kita tidak siap demi pahala surga. Kita sebagai barometer saja, mereka, keluarganya yang akan ditembak mati, kok, dia siap ditembak mati demi neraka karena membawa narkoba," kata pria asal Cianjur itu sambil menunjuk ke arah keluarga salah satu terpidana mati kasus narkoba asal Brasil yang akan dieksekusi, Rodrigo Gularte.

Menyingung soal kunjungannya ke Lapas Pasir Putih untuk menemui Abu Bakar Ba'asyir, dia mengatakan bahwa hal itu hanya sekadar untuk silaturahmi dan membicarakan beberapa permasalahan.

"Membicarakan masalah ulama," kata dia yang juga Ketua Gerakan Reformis Islam (Garis).

Terkait dengan masalah ISIS, Chep mengatakan bahwa saat ini banyak yang ingin berangkat ke Irak dan Suriah untuk berjihad.

"Mereka ingin jihad, ya, jihadlah. Akan tetapi, jangan di sini (Indonesia, red.). Kalau mau berangkat, saya berangkatkan," katanya.

Ia mengaku sudah sepakat untuk tidak melakukan jihad di Indonesia.

Dalam kesempatan terpisah, asisten pribadi Abu Bakar Ba'asyir, Hasyim Abdullah, mengatakan bahwa kunjungan Chep Hermawan hanya sekadar bersilaturahmi dengan pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu.

"Hanya silaturahmi saja dengan ustaz ABB," katanya singkat.

Chep Hermawan yang mengaku sebagai Presiden ISIS Regional Indonesia sempat diamankan Kepolisian Resor Cilacap pada tanggal 12 Agustus 2014 dalam perjalanan pulang ke Cianjur, Jawa Barat, bersama enam rekannya setelah membesuk sejumlah terpidana kasus terorisme di Pulau Nusakambangan.

Saat diamankan, petugas gabungan menyita sejumlah atribut ISIS berupa dua lembar bendera, lima topi, empat kaus, satu buah pin, dan tiga lembar sebo (penutup muka), serta satu bendera organisasi Garis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, atribut ISIS tersebut dititipkan oleh terpidana kasus terorisme Oman Abdurahman kepada beberapa rekan Chep Hermawan yang membesuknya di Lapas Permisan, Pulau Nusakambangan, untuk dibawa pulang ke Jawa Barat, sedangkan pemimpin ISIS Regional Indonesia itu membesuk ustaz Abu Bakar Ba'asyir yang menghuni Lapas Pasir Putih.

Karena tidak ada pasal yang bisa menjerat Chep Hermawan dan enam rekannya, Polres Cilacap akhirnya membebaskan mereka demi hukum setelah menjalani pemeriksaan selama 1 x 24 jam. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 229 WNI di Luar Negeri Terancam Hukuman Mati

Sebanyak 229 WNI di Luar Negeri Terancam Hukuman Mati

News | Selasa, 24 Februari 2015 | 23:36 WIB

Hubungan Ekonomi Indonesia, Brasil dan Australia Tak Terganggu

Hubungan Ekonomi Indonesia, Brasil dan Australia Tak Terganggu

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2015 | 22:12 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

×