Bersama Aparat, Seorang Santri Ringkus Komplotan Pembobol ATM

Arsito Hidayatullah

Rabu, 04 Maret 2015 | 16:29 WIB
Bersama Aparat, Seorang Santri Ringkus Komplotan Pembobol ATM
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Seorang santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiyah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), berperan besar dalam meringkus komplotan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM). Hal itu dilakukannya bekerja sama dengan pihak kepolisian.

"(Berdasarkan) Laporan yang kami terima dari seorang santri Ponpes Assalafiyah, Bambang Wahyudi (25), kami langsung ke lokasi dengan cara menjebak ketiga tersangka pembobol ATM, dan langsung meringkus ketiganya," ungkap Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman, di Sukabumi, Rabu (4/3/2015).

Dijelaskan Diki, kejadian tersebut bermula saat Bambang akan mengambil uang di ATM yang berada dekat SPBU di wilayah Kecamatan Cisaat. Saat itu, kartu ATM sang santri tersebut ternyata tersendat. Tiba-tiba, datanglah tiga tersangka pembobol ATM, yang belakangan diketahui merupakan warga Kampung Dalam, Desa Blambangan, Kecamatan Wei Ujung, Kabupaten Oku Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel).

Saat itu, ketiga tersangka berpura-pura hendak membantu Bambang. Namun karena merasa curiga, santri itu akhirnya memutuskan untuk menjebak ketiganya, dengan cara berpura-pura pulang dulu ke ponpes.

Padahal saat itu, Bambang justru datang melapor ke pihak Polsek Cisaat. Menerima laporan itulah, anggota Buser Polsek Cisaat lantas langsung ke lokasi, serta menjebak dan meringkus ketiga tersangka dengan bantuan sang santri.

"Di lokasi ternyata tersangka masih ada, dan korban pun berpura-pura mengobrol dengan cara memberikan pin ATM palsu. Setelah itu, langsung kami bekuk ketiganya tanpa perlawanan," papar Diki.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Diki menyebut bahwa ketiganya ternyata merupakan tersangka spesialis pembobol ATM. Aksi kejahatan mereka bahkan tidak hanya dilakukan di Sukabumi, melainkan sudah sembilan kali beroperasi di wilayah seperti Bogor, Depok dan Bekasi. Total hasil yang sudah mereka dapatkan sejauh ini disebut sebesar Rp37 juta.

"Mereka merupakan pembobol ATM jaringan Palembang. Dalam melakukan aksinya, tersangka hanya menggunakan alat sederhana seperti obeng, stiker Call Center palsu, dan double tape. Kami pun masih memburu seorang tersangka lainnya yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO)," jelas Diki lagi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabuk Berat, Pemuda Ini Terjepit di Ruang ATM

Mabuk Berat, Pemuda Ini Terjepit di Ruang ATM

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 00:15 WIB

Waspada, Pencurian ATM Modus Baru

Waspada, Pencurian ATM Modus Baru

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 21:09 WIB

Seorang Petugas Keamanan Terjebak Dalam Mesin ATM

Seorang Petugas Keamanan Terjebak Dalam Mesin ATM

News | Senin, 02 Juni 2014 | 14:32 WIB

Polisi Menangkap Pembobol ATM Lintas Provinsi

Polisi Menangkap Pembobol ATM Lintas Provinsi

News | Minggu, 01 Juni 2014 | 17:36 WIB

Terkini

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:06 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Cara Ampuh Hilangkan Kerak Hitam Lengket di Alas Setrika dengan Bahan Rumahan

Cara Ampuh Hilangkan Kerak Hitam Lengket di Alas Setrika dengan Bahan Rumahan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:00 WIB

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

×